BAZNAS Kabupaten Paser Tegaskan Komitmen pada Filosofi Maslahat-Oriented dalam Pengelolaan Zakat, Sejalan dengan Pandangan Dr. Irfan Syauqi Beik
29/05/2025 | Penulis: iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser sejalan dengan Dr. Irfan Syauqi Beik: Zakat berorientasi kemaslahatan, bukan profit
PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menyambut baik dan menegaskan relevansi pandangan Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Dr. Irfan Syauqi Beik, terkait filosofi pengelolaan zakat yang harus berorientasi pada kemaslahatan (maslahat-oriented), bukan keuntungan (profit-oriented). Pernyataan Dr. Irfan Syauqi Beik yang disampaikan di Mahkamah Konstitusi pada Rabu (28/5/2025) tersebut, dinilai sejalan dengan prinsip-prinsip dasar yang dipegang teguh oleh BAZNAS Kabupaten Paser.
"Kami sangat sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Dr. Irfan Syauqi Beik bahwa zakat memiliki dimensi yang sangat luas, meliputi aspek spiritual, sosial ekonomi, dan politik. Oleh karena itu, logika pengelolaan zakat tidak bisa disamakan dengan bisnis yang berorientasi profit. Hakikat zakat adalah mencapai kemaslahatan bagi umat," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser.
BAZNAS Kabupaten Paser secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap programnya, memastikan bahwa pengelolaan zakat tetap pada ruh dan esensi dasarnya, yaitu sebagai kewajiban agama yang bertujuan untuk menyejahterakan mustahik. Program-program seperti "Paser Cerdas", bantuan penanganan stunting, dan bantuan biaya hidup bagi fakir adalah bukti nyata orientasi kemaslahatan yang diutamakan.
Pandangan Dr. Irfan Syauqi Beik mengenai perlunya kehati-hatian dalam mengadopsi pendekatan komersial dan penolakannya terhadap anggapan bahwa zakat bisa dikelola seperti sektor usaha yang saling bersaing, sangat relevan bagi BAZNAS Kabupaten Paser. "Kami percaya bahwa sistem zakat harus dibangun berdasarkan filosofi 'satu tubuh', di mana negara dan masyarakat memiliki peran yang terintegrasi dan bersinergi, bukan bersaing. Negara, dalam hal ini BAZNAS sebagai kepanjangan tangan negara, berperan sebagai 'kapten' yang mengkoordinasikan seluruh potensi zakat," tambah perwakilan BAZNAS.
BAZNAS Kabupaten Paser juga mendukung penuh pentingnya membangun integrasi ekosistem zakat yang melibatkan seluruh lembaga pengelola zakat lainnya secara selaras. Komunikasi dan kesepahaman antarlembaga harus terus dibangun dengan kokoh berdasarkan filosofi zakat yang kuat, bukan sekadar mengadopsi istilah tanpa pemahaman esensinya.
Dengan visi ini, BAZNAS Kabupaten Paser optimistis Indonesia, khususnya Kabupaten Paser, dapat menjadi model ideal dalam pengelolaan zakat yang terpadu dan mampu memberikan dampak positif yang maksimal bagi kesejahteraan umat, sejalan dengan cita-cita besar yang disampaikan oleh Dr. Irfan Syauqi Beik.
Berita Lainnya
AWALI TAHUN 2026 DENGAN KEBAIKAN: Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Paser Salurkan ZIS Rp4,1 Juta melalui BAZNAS Paser
Teladan Ketaatan: BAZNAS Paser Terima Penyaluran Fidyah dari Ibu Shofie Aina Qurani
BAZNAS Kabupaten Paser Terima Donasi dari Bulan Sabit Merah Indonesia untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera
Pentol Putri Petong Milik Hendra Diperkuat Bantuan Gerobak Motor Program ZCD BAZNAS Kabupaten Paser
14 Juta Rupiah Terkumpul, BAZNAS Kabupaten Paser Bersama UPZ Mazaya Sukses Gelar Paser Bershalawat dan Paser Berinfaq
Dari Zakat untuk Kehidupan Lebih Layak: BAZNAS Paser Wujudkan Rumah Harapan Pak Hasan melalui Program RLHB

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
