WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Azril Rafisqi Wannis, Siswa SDN 001 Pasir Belengkong

Tanah Grogot, 4 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Azril Rafisqi Wannis, siswa SDN 001 Pasir Belengkong, untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah guna menunjang kegiatan belajarnya.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Azril Rafisqi Wannis tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan ayah sebagai pengemudi mobil tangki, sementara ibu berstatus ibu rumah tangga.

Penghasilan keluarga dalam beberapa bulan terakhir berkisar sekitar Rp2.000.000 per bulan, bahkan pada waktu tertentu hanya mencapai sekitar Rp1.000.000 per bulan. Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi enam anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam permohonannya, Azril Rafisqi Wannis membutuhkan bantuan berupa seragam sekolah untuk menunjang kegiatan belajar. Keterbatasan ekonomi keluarga menyebabkan kebutuhan tersebut cukup sulit dipenuhi, sementara seragam sekolah merupakan perlengkapan penting yang diperlukan dalam proses pendidikan sehari-hari.

Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, BAZNAS Kabupaten Paser menilai bahwa Azril Rafisqi Wannis layak menerima bantuan pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan Azril.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa program bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS dalam mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

"Pendidikan merupakan investasi yang sangat penting bagi masa depan generasi muda. Melalui bantuan ini, kami berharap kebutuhan sekolah Azril dapat terpenuhi sehingga ia dapat belajar dengan lebih nyaman dan semangat dalam meraih cita-citanya. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS kami salurkan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi dan survei lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi ekonomi keluarga Azril menunjukkan perlunya dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga serta memberikan motivasi kepada Azril untuk terus belajar dan berprestasi. Semoga bantuan yang diberikan menjadi penyemangat untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung terciptanya generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

 
04/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Ahmad Rahmi

Tanah Grogot, 3 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan di bidang pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ahmad Rahmi untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah dan perlengkapan belajar guna menunjang kegiatan pendidikannya.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Ahmad Rahmi tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan kedua orang tuanya sebagai petani padi di lahan milik orang lain. Hasil panen yang diperoleh dijual dengan nilai sekitar Rp200.000 per karung dan rata-rata dilakukan dua kali dalam sebulan.

Selain bertani, ayah Ahmad Rahmi juga menerima pekerjaan tambahan sebagai pemasang serobong pada berbagai acara masyarakat dengan upah sekitar Rp150.000 setiap pemasangan. Dalam satu bulan, pekerjaan tersebut biasanya diperoleh sebanyak dua hingga tiga kali. Penghasilan yang diperoleh keluarga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi empat anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam permohonannya, Ahmad Rahmi membutuhkan bantuan berupa seragam Pramuka, sepatu sekolah, serta satu pak buku tulis panjang untuk menunjang kegiatan belajar. Dengan keterbatasan ekonomi yang dimiliki keluarga, pemenuhan kebutuhan pendidikan tersebut menjadi cukup berat untuk dipenuhi secara mandiri.

Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, BAZNAS Kabupaten Paser menilai bahwa Ahmad Rahmi layak menerima bantuan pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan Ahmad Rahmi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah Ahmad Rahmi sehingga ia dapat belajar dengan lebih nyaman dan semangat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS kami salurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses survei dan verifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi ekonomi keluarga Ahmad Rahmi menunjukkan perlunya dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga dan memberikan motivasi kepada Ahmad Rahmi untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-citanya di masa depan," tuturnya.

 

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung terciptanya generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

03/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Selvia Ramadhani Jalani Pemeriksaan dan Rencana Operasi Telinga

Tanah Grogot, 2 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada Selvia Ramadhani, seorang anak yang mengalami gangguan pendengaran sejak lahir dan memerlukan pemeriksaan lanjutan serta rencana tindakan medis di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Selvia tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan menjaga kedai di tempat pencucian mobil dengan penghasilan sekitar Rp325.000 per minggu atau sekitar Rp1.300.000 per bulan. Selain itu, ayah sambung Selvia juga bekerja serabutan sebagai pemasang tenda dengan penghasilan yang tidak menentu.

Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi lima anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga mengalami kesulitan untuk membiayai perjalanan dan kebutuhan pendukung pengobatan Selvia.

Berdasarkan keterangan keluarga, Selvia mengalami kelainan pada telinga sejak lahir. Telinga sebelah kiri tertutup, sedangkan telinga sebelah kanan hanya memiliki lubang kecil sebesar biji kacang hijau. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan pendengarannya sangat terbatas. Meskipun demikian, Selvia tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ia diketahui sudah mampu menulis dengan baik, meskipun masih mengalami kesulitan dalam membaca akibat keterbatasan pendengaran yang dialaminya.

Keluarga berencana membawa Selvia ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan konsultasi terkait tindakan operasi. Perjalanan tersebut direncanakan dilakukan bersama neneknya menggunakan kendaraan sewaan. Biaya sewa mobil diperkirakan mencapai Rp400.000 untuk sekali perjalanan, belum termasuk biaya bahan bakar dan kebutuhan lainnya selama proses pengobatan.

Setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan Selvia, keterbatasan ekonomi keluarga, serta urgensi kebutuhan yang diajukan, hasil survei menunjukkan bahwa Selvia Ramadhani layak menerima bantuan kesehatan dari BAZNAS Kabupaten Paser.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa bantuan kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan.

"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki, BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Selvia sehingga proses pemeriksaan dan pengobatan dapat berjalan dengan baik serta memberikan harapan bagi masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi yang dialami Selvia membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan transportasi dan biaya pendukung selama proses pemeriksaan kesehatan di Banjarmasin. Semoga Selvia diberikan kemudahan dalam menjalani pengobatan dan memperoleh hasil yang terbaik sehingga dapat tumbuh dan belajar dengan lebih optimal," tuturnya.

 

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada bidang kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung upaya pengobatan yang akan dijalani oleh Selvia Ramadhani.

02/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Yulandari Putri Sri Rezeki

Tanah Grogot, 1 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada Yulandari Putri Sri Rezeki. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah yang diperlukan dalam menunjang kegiatan belajar.

Bantuan ini disalurkan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Yulandari tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari sektor pertanian dengan lahan milik sendiri yang menghasilkan sekitar Rp8.000.000 setiap empat bulan sekali. Selain itu, ibu Yulandari yang berstatus ibu rumah tangga juga aktif sebagai kader posyandu dengan insentif sebesar Rp200.000 per bulan.

Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi lima anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kondisi tersebut, kemampuan ekonomi keluarga masih terbatas untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang mendesak, khususnya kebutuhan pendidikan.

Permohonan bantuan yang diajukan kepada BAZNAS Kabupaten Paser meliputi kebutuhan seragam sekolah berupa baju pramuka, rok pramuka, dan baju putih. Setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga, jumlah tanggungan, serta urgensi kebutuhan yang diajukan, hasil survei menunjukkan bahwa Yulandari Putri Sri Rezeki layak menerima bantuan pendidikan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki kepada BAZNAS, kami berupaya menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan Yulandari Putri Sri Rezeki sehingga dapat belajar dengan lebih nyaman, semangat, dan terus berprestasi dalam meraih cita-citanya. Pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi penerus bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Hasil survei menunjukkan bahwa keluarga Yulandari memiliki keterbatasan ekonomi dengan tanggungan keluarga yang cukup besar. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Paser memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan seragam sekolah yang diperlukan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan memberikan motivasi kepada Yulandari untuk terus melanjutkan pendidikannya dengan baik," tuturnya.

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung keberlangsungan pendidikan Yulandari Putri Sri Rezeki dalam meraih masa depan yang lebih baik.

01/07/2026 | Kontributor: iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Hamdani, Pedagang Kerupuk yang Berjuang Memenuhi Kebutuhan Keluarga

Paser, 30 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Bapak Hamdani, seorang warga yang terus berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarga melalui usaha kecil berjualan kerupuk.

Dalam kesehariannya, Hamdani mencari nafkah dengan menjual kerupuk di sekitar area SPBU. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap berusaha menjalankan pekerjaannya sambil mengasuh dan membawa anaknya saat berjualan.

Penghasilan dari usaha tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Namun, kondisi pendapatan yang tidak selalu mencukupi membuat Hamdani mengalami kesulitan dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan pangan keluarga.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser memberikan bantuan biaya hidup untuk membantu meringankan beban Hamdani dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Paser kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus wujud penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan bahwa bantuan sosial dan kemanusiaan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima. Zakat yang ditunaikan masyarakat menjadi kekuatan untuk membantu sesama,” ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kepada para mustahik yang membutuhkan.

 

Zakat Menguatkan Indonesia.

30/06/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain

Berita Terbaru

Langkah Awal Kepedulian Sosial: Puskesmas Senaken Salurkan Zakat dan Infak Perdana ke BAZNAS Kabupaten Paser
Langkah Awal Kepedulian Sosial: Puskesmas Senaken Salurkan Zakat dan Infak Perdana ke BAZNAS Kabupaten Paser
TANAH GROGOT, 04 Juni 2025 – Momentum penting terukir di dunia kesehatan dan filantropi Paser hari ini. Untuk pertama kalinya, Puskesmas Senaken secara resmi menyalurkan zakat dan infak dari para pegawainya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser. Penyerahan dana sosial ini menandai sebuah langkah awal kepedulian yang kuat dari institusi kesehatan tersebut. Penyaluran zakat dan infak perdana ini dilakukan dengan mengirimkan dananya melalui rekening Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) ke BAZNAS Kabupaten Paser. Langkah ini diketahui oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Bapak Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, yang berkantor di Jalan Sultan Ibrahim Khalilluddin No. 101. Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Senaken, dr. Riska Ulfah, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya inisiatif ini. "Ini adalah momen yang kami nantikan, sebagai wujud nyata dari komitmen kami di Puskesmas Senaken untuk tidak hanya melayani kesehatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan sosial melalui zakat dan infak. Kami berharap, langkah perdana ini akan menjadi pembuka bagi kontribusi-kontribusi selanjutnya yang lebih besar," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kesadaran berzakat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh staf dan tenaga medis di lingkungan Puskesmas Senaken. Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Bapak Ir. H. Bachtiar Effendi, MT menyampaikan apresiasi yang mendalam. "Kami sangat menyambut baik dan berterima kasih atas inisiatif perdana dari Puskesmas Senaken ini. Ini menunjukkan peningkatan kesadaran berzakat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di sektor kesehatan. Kepercayaan ini menjadi amanah besar bagi kami untuk menyalurkannya secara transparan dan tepat sasaran," jelasnya. Beliau melanjutkan bahwa dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Paser, mencakup bantuan pendidikan ("Paser Cerdas"), bantuan kesehatan ('Paser Sehat"), program ekonomi ('Paser Sejahtera), bantuan konsumtif faqir miskin hingga penanggulangan bencana ('Paser Peduli). "Setiap rupiah yang kami terima dari Puskesmas Senaken ini akan kami gunakan semaksimal mungkin untuk membantu mustahik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Paser," pungkasnya. Langkah perdana Puskesmas Senaken ini diharapkan tidak hanya menjadi contoh, tetapi juga inspirasi bagi instansi dan lembaga lain di Kabupaten Paser untuk turut serta aktif dalam gerakan berzakat dan berinfak, demi terwujudnya masyarakat Paser yang lebih berdaya dan sejahtera.
BERITA04/06/2025 | iqbal zulkarnain
Seluruh Pegawai di PDAM Tanah Grogot Rutin Salurkan Zakat dan Infak ke Baznas Paser: Contoh Nyata Kepedulian Pegawai
Seluruh Pegawai di PDAM Tanah Grogot Rutin Salurkan Zakat dan Infak ke Baznas Paser: Contoh Nyata Kepedulian Pegawai
TANAH GROGOT, 03 JUNI 2025 – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PDAM Tanah Grogot menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. UPZ PDAM Tanah Grogot berhasil menyerahkan zakat dan infak kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Paser. Dana mulia ini terkumpul dari partisipasi aktif 130 pegawai PDAM Tanah Grogot yang berlokasi di Jl. Panjaitan No. 67 KM 04 Tanah Grogot. Penyerahan ini bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan cerminan nyata kepedulian sosial dan ketaatan beragama yang tinggi dari seluruh insan PDAM Tanah Grogot. Hal ini disampaikan oleh Ketua UPZ PDAM Tanah Grogot, Misriati, yang didampingi oleh Dedi selaku Bendahara dan Halimah sebagai Sekretaris UPZ. "Kami sangat bersyukur atas partisipasi aktif seluruh pegawai PDAM Tanah Grogot dalam menunaikan zakat dan infak. Ini menunjukkan bahwa semangat berbagi dan peduli sesama telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kerja kami. Semoga dana yang terkumpul ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Paser yang membutuhkan, terutama melalui program-program Baznas," ujar Misriati penuh kebanggaan. Baznas Kabupaten Paser menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya penyaluran zakat dan infak dari UPZ PDAM Tanah Grogot ini. Pihak Baznas menegaskan komitmennya untuk menyalurkan dana tersebut secara transparan dan tepat sasaran kepada para mustahik, sesuai dengan syariat Islam. Kolaborasi yang apik antara UPZ PDAM Tanah Grogot dan Baznas Kabupaten Paser ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh inspiratif bagi institusi lain. Ini adalah bukti bahwa dengan sinergi dan semangat kebersamaan, potensi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan masing-masing dapat dioptimalkan demi terwujudnya kesejahteraan umat.
BERITA03/06/2025 | iqbal zulkarnain
Kecamatan Batu Engau Salurkan Zakat Mal ke Baznas Kabupaten Paser
Kecamatan Batu Engau Salurkan Zakat Mal ke Baznas Kabupaten Paser
Paser, 02 Juni 2025 – Kecamatan Batu Engau menunjukkan komitmen ganda terhadap pengelolaan zakat. Selain menyalurkan zakat mal yang terkumpul pada bulan Juni 2025 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Paser, Kecamatan Batu Engau juga mengajukan permohonan untuk pembuatan kepengurusan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Penyerahan zakat mal dan pengajuan UPZ ini diwakili oleh Bapak Armanda Pramana, S.Sos, selaku Penata Layanan Operasional dan Bendahara Kecamatan Batu Engau. Penyaluran zakat ini merupakan wujud kepedulian masyarakat dan aparatur Kecamatan Batu Engau, sementara pengajuan UPZ menandakan langkah proaktif dalam optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat di tingkat lokal. Bapak Armanda Pramana menyampaikan bahwa dana zakat yang diserahkan berasal dari pengumpulan di lingkungan Kecamatan Batu Engau. "Kami berharap zakat ini bermanfaat bagi para mustahik di Kabupaten Paser. Selain itu, dengan adanya UPZ di Kecamatan Batu Engau, kami berharap pengelolaan zakat bisa lebih terstruktur dan efektif, sehingga potensi zakat di wilayah kami dapat terhimpun secara maksimal dan disalurkan tepat sasaran," jelasnya. Baznas Kabupaten Paser menyambut baik inisiatif Kecamatan Batu Engau, baik dari sisi penyaluran zakat maupun pengajuan pembentukan UPZ. Pihak Baznas mengapresiasi kesadaran berzakat yang tinggi dan upaya proaktif dalam mengelola dana umat. Dana yang terkumpul akan dikelola secara transparan dan profesional untuk disalurkan kepada mereka yang berhak. Sementara itu, permohonan pembentukan UPZ akan segera diproses sesuai prosedur yang berlaku, dengan harapan dapat memperkuat jaringan pengumpul zakat di seluruh Kabupaten Paser. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga zakat, diharapkan kesejahteraan umat dapat meningkat dan keadilan sosial di Kabupaten Paser semakin terwujud.
BERITA02/06/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Hadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda STIT Ibnu Rusyd, Dihadiri Tokoh Penting dan Diberi Perhatian Rektor UIN Antasari
BAZNAS Kabupaten Paser Hadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda STIT Ibnu Rusyd, Dihadiri Tokoh Penting dan Diberi Perhatian Rektor UIN Antasari
PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menunjukkan dukungan penuh terhadap dunia pendidikan di daerah dengan menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-20 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Rusyd. Acara sakral ini digelar pada Sabtu, 1 Juni 2025 (bertepatan dengan 5 Dzulhijjah 1446 H), dan menjadi momen penting perayaan kelulusan mahasiswa dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris dan Program Studi Pendidikan Agama Islam Tahun Akademik 2024/2025. Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, dalam acara wisuda ini merupakan bentuk apresiasi dan komitmen berkelanjutan lembaga terhadap kemajuan pendidikan di Paser. BAZNAS senantiasa melihat pendidikan sebagai salah satu pilar utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, sejalan dengan berbagai program bantuan pendidikan yang telah digulirkan, seperti "Paser Cerdas" yang membantu perlengkapan sekolah hingga tunggakan SPP. Momen penting ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh terkemuka. Terlihat Ustadz Slamet Arif, S.Sy. sebagai Ketua MUI Kabupaten Paser, yang menunjukkan sinergi antara ulama dan lembaga zakat. Selain itu, kehadiran Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA, Rektor UIN Antasari Banjarmasin, juga menjadi sorotan, di mana beliau bahkan sempat memberikan perhatian khusus kepada BAZNAS, sebuah indikasi pengakuan atas peran BAZNAS dalam mendukung ekosistem pendidikan. Tak ketinggalan, Pembina Yayasan STIT Ibnu Rusyd turut hadir, menunjukkan soliditas dalam lingkungan akademik. Yang menarik, di antara deretan wisudawan yang berbahagia, ada juga yang sering menjadi relawan BAZNAS Kabupaten Paser, seperti Bagus, Sayyidah, Andi Mira, Ruslandi, dan Rusdi. Kehadiran mereka menambah kebanggaan dan menunjukkan sinergi kuat antara dunia akademik dan aksi sosial kemanusiaan yang digalakkan BAZNAS. "Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari momen kebahagiaan ini. Wisuda ini adalah bukti nyata kerja keras para mahasiswa dan dukungan dari institusi pendidikan," ujar Ir. H. Bachtiar Effendi, MT. "Kehadiran kami di sini juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berupaya menjadi mitra strategis bagi lembaga pendidikan dan para pelajar, memastikan tidak ada lagi anak bangsa yang terhambat meraih cita-citanya karena keterbatasan biaya." Momen wisuda ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif. BAZNAS Kabupaten Paser berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan umat untuk berbagai sektor kemaslahatan, dengan pendidikan sebagai salah satu prioritas utamanya. Diharapkan, lulusan STIT Ibnu Rusyd dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan menjadi agen perubahan positif di masyarakat.
BERITA01/06/2025 | iqbal zulkarnain
Ahli Presiden Buka Suara: BAZNAS Kabupaten Paser Tegaskan Diri Bukan 'Superbody', Melainkan Pelaksana Amanat Legislasi yang Teguh
Ahli Presiden Buka Suara: BAZNAS Kabupaten Paser Tegaskan Diri Bukan 'Superbody', Melainkan Pelaksana Amanat Legislasi yang Teguh
PASER – Kabut kesalahpahaman yang sempat menyelimuti peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kini mulai tersingkap, seiring dengan terang benderangnya pernyataan Ahli Presiden, Wahiduddin Adams, di Mahkamah Konstitusi. BAZNAS Kabupaten Paser juga dengan lugas menegaskan posisinya, bukan sebagai 'superbody' yang berkuasa mutlak, melainkan sebagai prajurit setia yang mengemban amanat legislasi di bawah panji pembinaan Kementerian Agama. "Uraian Bapak Wahiduddin Adams adalah cahaya yang menerangi duduk perkara ini, menguatkan keyakinan kami bahwa BAZNAS, termasuk di daerah, adalah bagian integral dari sistem tata kelola zakat yang telah terancang rapi," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. "Kami ini bukan kapal tanpa nahkoda, melainkan perahu yang berlayar mengikuti kompas regulasi yang ditetapkan oleh Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, hingga Peraturan Menteri Agama." BAZNAS Kabupaten Paser menjelaskan, kewenangan yang dimiliki bagaikan sayap yang terbatas, hanya untuk terbang dalam koridor pelaksanaan mandat. "Kami tidak memiliki kekuasaan yang melampaui batas. Jangankan kekuasaan absolut, untuk menjatuhkan sanksi pun tangan kami terikat pada aturan yang sangat terbatas, dan setiap gerak-gerik kami tak lepas dari pantauan Kementerian Agama," tambah perwakilan BAZNAS. Sebagai penjaga gawang amanah zakat, fokus utama BAZNAS Kabupaten Paser adalah pada operasionalisasi: merencanakan, mengumpulkan, mendistribusikan, dan mendayagunakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan profesionalisme tinggi. Hal ini sejalan dengan spirit Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang bukanlah kitab fikih, melainkan peta administratif untuk tata kelola. "Kami adalah tangan-tangan amanah yang bekerja keras memastikan setiap tetes zakat sampai kepada yang berhak. Kami bukanlah entitas yang berdiri sendiri di luar sistem hukum yang ada, melainkan bagian dari mekanisme yang terintegrasi dan diawasi ketat," papar BAZNAS Kabupaten Paser. "Dengan demikian, pengelolaan zakat di Indonesia, termasuk di Paser, dapat terus berjalan di atas rel transparansi dan akuntabilitas." BAZNAS Kabupaten Paser berkomitmen penuh untuk terus berlayar dalam koridor hukum, membuktikan bahwa sistem pengelolaan zakat adalah kekuatan nyata yang menyejahterakan umat, berlandaskan integritas dan kepatuhan.
BERITA31/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser: Menyalakan Lentera Pendidikan Zahra Nur Aini Melalui Program "Paser Cerdas"
BAZNAS Kabupaten Paser: Menyalakan Lentera Pendidikan Zahra Nur Aini Melalui Program "Paser Cerdas"
PASER – Setiap anak adalah tunas bangsa yang berhak tumbuh mekar. Demi memastikan tidak ada tunas yang layu karena keterbatasan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser terus bergerak, kali ini melalui program andalan "Paser Cerdas" yang menyentuh hati Zahra Nur Aini dengan bantuan perlengkapan sekolah. Senyum tipis di wajah Zahra adalah cerminan sebuah beban yang terangkat. BAZNAS Kabupaten Paser telah membantu Zahra Nur Aini mendapatkan sepasang sepatu baru dan seragam sekolah. Bantuan ini, seperti embun pagi yang menyegarkan, hadir untuk meringankan langkahnya menuju gerbang ilmu. Perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar pemberian materi, melainkan jembatan asa bagi masa depan. "Kami berharap, dengan perlengkapan yang layak ini, Zahra Nur Aini dapat menapaki setiap jenjang pendidikan dengan lebih percaya diri dan semangat baru," ungkap perwakilan BAZNAS. Program "Paser Cerdas" merupakan perwujudan nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat yang dikelola BAZNAS. Dana ini disalurkan secara transparan dan akuntabel, memastikan setiap rupiah memberikan dampak positif yang maksimal bagi para mustahik yang telah melalui proses verifikasi. BAZNAS Kabupaten Paser akan terus menjadi sayap pelindung bagi anak-anak bangsa, memastikan impian mereka tetap terbang tinggi.
BERITA30/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Tegaskan Komitmen pada Filosofi Maslahat-Oriented dalam Pengelolaan Zakat, Sejalan dengan Pandangan Dr. Irfan Syauqi Beik
BAZNAS Kabupaten Paser Tegaskan Komitmen pada Filosofi Maslahat-Oriented dalam Pengelolaan Zakat, Sejalan dengan Pandangan Dr. Irfan Syauqi Beik
PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menyambut baik dan menegaskan relevansi pandangan Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Dr. Irfan Syauqi Beik, terkait filosofi pengelolaan zakat yang harus berorientasi pada kemaslahatan (maslahat-oriented), bukan keuntungan (profit-oriented). Pernyataan Dr. Irfan Syauqi Beik yang disampaikan di Mahkamah Konstitusi pada Rabu (28/5/2025) tersebut, dinilai sejalan dengan prinsip-prinsip dasar yang dipegang teguh oleh BAZNAS Kabupaten Paser. "Kami sangat sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Dr. Irfan Syauqi Beik bahwa zakat memiliki dimensi yang sangat luas, meliputi aspek spiritual, sosial ekonomi, dan politik. Oleh karena itu, logika pengelolaan zakat tidak bisa disamakan dengan bisnis yang berorientasi profit. Hakikat zakat adalah mencapai kemaslahatan bagi umat," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. BAZNAS Kabupaten Paser secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap programnya, memastikan bahwa pengelolaan zakat tetap pada ruh dan esensi dasarnya, yaitu sebagai kewajiban agama yang bertujuan untuk menyejahterakan mustahik. Program-program seperti "Paser Cerdas", bantuan penanganan stunting, dan bantuan biaya hidup bagi fakir adalah bukti nyata orientasi kemaslahatan yang diutamakan. Pandangan Dr. Irfan Syauqi Beik mengenai perlunya kehati-hatian dalam mengadopsi pendekatan komersial dan penolakannya terhadap anggapan bahwa zakat bisa dikelola seperti sektor usaha yang saling bersaing, sangat relevan bagi BAZNAS Kabupaten Paser. "Kami percaya bahwa sistem zakat harus dibangun berdasarkan filosofi 'satu tubuh', di mana negara dan masyarakat memiliki peran yang terintegrasi dan bersinergi, bukan bersaing. Negara, dalam hal ini BAZNAS sebagai kepanjangan tangan negara, berperan sebagai 'kapten' yang mengkoordinasikan seluruh potensi zakat," tambah perwakilan BAZNAS. BAZNAS Kabupaten Paser juga mendukung penuh pentingnya membangun integrasi ekosistem zakat yang melibatkan seluruh lembaga pengelola zakat lainnya secara selaras. Komunikasi dan kesepahaman antarlembaga harus terus dibangun dengan kokoh berdasarkan filosofi zakat yang kuat, bukan sekadar mengadopsi istilah tanpa pemahaman esensinya. Dengan visi ini, BAZNAS Kabupaten Paser optimistis Indonesia, khususnya Kabupaten Paser, dapat menjadi model ideal dalam pengelolaan zakat yang terpadu dan mampu memberikan dampak positif yang maksimal bagi kesejahteraan umat, sejalan dengan cita-cita besar yang disampaikan oleh Dr. Irfan Syauqi Beik.
BERITA29/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Ikuti Bimtek Laporan Kinerja Kemenag, Wakil Ketua III Akmaluddin Hadir Siapkan Diri Raih Dana Operasional APBN 2025
BAZNAS Kabupaten Paser Ikuti Bimtek Laporan Kinerja Kemenag, Wakil Ketua III Akmaluddin Hadir Siapkan Diri Raih Dana Operasional APBN 2025
PASER – Guna memastikan akuntabilitas dan kelancaran operasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser aktif mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Laporan Kinerja. Kegiatan ini merupakan syarat penting bagi BAZNAS yang akan menerima bantuan dana operasional APBN dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2025. Bimtek bertajuk “Bimtek Kegiatan Pengisian Laporan Kinerja Untuk BAZNAS Penerima Bantuan APBN 2025 Kementerian Agama” ini diselenggarakan pada Selasa, 27 Mei 2025, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Paser dalam bimtek ini menunjukkan komitmen serius dalam memenuhi standar administrasi dan pelaporan yang ditetapkan oleh pemerintah. Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Paser, Bapak Akmaluddin, S.Pd.I, turut hadir dan aktif mengikuti jalannya bimtek. Laporan kinerja yang akurat dan transparan adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan publik dan dukungan dana dari APBN, yang pada akhirnya akan digunakan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada muzakki dan mustahik di Kabupaten Paser. "Partisipasi kami, termasuk kehadiran Bapak Akmaluddin, dalam bimtek ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa BAZNAS Kabupaten Paser siap menerima dan mengelola dana operasional dari APBN dengan sebaik-baiknya," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. "Pelaporan kinerja yang baik menjadi cerminan dari akuntabilitas kami sebagai lembaga pengelola zakat." Kegiatan ini diharapkan dapat membekali tim BAZNAS Kabupaten Paser dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menyusun laporan kinerja secara komprehensif, sehingga proses pengajuan dan pencairan dana operasional APBN 2025 dapat berjalan lancar. Dengan dukungan dana operasional ini, BAZNAS Kabupaten Paser akan semakin kuat dalam menjalankan berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA28/05/2025 | iqbal zulkarnain
Secercah Cahaya di Tengah Keterbatasan: BAZNAS Kabupaten Paser Hadirkan Bantuan Biaya Hidup untuk Ibu Sahri
Secercah Cahaya di Tengah Keterbatasan: BAZNAS Kabupaten Paser Hadirkan Bantuan Biaya Hidup untuk Ibu Sahri
PASER – Di tengah tantangan hidup yang kerap menghimpit, uluran tangan kebaikan selalu menjadi penawar. Inilah yang dirasakan oleh Ibu Sahri, seorang warga fakir yang kini dapat sedikit bernapas lega berkat bantuan langsung dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser. Dalam sebuah momen yang sederhana namun penuh makna, Ibu Sahri terlihat menerima sebuah amplop putih. Ini bukan sekadar uang, melainkan representasi dari kepedulian umat yang disalurkan melalui lembaga zakat. Wajah Ibu Sahri, yang tampak lugu dan sedikit terpancar garis lelah, mungkin menyimpan ribuan kisah perjuangan. Namun, di balik itu, ada secercah harapan yang kini kembali menyala. Bantuan biaya hidup ini, meskipun tidak besar, sangat berarti bagi mereka yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan dasar. BAZNAS Kabupaten Paser, dengan amanah dari para muzakki, bergerak cepat untuk memastikan bantuan ini sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. "Setiap rupiah yang kami salurkan adalah amanah dari para pembayar zakat, dan kami berusaha memastikan amanah itu sampai ke tangan yang tepat," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. "Bantuan biaya hidup ini diharapkan dapat meringankan beban Ibu Sahri dan memberinya kekuatan untuk terus menjalani hari." Inisiatif BAZNAS Kabupaten Paser dalam membantu mustahik seperti Ibu Sahri merupakan bentuk konkret dari perwujudan nilai-nilai solidaritas sosial dalam Islam. Ini adalah bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan transformatif, tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan dan keadilan sosial di masyarakat. BAZNAS Kabupaten Paser akan terus berkomitmen menjadi jembatan kebaikan ini, menyebarkan manfaat zakat hingga ke pelosok-pelosok Kabupaten Paser.
BERITA27/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Langsung untuk Bapak Bakri di Tanah Grogot
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Langsung untuk Bapak Bakri di Tanah Grogot
PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan langsung. Kali ini, bantuan diberikan kepada Bapak Bakri, seorang warga di Perum Perintis RT 007, Kecamatan Tanah Grogot. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS untuk membantu masyarakat fakir dan yang berada dalam kesulitan. Bapak Bakri menerima dana sebesar Rp 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah). dalam hal Penyaluran Bidang Kemanusiaan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya hidup yang selama ini membelitnya. Perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS. "Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menjangkau dan membantu saudara-saudara kita yang berada dalam kondisi kesulitan, seperti Bapak Bakri," ujar perwakilan BAZNAS. BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen untuk mengelola dana umat secara transparan dan akuntabel, memastikan setiap bantuan tersalurkan kepada mustahik yang benar-benar berhak dan membutuhkan. Kegiatan penyaluran bantuan langsung ini menjadi salah satu pilar BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan menciptakan kesejahteraan sosial di Kabupaten Paser.
BERITA26/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Terus Gelorakan Program "Paser Cerdas", bantu adik Nurul Qanita dengan Bantuan Perlengkapan Sekolah
BAZNAS Kabupaten Paser Terus Gelorakan Program "Paser Cerdas", bantu adik Nurul Qanita dengan Bantuan Perlengkapan Sekolah
PASER – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser dalam mendukung akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat terus diwujudkan melalui program unggulannya, "Paser Cerdas". Program ini hadir untuk meringankan beban orang tua dan memastikan anak-anak memiliki perlengkapan yang memadai untuk belajar. Salah satu penerima manfaat terbaru dari program ini adalah Nurul Qanita, seorang siswi dari SDN 022 Tanah Grogot yang beralamat di Sungai Tuak RT 010. Nurul Qanita menerima bantuan perlengkapan sekolah berupa satu set baju putih, satu rok putih, dan sepasang sepatu sekolah. Total bantuan yang diterima Nurul Qanita mencapai Rp380.000 Nurul Qanita yang mengenakan hijab cokelat muda dan baju merah muda, terlihat memegang kuitansi dan paket perlengkapan sekolahnya dengan tatapan polos namun penuh harap. Bantuan ini tidak hanya sebatas materi, melainkan wujud nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Paser dalam menanamkan semangat belajar dan memotivasi anak-anak untuk terus berprestasi. Diharapkan, dengan perlengkapan yang lengkap, Nurul Qanita dapat lebih fokus dan semangat dalam menempuh pendidikannya. Program "Paser Cerdas" merupakan bagian integral dari upaya BAZNAS Kabupaten Paser dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzakki. Setiap penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel, setelah melalui proses verifikasi mustahik yang ketat. BAZNAS Kabupaten Paser berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program-program pendidikan ini, demi terciptanya generasi muda yang cerdas, berdaya saing, dan siap membangun masa depan Kabupaten Paser yang lebih baik.
BERITA25/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Ajak Masyarakat Kuatkan Kepedulian Sosial Melalui Webinar Fikih Kurban Nasional
BAZNAS Kabupaten Paser Ajak Masyarakat Kuatkan Kepedulian Sosial Melalui Webinar Fikih Kurban Nasional
PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser secara aktif mengajak masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi dalam ibadah kurban. Hal ini diwujudkan dengan partisipasi aktif dalam Webinar Fikih Kurban Nasional bertema "Meneladani Ketaqwaan Nabi Ibrahim, Menguatkan Kepedulian Sosial melalui Ibadah Kurban," yang diselenggarakan oleh BAZNAS Pusat. Webinar yang bersifat gratis ini diadakan pada Jumat, 23 Mei 2025, pukul 15.20 s/d 16.35 WIB melalui platform Zoom. Kegiatan edukatif ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Asrorun Ni'am Sholeh, M.A, yang merupakan Ketua MUI Bidang Fatwa, serta Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A, selaku Ketua BAZNAS RI. Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Paser dalam mempromosikan dan mendorong masyarakat untuk mengikuti webinar ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan literasi keislaman dan pemahaman tentang pentingnya ibadah kurban, tidak hanya sebagai ritual keagamaan tetapi juga sebagai sarana penguatan kepedulian sosial dan pemberdayaan mustahik. "Ibadah kurban adalah manifestasi ketaqwaan dan solidaritas sosial. Melalui webinar ini, kami berharap masyarakat Paser dapat lebih memahami esensi kurban dan menyalurkan kurbannya melalui lembaga yang terpercaya seperti BAZNAS," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. Program "Kurban Berkah BAZNAS: Cahaya bagi Mudhohi dan Mustahik" ini memastikan penyaluran daging kurban dilakukan secara merata dan tepat sasaran, terutama kepada masyarakat di pelosok yang jarang merasakan manfaat dari ibadah kurban. Dengan demikian, semangat berkurban tidak hanya berhenti pada penyembelihan hewan, tetapi meluas menjadi jembatan kebaikan yang memberdayakan. BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen untuk menjadi fasilitator utama dalam pelaksanaan ibadah kurban yang efektif dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA24/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Tingkatkan Kompetensi Amil Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Nasional
BAZNAS Kabupaten Paser Tingkatkan Kompetensi Amil Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Nasional
JAKARTA – PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menunjukkan komitmennya yang tinggi dalam profesionalisme pengelolaan zakat dengan mengirimkan perwakilannya dalam kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi Amil Zakat Skema Kualifikasi 3 Bidang Pengelolaan Zakat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) BAZNAS dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS di Gedung BAZNAS Institute, Jakarta Timur. Pelatihan yang berlangsung selama empat hari, dari Senin s/d Kamis, tanggal 19-22 Mei 2025 ini, bertujuan untuk meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap Kerja para amil zakat. BAZNAS Kabupaten Paser mengutus Iqbal Zulkarnain, S.E.I, yang menjabat sebagai Pelaksana Bagian Administrasi, SDM, dan Umum, untuk mengikuti kegiatan strategis ini. Keikutsertaan Iqbal Zulkarnain ini sejalan dengan Surat Penawaran Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi Nomor B/3557/LSPB-NDEP/PIMN/KD.02.05/V/2025, yang menegaskan pentingnya standarisasi kompetensi bagi para pengelola zakat. Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan para amil dapat bekerja lebih profesional, akuntabel, dan efektif dalam mengelola serta mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada mustahik. "Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di BAZNAS adalah kunci utama untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang transparan dan memberikan dampak optimal bagi masyarakat," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. "Kami berharap, dengan pelatihan dan sertifikasi ini, amil kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada muzakki dan mustahik." Pengetahuan, keterampilan dan kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan untuk terus meningkatkan kinerja BAZNAS Kabupaten Paser dalam melayani umat dan mengentaskan kemiskinan di daerah.
BERITA23/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Dukung Penuh Ujian Kualifikasi Universitas Al-Azhar di Paser, Wujud Komitmen Pendidikan Umat
BAZNAS Kabupaten Paser Dukung Penuh Ujian Kualifikasi Universitas Al-Azhar di Paser, Wujud Komitmen Pendidikan Umat
PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap kemajuan pendidikan keagamaan di daerah. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS dalam Ujian Kualifikasi Universitas Al-Azhar, Mesir, tahun 2025 yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Paser. Kegiatan berskala regional ini dipusatkan di Aula MAN Paser pada Kamis (22/05), menghadirkan 24 peserta yang berasal dari dua provinsi, yakni Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Paser dalam acara bergengsi ini menggarisbawahi peran strategis lembaga zakat dalam mendukung ekosistem pendidikan Islam, bahkan hingga ke jenjang internasional. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser Bapak Ir. H. Bachtiar Effendi, MT dan Wakil Ketua II/IV H. Nashruddin, Lc.,M.Pd, turut hadir bersama berbagai elemen penting lainnya. Terlihat dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Paser, Bapak Romif Erwinadi, mewakili Pemerintah Daerah, serta Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Paser, Bapak Rusmadi, dari unsur Kementerian Agama. Selain itu, momen penting ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Paser, beberapa tokoh agama dan masyarakat, pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Kepala MAN Paser, Bapak Abd. Gafur Yusuf, selaku tuan rumah. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung peluang pendidikan berkualitas bagi putra-putri daerah. Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Paser dalam acara sebesar ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan moral, tetapi juga sebagai bagian dari visi BAZNAS untuk terus mengembangkan potensi sumber daya manusia melalui jalur pendidikan, termasuk pendidikan tinggi keagamaan. BAZNAS berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mencetak generasi muslim yang cerdas, berintegritas, dan mampu bersaing di kancah global.
BERITA22/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Selamatkan Masa Depan Pendidikan Siti Aisyah dengan Bantuan Tunggakan SPP
BAZNAS Kabupaten Paser Selamatkan Masa Depan Pendidikan Siti Aisyah dengan Bantuan Tunggakan SPP
PASER – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser dalam memastikan setiap anak memiliki akses terhadap pendidikan terus diwujudkan. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Paser menyalurkan bantuan pendidikan untuk melunasi tunggakan SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) sekolah atas nama Siti Aisyah. Penyaluran bantuan ini menjadi angin segar bagi Siti Aisyah. Dalam kuitansi resmi BAZNAS, tertera bahwa bantuan diserahkan kepada SITI AISYAH (Jl. Untung Suropati RT 002) dengan jumlah sebesar Rp 1.500.000 (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Bantuan ini secara spesifik ditujukan untuk Penyaluran Bidang Pendidikan / Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (penyelesaian tunggakan spp sekolah a/n Siti Aisyah. Penyerahan bantuan ini dilakukan pada tanggal 21 Maret 2025. Dalam gambar, terlihat seorang wanita, yang diduga merupakan orang tua atau wali dari Siti Aisyah, menunjukkan kuitansi bantuan dengan ekspresi wajah yang penuh rasa syukur dan haru. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan memastikan Siti Aisyah dapat melanjutkan pendidikannya tanpa terhalang masalah tunggakan biaya. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser [nama Ketua BAZNAS, jika diketahui] menyampaikan, "Program bantuan tunggakan SPP ini adalah bagian dari upaya kami untuk mencegah anak-anak putus sekolah karena masalah biaya. Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak, dan kami akan terus berupaya menjadi jembatan bagi mereka yang membutuhkan." Program ini merupakan salah satu implementasi nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan kepada BAZNAS Kabupaten Paser. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS berharap Siti Aisyah dapat kembali fokus belajar dan meraih cita-citanya di masa depan.
BERITA21/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Wujudkan Mimpi Pendidikan Melalui Program "Paser Cerdas"
BAZNAS Kabupaten Paser Wujudkan Mimpi Pendidikan Melalui Program "Paser Cerdas"
PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program unggulannya, "Paser Cerdas". Program ini berfokus pada penyediaan perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi dari keluarga kurang mampu, demi memastikan setiap anak memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas. Dua kisah inspiratif menjadi bukti nyata keberhasilan program ini. Salah satunya adalah Muhammad Fauzan Ismail, seorang siswa dari SMPN 2 Tanah Grogot. Fauzan menerima bantuan berupa satu set baju putih, celana biru, dan celana pramuka. Total bantuan yang diterima Fauzan senilai Rp 345.000. Wajah Fauzan tampak menunjukkan rasa syukur saat memegang kuitansi bantuan dan seragam barunya di dalam toko perlengkapan sekolah. Program "Paser Cerdas" ini merupakan wujud nyata BAZNAS Kabupaten Paser dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat untuk kemaslahatan umat, khususnya di sektor pendidikan. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menanamkan harapan dan kesempatan bagi generasi muda Paser untuk meraih cita-cita mereka. BAZNAS Kabupaten Paser secara transparan dan akuntabel mengelola dana ZIS, memastikan setiap bantuan tersalurkan tepat sasaran setelah melalui proses verifikasi. Diharapkan, semakin banyak anak-anak di Kabupaten Paser yang dapat merasakan manfaat dari program "Paser Cerdas" ini, sehingga dapat tercipta sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan.
BERITA20/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Lakukan Survei Langsung, Sentuh Hati Siti Ramlah
BAZNAS Kabupaten Paser Lakukan Survei Langsung, Sentuh Hati Siti Ramlah
PASER – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser dalam memastikan penyaluran dana zakat tepat sasaran kembali dibuktikan melalui kegiatan survei mustahik (penerima zakat) secara langsung. Kali ini, tim BAZNAS Kabupaten Paser menyambangi kediaman Ibu Siti Ramlah yang kondisinya membutuhkan uluran tangan. Dalam kunjungan tersebut, perwakilan BAZNAS terlihat berinteraksi langsung dengan Ibu Siti Ramlah. Ibu Siti Ramlah, seorang wanita lanjut usia yang tampak mengenakan mukena atau pakaian ibadah, terlihat tersenyum menyambut kedatangan tim. Latar belakang rumah yang terbuat dari kayu sederhana mengindikasikan kondisi kehidupan yang jauh dari kemewahan. Kegiatan survei ini adalah prosedur wajib BAZNAS untuk memverifikasi data dan kondisi mustahik sebelum penyaluran bantuan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang disalurkan benar-benar sampai kepada pihak yang paling berhak dan membutuhkan. "Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk melihat langsung kondisi mustahik kami, seperti Ibu Siti Ramlah. Dengan begitu, kami dapat memastikan bantuan yang akan kami berikan sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran," jelas perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. Kunjungan ini menegaskan peran aktif BAZNAS Kabupaten Paser dalam mengidentifikasi dan membantu masyarakat prasejahtera. Dengan pendekatan langsung seperti ini, BAZNAS berupaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat, sekaligus menjadi jembatan kebaikan antara muzakki dan mustahik. BAZNAS Kabupaten Paser terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka agar semakin banyak yang dapat merasakan manfaatnya.
BERITA19/05/2025 | iqbal zulkarnain
Kisah Haru Pak Pardi: BAZNAS Kabupaten Paser dan RT Bersatu, Sambangi Warga Fakir Sebatang Kara di Desa Padang Pangrapat
Kisah Haru Pak Pardi: BAZNAS Kabupaten Paser dan RT Bersatu, Sambangi Warga Fakir Sebatang Kara di Desa Padang Pangrapat
PASER – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser dalam memastikan penyaluran zakat tepat sasaran diwujudkan melalui kegiatan survei mustahik (penerima zakat) yang intensif. Belum lama ini, tim BAZNAS Kabupaten Paser, didampingi oleh perangkat desa setempat, mengunjungi Bapak Pardi, seorang warga lanjut usia yang hidup dalam kondisi fakir di Desa Padang. Kunjungan ini merupakan bagian dari prosedur standar BAZNAS sebelum memberikan bantuan, yaitu melakukan verifikasi langsung ke lapangan untuk memastikan kelayakan mustahik dan kondisi yang sebenarnya. Dalam kunjungan tersebut, perwakilan BAZNAS terlihat berinteraksi dengan Bapak Pardi yang tampak lemah tak berdaya, sembari mendengarkan kisah hidupnya yang memilukan. Berdasarkan informasi yang dihimpun tim, Bapak Pardi adalah warga transmigran yang telah tinggal di Desa Padang sejak tahun 1987. Mirisnya, beliau hidup sebatang kara dan tidak memiliki sanak saudara. Kondisi ini menempatkan Bapak Pardi dalam kategori mustahik yang sangat membutuhkan uluran tangan. "Kami sangat prihatin melihat kondisi Bapak Pardi. Beliau adalah salah satu potret nyata dari saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan perhatian dan bantuan," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. "Proses survei ini penting agar amanah zakat dari para muzakki (pemberi zakat) dapat tersalurkan secara tepat sasaran, kepada mereka yang benar-benar berhak dan sangat memerlukan." BAZNAS Kabupaten Paser berkomitmen untuk terus menjangkau dan membantu para mustahik seperti Bapak Pardi di seluruh wilayah Kabupaten Paser. Diharapkan, dengan bantuan yang akan diberikan, Bapak Pardi dapat merasakan sedikit kelegaan dan perhatian dari sesama. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat luas untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, demi terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA18/05/2025 | iqbal zulkarnain
Optimalisasi Peran Zakat: BAZNAS Paser Salurkan Bantuan Gizi untuk Anak-Anak di Desa Kertabumi
Optimalisasi Peran Zakat: BAZNAS Paser Salurkan Bantuan Gizi untuk Anak-Anak di Desa Kertabumi
PASER – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka stunting di daerah terus terwujud nyata. Kali ini, sentuhan kepedulian BAZNAS menyasar Desa Kertabumi, Kecamatan Kuaro dengan penyaluran bantuan gizi kepada keluarga yang membutuhkan. Dalam sebuah momen yang penuh kehangatan, terlihat seorang ibu dari Desa Kertabumi, yang dalam gambar menggendong seorang anak balita, menerima secara langsung paket bantuan dari BAZNAS Kabupaten Paser. Ibu tersebut tampak membawa sebuah amplop kuning berlogo BAZNAS dan Garuda Pancasila, dengan tulisan "BANTUAN UNTUK ANAK STUNTING" yang menegaskan fokus program ini. Di sampingnya, beberapa tumpukan telur dalam kemasan dan karung beras yang terlihat bertuliskan "BERAS SIAP SAJI" menjadi bagian dari bantuan yang disalurkan. Penyaluran ini bukan sekadar pemberian bantuan material, melainkan cerminan dari semangat zakat yang bertujuan untuk menciptakan kemaslahatan umat. Telur dan beras, sebagai komoditas pangan pokok dan sumber gizi esensial, diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak di Desa Kertabumi, khususnya mereka yang terindikasi berisiko stunting. Perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser menyatakan bahwa program bantuan gizi untuk penanganan stunting merupakan salah satu prioritas utama. "Setiap butir telur dan setiap butir beras yang kami salurkan adalah amanah dari para muzakki (pemberi zakat) yang peduli terhadap masa depan anak-anak kita. Kami berharap, dengan asupan gizi yang optimal, anak-anak di Kertabumi dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang unggul," ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya memperluas jangkauan program-programnya, memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dapat dimanfaatkan seefektif mungkin untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat, serta mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia di seluruh pelosok Kabupaten Paser.
BERITA17/05/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Penanganan Stunting di Desa Kendarom
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Penanganan Stunting di Desa Kendarom
PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya penanganan stunting di wilayah Kabupaten Paser. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada keluarga yang membutuhkan di Desa Kendarom. Dalam kegiatan penyaluran yang berlangsung bantuan yang disalurkan mencakup sejumlah telur, yang merupakan sumber protein penting untuk gizi anak, serta paket bantuan lainnya yang dibawa dalam tas berwarna kuning bertuliskan "BAZNAS KABUPATEN PASER - BANTUAN UNTUK ANAK STUNTING - PEMERINTAH KABUPATEN PASER". Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Paser berupaya secara aktif mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di kalangan anak-anak. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di Desa Kendarom, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal," ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. Penyaluran bantuan stunting ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Paser untuk memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan. BAZNAS terus berupaya menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan Kabupaten Paser yang lebih sehat dan berdaya.
BERITA16/05/2025 | iqbal zulkarnain
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Paser.

Lihat Daftar Rekening →