Berita Terkini
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Ahmad Rahmi
Tanah Grogot, 3 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan di bidang pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ahmad Rahmi untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah dan perlengkapan belajar guna menunjang kegiatan pendidikannya.
Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Ahmad Rahmi tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan kedua orang tuanya sebagai petani padi di lahan milik orang lain. Hasil panen yang diperoleh dijual dengan nilai sekitar Rp200.000 per karung dan rata-rata dilakukan dua kali dalam sebulan.
Selain bertani, ayah Ahmad Rahmi juga menerima pekerjaan tambahan sebagai pemasang serobong pada berbagai acara masyarakat dengan upah sekitar Rp150.000 setiap pemasangan. Dalam satu bulan, pekerjaan tersebut biasanya diperoleh sebanyak dua hingga tiga kali. Penghasilan yang diperoleh keluarga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi empat anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan.
Dalam permohonannya, Ahmad Rahmi membutuhkan bantuan berupa seragam Pramuka, sepatu sekolah, serta satu pak buku tulis panjang untuk menunjang kegiatan belajar. Dengan keterbatasan ekonomi yang dimiliki keluarga, pemenuhan kebutuhan pendidikan tersebut menjadi cukup berat untuk dipenuhi secara mandiri.
Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, BAZNAS Kabupaten Paser menilai bahwa Ahmad Rahmi layak menerima bantuan pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan Ahmad Rahmi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.
"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah Ahmad Rahmi sehingga ia dapat belajar dengan lebih nyaman dan semangat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS kami salurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses survei dan verifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
"Kondisi ekonomi keluarga Ahmad Rahmi menunjukkan perlunya dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga dan memberikan motivasi kepada Ahmad Rahmi untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-citanya di masa depan," tuturnya.
Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung terciptanya generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
03/07/2026 | Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Selvia Ramadhani Jalani Pemeriksaan dan Rencana Operasi Telinga
Tanah Grogot, 2 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada Selvia Ramadhani, seorang anak yang mengalami gangguan pendengaran sejak lahir dan memerlukan pemeriksaan lanjutan serta rencana tindakan medis di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.
Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Selvia tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan menjaga kedai di tempat pencucian mobil dengan penghasilan sekitar Rp325.000 per minggu atau sekitar Rp1.300.000 per bulan. Selain itu, ayah sambung Selvia juga bekerja serabutan sebagai pemasang tenda dengan penghasilan yang tidak menentu.
Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi lima anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga mengalami kesulitan untuk membiayai perjalanan dan kebutuhan pendukung pengobatan Selvia.
Berdasarkan keterangan keluarga, Selvia mengalami kelainan pada telinga sejak lahir. Telinga sebelah kiri tertutup, sedangkan telinga sebelah kanan hanya memiliki lubang kecil sebesar biji kacang hijau. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan pendengarannya sangat terbatas. Meskipun demikian, Selvia tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ia diketahui sudah mampu menulis dengan baik, meskipun masih mengalami kesulitan dalam membaca akibat keterbatasan pendengaran yang dialaminya.
Keluarga berencana membawa Selvia ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan konsultasi terkait tindakan operasi. Perjalanan tersebut direncanakan dilakukan bersama neneknya menggunakan kendaraan sewaan. Biaya sewa mobil diperkirakan mencapai Rp400.000 untuk sekali perjalanan, belum termasuk biaya bahan bakar dan kebutuhan lainnya selama proses pengobatan.
Setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan Selvia, keterbatasan ekonomi keluarga, serta urgensi kebutuhan yang diajukan, hasil survei menunjukkan bahwa Selvia Ramadhani layak menerima bantuan kesehatan dari BAZNAS Kabupaten Paser.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa bantuan kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan.
"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki, BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Selvia sehingga proses pemeriksaan dan pengobatan dapat berjalan dengan baik serta memberikan harapan bagi masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
"Kondisi yang dialami Selvia membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan transportasi dan biaya pendukung selama proses pemeriksaan kesehatan di Banjarmasin. Semoga Selvia diberikan kemudahan dalam menjalani pengobatan dan memperoleh hasil yang terbaik sehingga dapat tumbuh dan belajar dengan lebih optimal," tuturnya.
Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada bidang kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung upaya pengobatan yang akan dijalani oleh Selvia Ramadhani.
02/07/2026 | Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Yulandari Putri Sri Rezeki
Tanah Grogot, 1 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada Yulandari Putri Sri Rezeki. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah yang diperlukan dalam menunjang kegiatan belajar.
Bantuan ini disalurkan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Yulandari tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari sektor pertanian dengan lahan milik sendiri yang menghasilkan sekitar Rp8.000.000 setiap empat bulan sekali. Selain itu, ibu Yulandari yang berstatus ibu rumah tangga juga aktif sebagai kader posyandu dengan insentif sebesar Rp200.000 per bulan.
Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi lima anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kondisi tersebut, kemampuan ekonomi keluarga masih terbatas untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang mendesak, khususnya kebutuhan pendidikan.
Permohonan bantuan yang diajukan kepada BAZNAS Kabupaten Paser meliputi kebutuhan seragam sekolah berupa baju pramuka, rok pramuka, dan baju putih. Setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga, jumlah tanggungan, serta urgensi kebutuhan yang diajukan, hasil survei menunjukkan bahwa Yulandari Putri Sri Rezeki layak menerima bantuan pendidikan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.
"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki kepada BAZNAS, kami berupaya menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan Yulandari Putri Sri Rezeki sehingga dapat belajar dengan lebih nyaman, semangat, dan terus berprestasi dalam meraih cita-citanya. Pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi penerus bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Hasil survei menunjukkan bahwa keluarga Yulandari memiliki keterbatasan ekonomi dengan tanggungan keluarga yang cukup besar. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Paser memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan seragam sekolah yang diperlukan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan memberikan motivasi kepada Yulandari untuk terus melanjutkan pendidikannya dengan baik," tuturnya.
Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung keberlangsungan pendidikan Yulandari Putri Sri Rezeki dalam meraih masa depan yang lebih baik.
01/07/2026 | iqbal zulkarnain
Agenda Pimpinan

Perkuat Gerakan Amal dan ZIS, BAZNAS Paser Gelar Rapat Sinergi Program Paser Berinfak dengan Kemenag
Tanah Grogot, Paser – Dalam upaya mengoptimalkan pengumpulan dan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), khususnya program Infak dan Sedekah (IS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser melaksanakan rapat koordinasi penting dengan unsur Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis pimpinan BAZNAS untuk memperkuat implementasi program Paser Berinfak.
Rapat sinergi ini dihadiri langsung oleh:
Ustadz H. Nashruddin, Lc., M.Pd., Wakil Ketua II BAZNAS Kab. Paser Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan.
Ustadz Akmaluddin, S.Pd.I., Wakil Ketua III BAZNAS Kab. Paser Bidang Keuangan.
Perwakilan dari Kantor Kemenag Kabupaten Paser, yaitu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi PENMAD) dan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI).
Fokus utama pertemuan adalah menyelaraskan langkah-langkah strategis untuk menumbuhkan budaya berinfak dan amal di lingkungan pendidikan, khususnya madrasah, sekolah agama, dan juga di kalangan guru serta penyuluh agama.
Optimalisasi ZIS Melalui Kolaborasi
Ustadz H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menyampaikan bahwa sinergi dengan Kemenag sangat krusial mengingat peran Kemenag yang sangat dekat dengan masyarakat dan lembaga pendidikan berbasis agama.
“Gerakan Paser Berinfak adalah inisiatif bersama untuk meningkatkan kesadaran beramal. Melalui kolaborasi dengan Kasi PENMAD dan Kasi PAI, kami berharap pengumpulan infak dan sedekah dapat dioptimalkan di seluruh unit pendidikan dan keagamaan di bawah naungan Kemenag,” jelas Ustadz Nashruddin.
Dana yang terkumpul dari program Paser Berinfak ini, lanjutnya, akan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program-program BAZNAS di lima pilar, seperti bantuan untuk guru honorer, pembangunan sarana ibadah, dan peningkatan kualitas pendidikan agama.
15-10-2025 | iqbal zulkarnain

BAZNAS Kabupaten Paser Silaturahmi ke Kementerian Agama, Perkuat Pelaksanaan Program PASER BERINFAQ
Tanah Grogot – Dalam rangka pelaksanaan program unggulan PASER BERINFAQ, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser, Kamis (tanggal kegiatan menyesuaikan).
Program Paser Berinfaq merupakan gagasan dan inisiatif dari BAZNAS Kabupaten Paser sebagai gerakan bersama yang melibatkan masyarakat dan instansi pemerintah untuk menumbuhkan budaya berinfak, berbagi, dan peduli sesama.
Kegiatan silaturahmi ini bertujuan memperkuat kerja sama dan membangun sinergi dengan Kementerian Agama, khususnya dalam optimalisasi pengumpulan serta penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan kerja Kemenag Paser.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan apresiasi atas sambutan baik dari Kementerian Agama Kabupaten Paser.
“Program Paser Berinfaq merupakan gerakan moral dan sosial yang kami gagas agar budaya berinfak menjadi bagian dari kehidupan ASN dan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kami berharap gerakan ini dapat memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.
Pihak Kementerian Agama Kabupaten Paser menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan siap mendukung serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Paser Berinfaq, baik melalui internal ASN maupun lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Paser terus memperkuat komitmennya untuk menjadi lembaga yang amanah dan profesional dalam mengelola dana ZIS, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan semangat berbagi melalui Paser Berinfaq.
09-10-2025 | iqbal zulkarnain

Rapat Koordinasi Program “Paser Berinfaq” Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Tanah Grogot – Sekretariat Daerah Kabupaten Paser menggelar Rapat Koordinasi Program Paser Berinfaq, sebuah gerakan bersama yang melibatkan instansi pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat untuk mengumpulkan serta menyalurkan infak dalam rangka mendukung program-program pemerintah di bidang kesejahteraan sosial dan keagamaan.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Paser ini dihadiri oleh semua unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Paser dan berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), perwakilan Kementerian Agama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Paser, para Camat dan Lurah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua APDESI, Ketua K3S jenjang SD, SMP, SMA, serta Ketua KKM jenjang MI, MTs, dan MA.
Dalam arahannya, Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Paser, Ir. H. Romif Erwinadi, M.Si, menyampaikan bahwa Paser Berinfaq merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat.
“Program ini bukan hanya tentang mengumpulkan dana infak, tetapi juga tentang membangun kesadaran bersama untuk saling membantu dan memberdayakan. Dengan sinergi semua pihak, insya Allah Paser Berinfaq dapat menjadi gerakan yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, Ustadz H. Nashruddin, Lc., M.Pd, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa gerakan Paser Berinfaq menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan semangat berbagi di seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui program ini, kita ingin mengajak seluruh ASN, pelajar, dan masyarakat untuk menjadikan infak sebagai budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Setiap rupiah yang dikumpulkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan,” ungkapnya.
Rapat juga membahas strategi pelaksanaan program agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan menjadi bagian dari budaya berbagi di Kabupaten Paser.
Melalui Paser Berinfaq, Pemerintah Daerah bersama BAZNAS Kabupaten Paser berharap dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui optimalisasi dana infak yang transparan, profesional, dan berdaya guna.
Program ini diharapkan menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian sosial di Kabupaten Paser.
24-09-2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS TV
Himbauan Bupati kepada ASN Kabupaten Paser
Penulis: Iqbal Zulkarnain
Dukungan Pemerintah Daerah Terhadap Program ZCD BAZNAS
Penulis: Iqbal Zulkarnain





