Berita Terbaru
BAZNAS Kabupaten Paser Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Lebaran Yatim Merdeka dan Evaluasi Zakat Profesi
TANA PASER – 15/08/2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menghadiri rapat koordinasi penting membahas agenda Lebaran Yatim Merdeka serta evaluasi zakat profesi sesuai instruksi Bupati. Rapat dihadiri oleh para Kabag, Asisten Kesejahteraan Rakyat, serta perwakilan MUI dan Kemenag.
Beberapa keputusan dan usulan strategis yang dibahas antara lain:
Persiapan agenda Lebaran Yatim Merdeka yang akan melibatkan anak-anak yatim di Kabupaten Paser.
Pembahasan mekanisme fundraising BAZNAS agar pengumpulan zakat dan infak tetap berjalan tanpa menunggu payroll, melalui koordinasi langsung dengan sekretaris terkait.
Usulan dari Pak Romif untuk mencabut dan merevisi Peraturan Bupati (Perbup) 2015 agar regulasi zakat lebih efektif.
Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat Sekolah dan Masjid melalui kerja sama dengan DMI, Kemenag, MUI, serta UPZ Desa untuk memperluas jangkauan dan koordinasi.
Evaluasi zakat profesi yang melibatkan kepala dinas/seksi terkait, sebagai tindak lanjut instruksi Bupati.
Rencana pembentukan UPZ Desa dan Sekolah melibatkan PMD, Kepala UPTD Wilayah 5, BAZNAS, MUI, DISDIK, dan Kemenag untuk memastikan distribusi zakat berjalan optimal.
Rapat ini menjadi langkah penting BAZNAS Kabupaten Paser dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta mendukung keberhasilan program sosial seperti Lebaran Yatim Merdeka yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan anak-anak yatim di daerah ini.
BERITA15/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Hadiri Rapat Evaluasi Program Kegiatan 2025
TANA PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menghadiri rapat koordinasi evaluasi program kegiatan tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kamis (14/8/2025) pukul 14.30 WITA.
Rapat ini diinisiasi oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Paser melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Paser, Kepala Bagian Kesra, Ketua MUI Kabupaten Paser, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Paser.
Agenda utama rapat membahas evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang telah berjalan sepanjang 2025, sekaligus merumuskan langkah strategis untuk optimalisasi program pada sisa tahun berjalan. Selain itu, rapat juga membahas berbagai hal penting lain terkait koordinasi lintas instansi untuk memperkuat pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan apresiasi atas forum koordinasi ini, mengingat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan pengelola zakat sangat penting untuk memastikan penyaluran bantuan dan program pemberdayaan masyarakat berjalan efektif.
Dengan adanya rapat evaluasi ini, diharapkan ke depan pelaksanaan program di bidang kesejahteraan rakyat semakin terarah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Paser.
BERITA14/08/2025 | iqbal zulkarnain
Hangus Terbakar, BAZNAS Paser Ajak Masyarakat Bantu Pensiunan Guru SMK 1 Melalui Donasi
TANA PASER – 13 Agustus 2025 - BAZNAS Kabupaten Paser mengambil langkah cepat menanggapi musibah kebakaran yang menimpa rumah Ibu Yayuk Halifatul Islamiah, seorang pensiunan guru dari SMK 1 Tanah Grogot, di Jalan Kusuma Bangsa, Kilometer 3, RT 09, Desa Tepian Batang. Pada Selasa, 13 Agustus, sekitar pukul 10.30 WITA, jajaran pimpinan BAZNAS langsung mendatangi lokasi untuk melakukan survei dan pendataan.
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, bersama Wakil Ketua I, Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M , Wakil Ketua II/IV, H. Nashruddin, Lc. M.Pd , Wakil Ketua III, Akmaluddin, S.Pd.I. Kedatangan pimpinan BAZNAS Paser disambut langsung oleh Ibu Yayuk, korban kebakaran, yang menjelaskan kerugian yang dialami.
Berdasarkan hasil survei, kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp 400 juta. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser menyatakan akan segera menyalurkan bantuan berupa barang layak pakai dan donasi.
"Kami datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan mengumpulkan data yang akurat. Langkah ini adalah awal untuk menentukan jenis bantuan yang paling tepat dan paling dibutuhkan oleh Ibu Yayuk dan keluarga," jelas Bachtiar Effendi.
BAZNAS Buka Donasi untuk Korban
Sebagai wujud kepedulian dan mengajak masyarakat untuk turut serta meringankan beban korban, BAZNAS Kabupaten Paser membuka donasi bagi masyarakat umum. Donasi dapat disalurkan melalui rekening BSI (Bank Syariah Indonesia) dengan nomor 73737083083.
Untuk mempermudah pendataan dan penyaluran, para donatur diharapkan menambahkan kode nominal unik di akhir angka donasi, yaitu 09.
Donasi akan dikumpulkan hingga hari Senin, 17 Agustus. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan secepatnya kepada Ibu Yayuk untuk membantunya bangkit dari musibah.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah. Setiap rupiah yang disumbangkan sangat berarti," tambah H. Nashruddin.
Kunjungan survei ini menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Paser untuk menjalankan tugasnya secara profesional dan tepat sasaran. Bantuan akan disalurkan setelah proses administrasi dan penentuan jenis bantuan selesai.
BERITA13/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Ikuti Pengajian Selasa Pagi: Peran Humas, Kampanye Zakat, dan Urgensi Kantor Digital Jadi Sorotan
TANAH GROGOT – 12/07/2025 - Suasana hangat menyelimuti Pengajian Selasa Pagi yang digelar secara nasional oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada pekan ini. BAZNAS Kabupaten Paser turut hadir secara aktif dalam forum yang menghadirkan Yudhiarma, MK, M.Si, Kepala Bagian Humas BAZNAS RI, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kajian keagamaan, namun juga menjadi ruang belajar strategi komunikasi zakat di era digital.
Dalam paparannya, Yudhiarma menjelaskan bahwa humas di lembaga zakat memegang peranan kunci dalam membangun kesadaran berzakat (zakat awareness campaign). “Humas bukan hanya penyampai informasi, tapi juga penggerak perubahan perilaku masyarakat. Pesan zakat harus disampaikan dengan cara yang relevan, menyentuh, dan sesuai perkembangan zaman,” tegasnya.
Ia memaparkan fakta-fakta terbaru mengenai kondisi digital Indonesia, di mana pengguna internet telah mencapai ratusan juta jiwa dengan aktivitas media sosial yang sangat tinggi. Menurutnya, kondisi ini menjadi peluang besar bagi BAZNAS di seluruh daerah untuk menjangkau muzaki dan mustahik dengan lebih efektif. “Kantor digital bukan lagi sekadar opsi, tapi kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Yudhiarma mengajak peserta melihat praktik baik yang dilakukan oleh platform penggalangan dana seperti Kitabisa.com maupun inovasi dari Promedia Teknologi Indonesia. Kedua contoh ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi katalis dalam membangun ekosistem zakat yang kuat, dari tingkat nasional hingga kabupaten/kota.
Lebih jauh, ia mengangkat konsep jurnalisme filantropi—pendekatan komunikasi yang memadukan prinsip jurnalistik dengan nilai-nilai kemanusiaan. Yudhiarma mengulas sejarah kemunculan jurnalisme filantropi sebagai media dakwah dan penggerak donasi publik, serta mengajak BAZNAS daerah untuk memproduksi konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga menggugah kepedulian.
Dalam sesi interaktif, Yudhiarma memotivasi peserta untuk mengoptimalkan teknologi sederhana melalui dai kantor digital pakai jari, membangun internal influencer di lingkungan kerja, dan mengaktifkan jaringan cybertroops untuk memperkuat kampanye zakat di ranah digital. Ia juga menekankan pentingnya memberdayakan student reporter dan student journalism sebagai bagian dari regenerasi kader humas zakat yang peka teknologi dan peka sosial.
Kegiatan ini turut ditemani oleh Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., yang memberi penguatan tentang pentingnya adaptasi teknologi dalam pengelolaan zakat tanpa menghilangkan nilai-nilai spiritual dan amanah. “Teknologi hanyalah alat. Ruhnya tetap pada niat tulus melayani umat,” ujarnya memberi penegasan.
Bagi BAZNAS Kabupaten Paser, keikutsertaan dalam forum ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas internal, mengasah kemampuan komunikasi publik, dan memperluas wawasan digitalisasi zakat. Harapannya, strategi yang dibagikan pada pengajian ini dapat diimplementasikan untuk memperkuat pelayanan, memperluas jangkauan dakwah zakat, dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap filantropi Islam di era modern.
BERITA12/08/2025 | iqbal zulkarnain
Lewat Program ZChicken BAZNAS RI, Buk Fitri Raup Rp26 Juta Per Bulan — Inspirasi bagi BAZNAS Kabupaten Paser
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat melalui ZChicken, yang membantu mustahik mengembangkan usaha hingga meraih omzet stabil setiap bulan.
Salah satu kisah sukses datang dari Dumai, Riau. Fitri (39), akrab disapa Buk Fitri, mengelola outlet ZChicken di Jalan Muslim, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. Dalam sehari, ia mampu menjual 100–120 potong ayam goreng, dengan omzet bulanan mencapai sekitar Rp26,5 juta.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan keberhasilan ini membuktikan zakat produktif mampu mengangkat taraf hidup mustahik. “Zakat harus menjadi motor penggerak lahirnya kemandirian ekonomi. Melalui program seperti ZChicken, kami tidak hanya memberi modal, tapi juga pelatihan, pendampingan, dan membangun ekosistem usaha yang siap bersaing,” ujarnya di Jakarta, Senin (11/8/2025).
Menurutnya, kerja keras, disiplin, dan keberanian berinovasi adalah faktor penentu keberhasilan. Ketika keterampilan dan modal sosial berpadu, mustahik dapat bertransformasi menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
Selain ayam goreng, Buk Fitri juga menjual bakso krispi seharga Rp5.000 per tiga tusuk, yang laku hingga 85 tusuk per hari. Namun, ia kini menghadapi tantangan karena anak-anak yang dulu membantunya berjualan kembali fokus sekolah, sementara permintaan terus meningkat.
Kisah Buk Fitri adalah bukti nyata bagaimana zakat produktif mampu mengangkat perekonomian keluarga. Melalui modal usaha, pendampingan, dan pelatihan, seorang mustahik bisa naik kelas menjadi pengusaha mandiri yang tangguh.
Semangat inilah yang juga dihidupkan oleh BAZNAS Kabupaten Paser. Kami percaya, zakat yang Anda titipkan tak hanya menghapus kesulitan hari ini, tetapi juga membuka pintu rezeki untuk masa depan. Dari Paser, kami terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi agar mustahik bisa meniru jejak sukses seperti Buk Fitri di Dumai.
???? Bersama, kita wujudkan lebih banyak kisah kemandirian. Satu zakat Anda, seribu perubahan yang lahir.
???? Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Paser — resmi, amanah, dan terpercaya. #ZakatProduktif #BAZNASPaser #ZChicken #BersamaBantuSesama
BERITA11/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Soroti Pentingnya Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah bagi Pelaku Usaha dan Pariwisata
Tanah Grogot, 10 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menilik dan menyoroti pentingnya keterlibatan aktif para pelaku usaha dan pelaku pariwisata dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan solidaritas sosial.
Langkah ini merujuk pada praktik baik di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Ciamis, yang telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah bagi Pelaku Usaha dan Pelaku Pariwisata. Kebijakan tersebut menekankan bahwa ZIS adalah instrumen nyata dalam mengatasi kesenjangan sosial, mengentaskan kemiskinan, dan mendukung program pembangunan daerah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menegaskan bahwa partisipasi dunia usaha dan sektor pariwisata sangat penting dalam menopang dana sosial keagamaan yang dikelola secara akuntabel.
“Kami ingin memastikan bahwa potensi zakat dari para pelaku usaha di Paser dapat terhimpun maksimal dan disalurkan tepat sasaran. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial yang bernilai ibadah,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Paser juga mengingatkan bahwa pengelolaan zakat diatur secara resmi melalui peraturan daerah dan dilaksanakan dengan prinsip transparansi serta akuntabilitas. Pihaknya mengajak seluruh pelaku usaha untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah sesuai ketentuan agama Islam, serta menyalurkannya melalui BAZNAS atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi.
Dengan langkah ini, BAZNAS berharap tercipta sinergi antara dunia usaha, sektor pariwisata, dan lembaga zakat, sehingga manfaat ZIS dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan.
BERITA10/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Hadiri Pengukuhan Pengurus YKI dan Terima Penghargaan sebagai Donatur Kegiatan
Tana Paser, 9 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kabupaten Paser Masa Bhakti 2025–2030 yang digelar di Ruang Pertemuan Buen Kesong dan Poli ObsGyn RSUD Panglima Sebaya.
Acara yang berlangsung pada Sabtu pagi ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi, organisasi, dan mitra pendukung YKI. Kegiatan diawali dengan prosesi pengukuhan pengurus YKI, dilanjutkan dengan webinar kesehatan dan pemeriksaan IVA sebagai upaya deteksi dini kanker leher rahim.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser menerima Piagam Penghargaan dari YKI Cabang Kabupaten Paser atas dukungan dan kontribusinya sebagai donatur kegiatan. Piagam diserahkan langsung oleh Ketua YKI Cabang Paser, dr. Morita Dwi T, SpOG(K) Obsos, MMRS, FISQua, kepada perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk kehormatan bagi BAZNAS, tetapi juga pengingat bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami akan terus mendukung program-program kemanusiaan dan kesehatan, termasuk upaya pencegahan kanker, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Paser,” ujarnya.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi YKI kepada BAZNAS yang selama ini konsisten mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kanker di Kabupaten Paser.
Melalui dukungan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan YKI dapat terus terjalin, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapat manfaat dari program-program kesehatan yang dijalankan.
BERITA09/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Berikan Penghargaan kepada H. Djamaluddin
Tana Paser - 08 Agustus 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser memberikan penghargaan kepada H. Djamaluddin atas kontribusinya dalam mendukung program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Paser.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh BAZNAS Kabupaten Paser dan diterima oleh anak beliau, Syarif, yang hadir mewakili keluarga. Dalam kesempatan itu, Syarif juga menyerahkan zakat dari ayahnya yang selama ini rutin disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Paser.
Pihak BAZNAS menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas konsistensi keluarga H. Djamaluddin dalam menunaikan zakat. “Dukungan dari para muzaki seperti keluarga H. Djamaluddin sangat membantu memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar perwakilan BAZNAS.
BAZNAS Kabupaten Paser berharap semakin banyak masyarakat dan instansi yang tergerak untuk berpartisipasi aktif dalam program ZIS, sehingga pemberdayaan umat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
BERITA08/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Hadir Bantu 35 Fakir, Wujudkan Amanah Muzaki
Tana Paser, 7 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan kepada 35 fakir di wilayah Kabupaten Paser. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang bertujuan membantu meringankan beban hidup masyarakat kurang mampu.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan kebutuhan pokok, diserahkan langsung oleh tim BAZNAS kepada para penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menegaskan pentingnya penyaluran zakat secara tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan amanah para muzaki sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Paser mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program kemanusiaan ini agar semakin banyak mustahik yang terbantu.
BERITA07/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Lebih dari Rp 802 Juta untuk Masyarakat Periode Januari–Juli 2025
Paser - 06 Agustus 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser melaporkan realisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) periode Januari hingga Juli 2025 mencapai Rp 1.132.026.488,53. Dari jumlah tersebut, BAZNAS telah menyalurkan dana sebesar Rp 802.562.774 untuk berbagai program kemaslahatan umat.
Penyaluran manfaat ini menjangkau ribuan penerima melalui lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Paser:
Paser Cerdas (Pendidikan): 578 jiwa
Paser Peduli (Kemanusiaan): 417 jiwa dan 7 lembaga
Paser Sehat (Kesehatan): 73 jiwa
Paser Sejahtera (Ekonomi): 6 jiwa
Paser Taqwa (Dakwah dan Advokasi): 2 jiwa dan 16 lembaga
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser Ir. H. Bachtiar Effendi, MT menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan para muzakki, donatur, serta masyarakat yang terus menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. “Kami berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dipercayakan dikelola secara transparan dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Paser berharap pengumpulan dana ZIS di bulan-bulan mendatang dapat terus meningkat agar jangkauan penerima manfaat semakin luas, sekaligus memperkuat program pemberdayaan yang berkelanjutan di wilayah Paser.
BERITA06/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Rp125 Juta Zakat, Infak, dan Sedekah pada Juli 2025
Tana Paser - 05/07/2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser mencatat realisasi penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada bulan Juli 2025 mencapai Rp125.980.137, melebihi jumlah penghimpunan bulan yang sama sebesar Rp79.837.141.
Penghimpunan ZIS pada Juli mengalami penurunan signifikan dibanding bulan sebelumnya. Kondisi ini disebabkan oleh dampak berhentinya mekanisme pemotongan payroll zakat di beberapa instansi, yang selama ini menjadi salah satu sumber utama penerimaan BAZNAS.
Meski penghimpunan menurun, penyaluran tetap tinggi karena adanya respons cepat BAZNAS terhadap beberapa musibah kebakaran yang melanda wilayah Kabupaten Paser, seperti di Muara Komam, Desa Kerang, Tanah Periuk, dan Desa Sangkuriman. Dana bantuan darurat disalurkan untuk membantu para korban agar dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.
Penyaluran ZIS bulan Juli mencakup lima program utama BAZNAS Kabupaten Paser, yaitu:
Paser Cerdas (Program Pendidikan): 66 jiwa penerima manfaat.
Paser Peduli (Program Kemanusiaan): 66 jiwa penerima manfaat.
Paser Sehat (Program Kesehatan): 5 jiwa penerima manfaat.
Paser Taqwa (Program Dakwah dan Advokasi): 2 jiwa penerima manfaat.
Paser Sejahtera (Program Ekonomi): 0 jiwa penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya mencari terobosan untuk meningkatkan penghimpunan zakat, sekaligus memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.
“BAZNAS bergerak cepat membantu korban kebakaran dan mustahik lainnya. Amanah muzaki kami pastikan sampai tepat sasaran dan bermanfaat bagi yang membutuhkan,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Paser mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ZIS, sehingga bantuan darurat maupun pemberdayaan mustahik dapat berjalan berkesinambungan dan berdampak luas.
BERITA05/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Rp17,5 Juta untuk Korban Kebakaran di Tanah Periuk
Tanah Periuk, 4 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menyalurkan bantuan dana sebesar Rp17.500.000 untuk korban kebakaran di Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot. Bantuan ini diberikan kepada warga yang terdampak kebakaran yang menghanguskan beberapa rumah dan harta benda warga.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Camat Tanah Grogot, Abdul Rasyid, bersama Penjabat (Pj) Kepala Desa Tanah Periuk, Chalid Sopian, mewakili BAZNAS Kabupaten Paser.
Dalam kesempatan itu, Abdul Rasyid menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS atas kepeduliannya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Paser atas bantuan yang telah disalurkan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi warga untuk segera bangkit,” ucapnya.
Sementara itu, Chalid Sopian, Pj Kepala Desa Tanah Periuk, juga menyampaikan penghargaan atas bantuan yang diberikan serta mengajak masyarakat untuk ikut peduli.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari BAZNAS. Kami juga mengajak masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki dan kebesaran hati untuk ikut menyumbang. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan memberikan keberkahan bagi para donatur,” katanya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud dari amanah para muzakki dan kepedulian sosial yang terus digalakkan BAZNAS.
“Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban korban kebakaran. Ini adalah hasil dari dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa manfaat dunia akhirat,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan tanggap bencana.
Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi:
BSI 7373.083.083 a.n. BAZNAS Kabupaten Paser
“Ketika musibah melanda, nurani kita pasti tergerak untuk membantu.”
BERITA04/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Cepat Tangani Korban Kebakaran di Tanah Periuk
TANAH GROGOT - 03/08/2025 - Tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser segera meninjau lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di kawasan Tanah Periuk. Survei ini dilakukan untuk mendata langsung para korban yang terdampak dan menyusun rencana penyaluran bantuan.
Musibah tersebut menghanguskan tujuh bangunan, terdiri dari empat rumah pribadi dan tiga rumah sewa, yang dihuni oleh puluhan jiwa dari beberapa kepala keluarga. Kebakaran ini mengakibatkan para korban kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Survei langsung di lokasi dilakukan oleh Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Audiya Rahmah, S.A.P., yang tiba segera setelah kejadian. Data yang dikumpulkan mencakup rincian keluarga yang terdampak, antara lain:
Keluarga Salwa Nur Sarifah: Salwa (32), Rayan (9), Raina (5), dan Syifa (17, keponakan).
Keluarga Abu: Abu (46), Norma (41), dan Nur Hikmah (16).
Keluarga Jusman: Jusman (38), Rahmawati (29), Maisarah (12), Ahmad Solkani (5), Mikaila (3), Mita (2), Rahmiyanti (18, ipar), Syariffudin (44, kakak), dan Ridwan (46, kakak).
Keluarga Mardiah: Mardiah (47), Samsudin (42), Irfadillah, Ifan Anriansyah, Misbahudin, serta keponakan Vina, Vini, dan Ahmad Faiz Madani.
Keluarga Rohman: Rohman (34), Nuril (30), Labib (12), dan Nabil (2).
Keluarga Edi: Edi (41) dan Endang (39).
"Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga Tanah Periuk ini. Data yang kami kumpulkan akan menjadi acuan untuk penyaluran bantuan segera, Insyaallah dari dana zakat yang telah dihimpun oleh BAZNAS," ujar Auliya Rahmah.
Langkah cepat BAZNAS Paser ini menunjukkan komitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di saat-saat darurat.
BERITA03/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Aktif Berpartisipasi dalam Rakornas PINBAS MUI di Balikpapan
BALIKPAPAN – 02/08/2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menunjukkan komitmennya dalam memajukan ekonomi umat dengan mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) Majelis Ulama Indonesia (MUI). Acara bergengsi ini diselenggarakan di Kota Balikpapan dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 1 hingga 3 Agustus 2025. BAZNAS Kabupaten Paser secara khusus diwakilkan oleh Wakil Ketua I, Bapak Drs. H.M. Jufri Kadir, M.M., yang hadir sebagai delegasi resmi.
Tujuan utama dari Rakornas ini adalah untuk merumuskan kembali arah strategis serta memperkuat gerakan inkubasi bisnis syariah di Indonesia. PINBAS MUI berupaya mengokohkan perannya sebagai lembaga yang berdaya guna dalam memberdayakan masyarakat, khususnya melalui pendampingan intensif bagi usaha mikro dan ultra-mikro (UMKM) yang dijalankan dengan prinsip-prinsip syariah. Pertemuan ini menjadi platform penting untuk menyelaraskan visi dan misi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam konteks ekonomi nasional, UMKM memegang peranan vital sebagai tulang punggung perekonomian. Namun, sektor ini kerap dihadapkan pada berbagai tantangan yang signifikan, seperti keterbatasan akses terhadap permodalan, kurangnya pemanfaatan teknologi dan infrastruktur yang memadai, serta kesulitan dalam menembus pasar yang lebih luas. Rakornas ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan merumuskan kebijakan yang relevan dan aplikatif.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Paser dalam forum ini bukan hanya sekadar partisipasi, melainkan juga simbol sinergi yang kuat antara lembaga-lembaga Islam. Sinergi ini diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi umat. Melalui kolaborasi, BAZNAS dapat menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) secara lebih terarah untuk mendukung program-program pemberdayaan yang dihasilkan dari Rakornas.
Sebagai penutup, seluruh peserta berharap Rakornas PINBAS MUI 2025 ini akan menghasilkan program-program strategis yang tidak hanya efektif tetapi juga berkelanjutan. Program-program ini diharapkan mampu membantu para pelaku UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan mandiri, sehingga dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan umat. Dengan demikian, cita-cita untuk mewujudkan ekonomi syariah yang kuat dan berdaya saing dapat tercapai secara optimal.
BERITA02/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Turun Tangan, Survei Lokasi Kebakaran di Kerang RT 06
TANAH GROGOT - 01/08/2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser bergerak cepat meninjau lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Kerang, RT 06. Tim BAZNAS mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan dan menyusun rencana penyaluran bantuan bagi para korban.
Kebakaran hebat yang terjadi pada Jumat pagi, sekitar pukul 07.30 WITA, menghanguskan sembilan bangunan. Musibah ini menimpa dua rumah pribadi, satu rumah dengan lima pintu kontrakan, dan satu rumah dengan dua pintu kontrakan. Akibatnya, sebanyak 31 jiwa dari beberapa kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggal.
Tim BAZNAS Paser tiba di lokasi pada hari yang sama, sekitar pukul 15.00 WITA. Rombongan yang meninjau lokasi terdiri dari Ustadz Nashruddin selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Ustadz Akmaluddin sebagai Wakil Ketua III Bidang Keuangan, ditemani oleh Kepala Pelaksana Ibu Fitriani dan Pelaksana Bidang Pendistribusian Audiya Rahmah.
Kedatangan tim BAZNAS bertujuan untuk melakukan survei langsung dan mendata kebutuhan mendesak para korban, mulai dari sandang, pangan, hingga kebutuhan dasar lainnya.
"Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga di Kerang ini. Saat ini tim kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait dan mendata semua korban untuk memastikan bantuan yang akan kami berikan tepat sasaran," ujar Ustadz Nashruddin.
BAZNAS Paser berkomitmen untuk segera menyalurkan bantuan dari dana zakat, infak, dan sedekah yang telah terkumpul. Langkah cepat ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka melewati masa sulit pasca-kebakaran.
BERITA01/08/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah, Bawa Harapan Baru bagi Ahmad Fathan Yasin
TANAH GROGOT- 31 juli 2025 - BAZNAS Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan dengan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa yatim dan dhuafa. Bantuan ini merupakan bagian dari program "Paser Cerdas" yang digelar pada Kamis, 31 Juli 2025.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, secara langsung menyerahkan bantuan kepada para siswa. Salah satu siswa penerima adalah Ahmad Fathan Yasin dari MAN Paser, yang mendapatkan paket perlengkapan sekolah.
Dalam sambutannya, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Paser. "Ini adalah amanah yang kami sampaikan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban orang tua dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk semakin giat belajar," ujarnya.
Ahmad Fathan Yasin mengungkapkan rasa syukurnya. "Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Terima kasih banyak, sekarang saya bisa lebih fokus belajar tanpa harus memikirkan lagi perlengkapan sekolah," ujarnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS Paser dalam membantu masyarakat di berbagai sektor, dengan pendidikan sebagai salah satu prioritas utama.
BERITA31/07/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Lanjutan Rp2,5 Juta per KK Hasil Donasi hingga 25 Juli untuk Korban Kebakaran Muara Komam
Tanah Grogot, 30 Juli 2025 – Melanjutkan komitmen dalam meringankan beban korban kebakaran di RT 09 RW 02 Desa Pelampitan, Kecamatan Muara Komam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan tahap lanjutan. Bantuan uang tunai sebesar Rp2,5 juta per keluarga korban ini merupakan hasil donasi yang dibuka hingga batas akhir 25 Juli 2025.
Setelah sebelumnya menyerahkan total Rp45 juta sebagai bantuan awal, kini setiap keluarga korban menerima dukungan finansial tambahan yang diharapkan dapat lebih membantu pemulihan mereka. Bantuan susulan ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Paser yang terus berupaya memastikan penanganan pasca-musibah berjalan optimal. Seperti diketahui, musibah kebakaran pada pertengahan Juli lalu telah menyebabkan kerugian besar bagi warga Desa Pelampitan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyatakan bahwa bantuan tahap kedua ini diharapkan dapat membantu para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak pasca-kebakaran. "Donasi yang terkumpul hingga 25 Juli lalu telah kami salurkan secara transparan. Dana Rp2,5 juta per keluarga ini semoga bisa digunakan untuk kebutuhan prioritas, seperti sewa tempat tinggal sementara atau pembelian perlengkapan rumah tangga yang sangat dibutuhkan," ujar H. Bachtiar Effendi.
Beliau juga menambahkan bahwa pendataan yang akurat telah dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran. "Ini adalah bentuk kepedulian berkelanjutan dari zakat yang diamanahkan masyarakat Paser. Kami berkomitmen untuk mendampingi saudara-saudari kita hingga mereka bisa kembali bangkit," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Paser, melalui dinas terkait, terus berkoordinasi erat dengan BAZNAS dalam upaya pemulihan pasca-kebakaran, termasuk rencana rehabilitasi hunian dan pendampingan psikososial. Sinergi ini menegaskan kesiapsiagaan dan kepedulian pemerintah daerah bersama lembaga amil zakat dalam merespons bencana dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
BERITA30/07/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Tutup Rakorda Zakat Kaltim dengan Komitmen Penguatan Resolusi dan Implementasi Program Strategis
Sangatta, 29 Juli 2025 – Kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Zakat Se-Kalimantan Timur di Sangatta berakhir pada hari ini, Selasa 29 Juli 2025. Perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser secara aktif mengikuti seluruh agenda di hari terakhir yang berfokus pada perumusan langkah strategis ke depan.
Pada pagi hari, seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Paser turut serta dalam Rapat Pleno Penyusunan Resolusi. Sesi penting ini menjadi ajang pembahasan dan perumusan berbagai rekomendasi serta kesepakatan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja BAZNAS di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Diskusi intensif berlangsung, memastikan setiap poin resolusi dapat diterapkan secara efektif demi optimalisasi pengelolaan zakat.
Adapun beberapa poin penting yang menjadi fokus resolusi dan rencana kerja ke depan, terbagi dalam tiga bidang utama:
1. Bidang Pengumpulan:
Penguatan Regulasi Pengelolaan Zakat untuk peningkatan pengumpulan ZIS di Kalimantan Timur.
Optimalisasi penggunaan Teknologi Informatika dalam pengumpulan ZIS, yang mana BAZNAS Kabupaten Paser telah menunjukkan lonjakan keaktifan kantor digital sebesar 1025%.
Pelatihan strategi fundraising dana CSR Perusahaan.
Pengembangan jaringan guna meningkatkan jumlah pengumpulan.
Penyusunan laporan dan pertanggungjawaban pengumpulan Zakat dengan memaksimalkan penggunaan aplikasi SIMBA.
2. Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan:
Sinergi Program Pemberdayaan ZIS melalui program Zakat Community Development (ZCD).
Alokasi ZIS untuk pemberdayaan Mustahik minimal 40%.
Pembentukan layanan Aktif BAZNAS dan optimalisasi BAZNAS Tanggap Bencana.
Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Penyusunan standar kriteria dan pendataan Mustahik di Kalimantan Timur.
Penyusunan laporan dan pertanggungjawaban Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat dengan memaksimalkan penggunaan aplikasi SIMBA.
3. Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan:
Penyusunan dan penyeragaman laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Kaltim berbasis PSAK 409.
Penyusunan standar Biaya Umum Operasional Pengelolaan ZIS.
Pelatihan SIMBA untuk mendukung efisiensi operasional.
Penerapan dan optimalisasi Indeks Kepatuhan Syari'ah OPZ.
Pelaksanaan penyusunan rencana strategis pengelolaan Zakat dan evaluasi terhadap rencana pengelolaan Zakat.
Partisipasi BAZNAS Kabupaten Paser dalam perumusan resolusi ini menunjukkan dedikasi mereka dalam berkontribusi pada pengembangan ekosistem zakat yang lebih kuat dan terintegrasi di tingkat provinsi. Dengan capaian impresif sebelumnya dalam digitalisasi dan realisasi pengumpulan ZIS yang telah mencapai 45%, BAZNAS Kabupaten Paser semakin siap untuk menjadi pelopor dalam implementasi program-program strategis ini.
Rangkaian kegiatan Rakorda kemudian ditutup dengan Rapat Penutupan Rakor, yang menjadi momen refleksi dan penegasan komitmen seluruh peserta untuk mengimplementasikan hasil-hasil pertemuan. BAZNAS Kabupaten Paser siap membawa pulang berbagai ilmu, strategi, dan resolusi yang telah disepakati untuk diterapkan di daerahnya, demi terwujudnya pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA29/07/2025 | iqbal zulkarnain
RAKORDA ZAKAT KALTIM: BAZNAS Paser Ukir Sejarah! Keaktifan Kantor Digital Melonjak 1025%, Realisasi Pengumpulan ZIS Capai 45%, Komitmen Kuat Modernisasi Pengelolaan Zakat
Sangatta, 28 Juli 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menunjukkan komitmen kuat dan capaian signifikan dalam pengelolaan zakat, terutama dalam adopsi teknologi digital. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Se-Kalimantan Timur yang berlangsung di Hotel Grand Victoria, Sangatta, dari tanggal 27 hingga 29 Juli 2025.
Rakorda ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan strategi pengelolaan zakat di tingkat provinsi, serta mengevaluasi kinerja BAZNAS se-Kalimantan Timur. Perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser secara aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan materi yang disajikan.
Pada hari Senin, 28 Juli 2025, agenda dimulai dengan sesi penting "Evaluasi Kinerja dan Pelaporan Pengelolaan Zakat Tahun 2024 dan Semester I Tahun 2025" yang disampaikan oleh Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, M.S.PEC., Ph.D. CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Kaltim. Dalam sesi ini, Prof. Hosen tidak hanya memaparkan evaluasi kinerja secara umum, tetapi juga secara spesifik mendata BAZNAS mana saja yang belum optimal dalam menggunakan kantor digital.
Dalam kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Paser mendapat apresiasi tinggi atas kinerjanya dalam digitalisasi, dengan mencatat kenaikan keaktifan kantor digital sebesar 1025% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan adaptasi dan inovasi yang luar biasa dalam memanfaatkan teknologi untuk efisiensi dan akuntabilitas.
Selain evaluasi digitalisasi, Rakorda juga mendiskusikan berbagai aspek krusial pengelolaan zakat, termasuk pembahasan mengenai data on-balance sheet dan off-balance sheet, strategi pengumpulan zakat dalam bentuk sapi qurban, program menara masjid, hingga capaian realisasi pengumpulan secara keseluruhan. Untuk BAZNAS Kabupaten Paser, realisasi pengumpulan telah mencapai 45% dari target yang ditetapkan, menunjukkan progres yang baik.
Setelah jeda kopi, seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Paser melanjutkan dengan materi "Data Kelola Zakat, Infak dan Shadaqah di Provinsi Kalimantan Timur yang menerapkan 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI)". Materi yang dibawakan oleh SAI Baznas Provinsi Kalimantan Timur ini menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pengelolaan ZIS, sejalan dengan prinsip-prinsip syariah dan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Sore harinya, setelah istirahat Ashar, agenda dilanjutkan dengan Penyusunan dan Lanjutan Penyusunan Draft RKAT (Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan) Tahun 2026 yang dipandu oleh tim dari BAZNAS RI. Partisipasi aktif BAZNAS Kabupaten Paser dalam sesi ini menjadi krusial untuk menyusun program kerja dan anggaran yang selaras dengan visi nasional dan kebutuhan lokal, memastikan efektivitas penyaluran zakat di masa mendatang.
Memasuki malam, seluruh peserta, termasuk perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser, mengikuti sesi "Penguatan Arah dan Strategi Kebijakan Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Zakat". Materi vital ini disampaikan oleh Prof. Dr. H. Waryono A. G., S.Ag., M.Ag., Direktur Zakat Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia. Sesi ini memberikan arahan strategis untuk memperkuat tata kelola zakat, meningkatkan pengawasan, dan memastikan pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya.
Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Paser dalam setiap materi dan sesi ini, ditambah dengan capaian luar biasa dalam digitalisasi dan realisasi pengumpulan, menegaskan komitmen kuat mereka dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di wilayahnya. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari Rakorda ini dapat diaplikasikan secara optimal untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi mustahik di Kabupaten Paser.
BERITA28/07/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Hadiri Rakorda BAZNAS se-Kaltim di Sanggata, Perkuat Sinergi Kelola Zakat
Sangatta, Kutim – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Kalimantan Timur (Kaltim) yang diselenggarakan di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, dari tanggal 27 hingga 29 Juli 2025. Acara ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja, memperkuat sinergi, dan menyusun program pengelolaan zakat di seluruh Kaltim.
Rakorda tahun ini mengusung tema “Memperkuat BAZNAS Kaltim dalam Mendukung Asta Cita dan Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas,” yang mencerminkan tekad BAZNAS untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Kolaborasi dan Prinsip Pengelolaan Zakat
Acara dibuka oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang mewakili Gubernur Kaltim. Dalam sambutannya, Ardiansyah menyampaikan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah agar program zakat dapat selaras dengan arah pembangunan. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan secara akuntabel, terukur, dan berbasis data yang valid.
Dalam sesi pengarahan, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, Ahmad Sudrajat, menegaskan tiga prinsip utama dalam pengelolaan zakat, yaitu:
Aman Syar'i: Sesuai dengan fatwa dan kaidah fikih Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Aman Regulasi: Tunduk pada hukum dan peraturan negara, seperti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011.
Aman NKRI: Berkontribusi nyata pada kesejahteraan bangsa, keadilan sosial, dan persatuan nasional.
Ketiga prinsip ini menjadi fondasi bagi BAZNAS di seluruh Kaltim dalam bekerja.
Potensi dan Tantangan Zakat di Kaltim
Ketua BAZNAS Kaltim, Ahmad Nabhan, menyebutkan bahwa potensi zakat di Kaltim sangat besar, terutama dari kalangan ASN, swasta, dan pelaku usaha mandiri. Ia menambahkan, pada tahun 2024, BAZNAS se-Kaltim berhasil menghimpun dana sebesar 175 miliar rupiah. Nabhan juga menyoroti Kabupaten Kutai Timur sebagai contoh keberhasilan dalam pengelolaan zakat, yang berhasil mengumpulkan zakat sebesar 1,9 miliar rupiah per bulan dari ASN.
Meskipun demikian, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti meningkatkan partisipasi para muzaki (pembayar zakat) dan memperkuat regulasi daerah agar pengelolaan zakat lebih terarah dan berkelanjutan.
Rekomendasi dan Rencana Tindak Lanjut
Rakorda ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi dan strategi baru untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat. Pembahasan utama dalam Rakorda meliputi:
Evaluasi Kinerja dan capaian program tahun 2024.
Sinkronisasi Program antara pusat dan daerah.
Penguatan Tata Kelola dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Rekomendasi dan Rencana Tindak Lanjut untuk memperkuat dampak zakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, melihat pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi dan strategi dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, zakat tidak hanya sekadar ibadah, melainkan investasi strategis untuk masa depan Kabupaten Paser.
Bachtiar Effendi menyoroti pentingnya kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah, sebagaimana yang ditekankan dalam Rakorda. Menurutnya, BAZNAS harus bekerja selaras dengan program pembangunan daerah, terutama dalam hal pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.
"Kami mendukung penuh arahan dari BAZNAS RI dan Gubernur Kaltim yang disampaikan dalam Rakorda. Pengelolaan zakat harus dilakukan secara akuntabel, terukur, dan berbasis data yang valid. Hal ini untuk memastikan setiap rupiah yang terkumpul bisa memberikan manfaat maksimal," ujar Bachtiar.
Bapak Bachtiar Effendi menyambut baik tema Rakorda, "Memperkuat BAZNAS Kaltim dalam Mendukung Asta Cita dan Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas." Menurutnya, visi ini sejalan dengan komitmen BAZNAS Paser untuk berinvestasi pada masa depan, khususnya melalui program pendidikan.
"Kami yakin, dengan sinergi yang kuat dan pengelolaan yang profesional, zakat bisa menjadi instrumen penting dalam mencetak generasi unggul yang cerdas dan berakhlak mulia di Kabupaten Paser," pungkasnya.
Dengan kolaborasi yang kuat, BAZNAS diharapkan tidak hanya berfokus pada kegiatan konsumtif, tetapi juga mengarahkan zakat untuk program pemberdayaan ekonomi produktif, seperti bantuan modal usaha mikro, pelatihan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan berbasis syariah. Hal ini sejalan dengan upaya BAZNAS untuk membantu pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan menciptakan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
BERITA27/07/2025 | iqbal zulkarnain

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Paser.
Lihat Daftar Rekening →