BAZNAS Kabupaten Paser Paser Ikuti Pengajian Selasa Pagi Bahas Optimalisasi Pengumpulan ZIS via WhatsApp
30/04/2025 | Penulis: iqbal zulkarnain
writed by Iqbal Zulkarnain
Tana Paser - BAZNAS Kabupaten Paser turut serta dalam pengajian rutin Selasa pagi yang kali ini mengangkat tema inovatif mengenai "Peran WhatsApp dalam Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)". Acara yang berlangsung pada hari ini, Selasa, 29 April 2025, pukul 07.00 s.d 08.00 WITA, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan strategi pengumpulan ZIS di era digital. Pengajian ini dibuka oleh H.M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI, yang bertindak sebagai host.
Acara yang menghadirkan Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, S.Si., M.IT., sebagai narasumber utama ini disampaikan secara daring melalui platform virtual. Dalam sesi sharing knowledge and experience, Achmad Setio Adinugroho memaparkan data terkini mengenai implementasi kantor digital di seluruh Indonesia. Beliau mengungkapkan bahwa pada periode tahun 2024, dari seluruh BAZNAS daerah, hanya 19,2% atau 50 kantor yang tergolong aktif dalam pemanfaatan platform digital. Beberapa contoh BAZNAS daerah yang masuk kategori aktif ini adalah BAZNAS Kota Yogyakarta, Jawa Timur, Bogor, Palembang, dan Provinsi Yogyakarta, dengan kriteria memiliki lebih dari 35 berita dan donasi melalui website di atas 1,5 juta rupiah.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan terdapat 69 BAZNAS daerah (26,5%) yang berada pada level moderat, dengan jumlah berita antara 1 hingga 35 dan donasi di website kurang dari 1,5 juta rupiah. Sementara itu, mayoritas BAZNAS daerah, yakni 141 kantor (54%), masih berada di level kurang aktif dengan jumlah berita di bawah 35 dan donasi website di bawah 1,5 juta rupiah.
Achmad Setio Adinugroho juga menyoroti traffic kantor digital BAZNAS daerah selama bulan Ramadan 1446 H (periode 16 Maret - 5 April 2025). Kesimpulannya, bulan Ramadan terbukti menjadi momentum penting di mana kantor digital memberikan dampak positif signifikan terhadap aktivitas pengumpulan ZIS BAZNAS daerah.
Analisis data periode 2022-2025 menunjukkan bahwa publikasi berita dan agenda pimpinan masih menjadi tantangan. Sebanyak 141 kantor digital (54,2%) memiliki kurang dari 35 berita yang diposting, sementara 119 kantor (45,8%) telah memposting lebih dari 35 berita. Lebih jauh, mayoritas BAZNAS daerah (67,7% atau 176 kantor digital) belum memanfaatkan platform digital untuk mempublikasikan agenda pimpinan, berbanding 32,3% (84 kantor digital) yang sudah melakukannya.
Sebagai solusi untuk meningkatkan pusat berita kantor digital, Achmad Setio Adinugroho menyarankan strategi duplikasi berita dari daerah lain dengan melakukan paraphrasing atau memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan konten yang berbeda.
Fokus utama dalam pengajian ini adalah pemanfaatan aplikasi WhatsApp (WA) sebagai media publik untuk mengoptimalkan pengumpulan ZIS. Beliau membedakan antara pemanfaatan WA secara aktif dan pasif. Pemanfaatan aktif meliputi upaya proaktif mencari donatur, mengirimkan notifikasi donasi dan reminder, menyediakan katalog saluran donasi, dan secara keseluruhan meningkatkan pengumpulan ZIS. Sementara itu, pemanfaatan pasif hanya terbatas pada menunggu untuk dihubungi, menggunakan fitur auto-reply, dan cenderung tidak signifikan dalam meningkatkan pengumpulan.
Berdasarkan survei terhadap 37 responden, sebanyak 83% telah menyadari potensi fitur-fitur WA, dan 81% sudah memasukkan nomor WA melalui aplikasi SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS).
Achmad Setio Adinugroho kemudian menjelaskan tiga jenis produk WhatsApp yang dapat dimanfaatkan, yaitu WhatsApp Personal, WhatsApp Business (cocok untuk UKM dengan fitur katalog dan auto-reply), dan WhatsApp Business API (ideal untuk bisnis menengah besar yang membutuhkan integrasi dengan fitur notifikasi otomatis, blast, chatbot, CRM, pembayaran, dan verifikasi centang biru).
Beliau memberikan contoh sukses implementasi WhatsApp Business dengan centang biru oleh BAZNAS Kabupaten Badung (nomor 081337377837). BAZNAS Badung memanfaatkan fitur katalog untuk menawarkan berbagai paket donasi seperti buka puasa, zakat profesi, program masjid bersinar, paket Al-Qur'an spesial, dan bantuan solidaritas Palestina. Proses donasi terintegrasi dengan fitur your cart, pilihan metode pembayaran (QRIS, GoPay, Dana, dll.), hingga notifikasi pembayaran.
Di akhir sesi, Achmad Setio Adinugroho menjelaskan skema integrasi dengan WhatsApp Business API melalui Meta Business Partner yang harus terhubung dengan SIMBA. Tahapan implementasinya meliputi registrasi akun bisnis, validasi dan approval, registrasi payment gateway, menyiapkan katalog program penyaluran, blasting ads dan link, setting integrasi SIMBA, dan registrasi katalog program. Beliau juga menginformasikan perkiraan biaya yang meliputi biaya BSP (sekitar 300-500 ribu per bulan), biaya pesan WA (200-1000 rupiah per percakapan), biaya set up API dan integrasi (5 juta - 50 juta), serta biaya pembuatan iklan (mulai dari 50 ribu per hari).
Sebagai kesimpulan, beliau menekankan beberapa poin penting: 1) Gunakan nomor handphone yang memiliki WhatsApp sebagai kontak publik. 2) WhatsApp memiliki potensi besar sebagai alternatif untuk meningkatkan pengumpulan ZIS. 3) WhatsApp dengan centang biru menawarkan fitur lengkap untuk bertransformasi dari pemanfaatan pasif menjadi aktif. 4) Manfaatkan business partner untuk membantu proses registrasi dan implementasi WhatsApp dengan centang biru.
Bagi BAZNAS daerah yang tertarik untuk mengimplementasikan solusi ini, Achmad Setio Adinugroho menyarankan untuk menghubungi tim layanan aplikasi nasional BAZNAS RI, yaitu M. Sulthan Rafi (085714472171), M. Romadhona Kusuma (085770447672), atau melalui email [email protected]. Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Paser dalam pengajian ini menunjukkan komitmen untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi demi meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian ZIS di wilayahnya.
Berita Lainnya
Majelis Cinta Al-Qur’an dan Palestina di Batu Kajang Salurkan Donasi Rp11 Juta untuk Palestina melalui BAZNAS Kabupaten Paser
Sayur Keliling Marwan Hadi Kini Naik Kelas Berkat Program ZCD Gerobak Motor Mustahiq BAZNAS Kabupaten Paser
Sinergi Pelestarian Alam, BAZNAS Paser Hadiri Diskusi Publik dan Launching KUNTUMM
Gerobak Motor ZCD BAZNAS Dorong Kemandirian Usaha Giono, Daud Saputra, dan Luhur Primianto
Kepala Kesbangpol Kabupaten Paser Serahkan Zakat Awal Tahun 2026 kepada BAZNAS
Teladan Ketaatan: BAZNAS Paser Terima Penyaluran Fidyah dari Ibu Shofie Aina Qurani

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
