WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Azril Rafisqi Wannis, Siswa SDN 001 Pasir Belengkong

Tanah Grogot, 4 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Azril Rafisqi Wannis, siswa SDN 001 Pasir Belengkong, untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah guna menunjang kegiatan belajarnya.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Azril Rafisqi Wannis tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan ayah sebagai pengemudi mobil tangki, sementara ibu berstatus ibu rumah tangga.

Penghasilan keluarga dalam beberapa bulan terakhir berkisar sekitar Rp2.000.000 per bulan, bahkan pada waktu tertentu hanya mencapai sekitar Rp1.000.000 per bulan. Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi enam anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam permohonannya, Azril Rafisqi Wannis membutuhkan bantuan berupa seragam sekolah untuk menunjang kegiatan belajar. Keterbatasan ekonomi keluarga menyebabkan kebutuhan tersebut cukup sulit dipenuhi, sementara seragam sekolah merupakan perlengkapan penting yang diperlukan dalam proses pendidikan sehari-hari.

Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, BAZNAS Kabupaten Paser menilai bahwa Azril Rafisqi Wannis layak menerima bantuan pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan Azril.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa program bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS dalam mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

"Pendidikan merupakan investasi yang sangat penting bagi masa depan generasi muda. Melalui bantuan ini, kami berharap kebutuhan sekolah Azril dapat terpenuhi sehingga ia dapat belajar dengan lebih nyaman dan semangat dalam meraih cita-citanya. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS kami salurkan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi dan survei lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi ekonomi keluarga Azril menunjukkan perlunya dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga serta memberikan motivasi kepada Azril untuk terus belajar dan berprestasi. Semoga bantuan yang diberikan menjadi penyemangat untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung terciptanya generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

 
04/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Ahmad Rahmi

Tanah Grogot, 3 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan di bidang pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ahmad Rahmi untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah dan perlengkapan belajar guna menunjang kegiatan pendidikannya.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Ahmad Rahmi tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan kedua orang tuanya sebagai petani padi di lahan milik orang lain. Hasil panen yang diperoleh dijual dengan nilai sekitar Rp200.000 per karung dan rata-rata dilakukan dua kali dalam sebulan.

Selain bertani, ayah Ahmad Rahmi juga menerima pekerjaan tambahan sebagai pemasang serobong pada berbagai acara masyarakat dengan upah sekitar Rp150.000 setiap pemasangan. Dalam satu bulan, pekerjaan tersebut biasanya diperoleh sebanyak dua hingga tiga kali. Penghasilan yang diperoleh keluarga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi empat anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam permohonannya, Ahmad Rahmi membutuhkan bantuan berupa seragam Pramuka, sepatu sekolah, serta satu pak buku tulis panjang untuk menunjang kegiatan belajar. Dengan keterbatasan ekonomi yang dimiliki keluarga, pemenuhan kebutuhan pendidikan tersebut menjadi cukup berat untuk dipenuhi secara mandiri.

Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, BAZNAS Kabupaten Paser menilai bahwa Ahmad Rahmi layak menerima bantuan pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan Ahmad Rahmi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah Ahmad Rahmi sehingga ia dapat belajar dengan lebih nyaman dan semangat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS kami salurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses survei dan verifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi ekonomi keluarga Ahmad Rahmi menunjukkan perlunya dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga dan memberikan motivasi kepada Ahmad Rahmi untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-citanya di masa depan," tuturnya.

 

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung terciptanya generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

03/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Selvia Ramadhani Jalani Pemeriksaan dan Rencana Operasi Telinga

Tanah Grogot, 2 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada Selvia Ramadhani, seorang anak yang mengalami gangguan pendengaran sejak lahir dan memerlukan pemeriksaan lanjutan serta rencana tindakan medis di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Selvia tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan menjaga kedai di tempat pencucian mobil dengan penghasilan sekitar Rp325.000 per minggu atau sekitar Rp1.300.000 per bulan. Selain itu, ayah sambung Selvia juga bekerja serabutan sebagai pemasang tenda dengan penghasilan yang tidak menentu.

Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi lima anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga mengalami kesulitan untuk membiayai perjalanan dan kebutuhan pendukung pengobatan Selvia.

Berdasarkan keterangan keluarga, Selvia mengalami kelainan pada telinga sejak lahir. Telinga sebelah kiri tertutup, sedangkan telinga sebelah kanan hanya memiliki lubang kecil sebesar biji kacang hijau. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan pendengarannya sangat terbatas. Meskipun demikian, Selvia tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ia diketahui sudah mampu menulis dengan baik, meskipun masih mengalami kesulitan dalam membaca akibat keterbatasan pendengaran yang dialaminya.

Keluarga berencana membawa Selvia ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan konsultasi terkait tindakan operasi. Perjalanan tersebut direncanakan dilakukan bersama neneknya menggunakan kendaraan sewaan. Biaya sewa mobil diperkirakan mencapai Rp400.000 untuk sekali perjalanan, belum termasuk biaya bahan bakar dan kebutuhan lainnya selama proses pengobatan.

Setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan Selvia, keterbatasan ekonomi keluarga, serta urgensi kebutuhan yang diajukan, hasil survei menunjukkan bahwa Selvia Ramadhani layak menerima bantuan kesehatan dari BAZNAS Kabupaten Paser.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa bantuan kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan.

"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki, BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Selvia sehingga proses pemeriksaan dan pengobatan dapat berjalan dengan baik serta memberikan harapan bagi masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi yang dialami Selvia membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan transportasi dan biaya pendukung selama proses pemeriksaan kesehatan di Banjarmasin. Semoga Selvia diberikan kemudahan dalam menjalani pengobatan dan memperoleh hasil yang terbaik sehingga dapat tumbuh dan belajar dengan lebih optimal," tuturnya.

 

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada bidang kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung upaya pengobatan yang akan dijalani oleh Selvia Ramadhani.

02/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Yulandari Putri Sri Rezeki

Tanah Grogot, 1 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada Yulandari Putri Sri Rezeki. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah yang diperlukan dalam menunjang kegiatan belajar.

Bantuan ini disalurkan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Yulandari tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari sektor pertanian dengan lahan milik sendiri yang menghasilkan sekitar Rp8.000.000 setiap empat bulan sekali. Selain itu, ibu Yulandari yang berstatus ibu rumah tangga juga aktif sebagai kader posyandu dengan insentif sebesar Rp200.000 per bulan.

Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi lima anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kondisi tersebut, kemampuan ekonomi keluarga masih terbatas untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang mendesak, khususnya kebutuhan pendidikan.

Permohonan bantuan yang diajukan kepada BAZNAS Kabupaten Paser meliputi kebutuhan seragam sekolah berupa baju pramuka, rok pramuka, dan baju putih. Setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga, jumlah tanggungan, serta urgensi kebutuhan yang diajukan, hasil survei menunjukkan bahwa Yulandari Putri Sri Rezeki layak menerima bantuan pendidikan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki kepada BAZNAS, kami berupaya menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan Yulandari Putri Sri Rezeki sehingga dapat belajar dengan lebih nyaman, semangat, dan terus berprestasi dalam meraih cita-citanya. Pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi penerus bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Hasil survei menunjukkan bahwa keluarga Yulandari memiliki keterbatasan ekonomi dengan tanggungan keluarga yang cukup besar. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Paser memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan seragam sekolah yang diperlukan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan memberikan motivasi kepada Yulandari untuk terus melanjutkan pendidikannya dengan baik," tuturnya.

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung keberlangsungan pendidikan Yulandari Putri Sri Rezeki dalam meraih masa depan yang lebih baik.

01/07/2026 | Kontributor: iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Hamdani, Pedagang Kerupuk yang Berjuang Memenuhi Kebutuhan Keluarga

Paser, 30 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Bapak Hamdani, seorang warga yang terus berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarga melalui usaha kecil berjualan kerupuk.

Dalam kesehariannya, Hamdani mencari nafkah dengan menjual kerupuk di sekitar area SPBU. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap berusaha menjalankan pekerjaannya sambil mengasuh dan membawa anaknya saat berjualan.

Penghasilan dari usaha tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Namun, kondisi pendapatan yang tidak selalu mencukupi membuat Hamdani mengalami kesulitan dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan pangan keluarga.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser memberikan bantuan biaya hidup untuk membantu meringankan beban Hamdani dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Paser kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus wujud penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan bahwa bantuan sosial dan kemanusiaan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima. Zakat yang ditunaikan masyarakat menjadi kekuatan untuk membantu sesama,” ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kepada para mustahik yang membutuhkan.

 

Zakat Menguatkan Indonesia.

30/06/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain

Berita Terbaru

Kisah Pilu Seorang Tua Renta Dari Sungai Tuak: BAZNAS Ulurkan Tangan Bantu Pak Husin Yang Tinggal Di Gubuk Dengan Biaya Sehari-Hari Yang Minim
Kisah Pilu Seorang Tua Renta Dari Sungai Tuak: BAZNAS Ulurkan Tangan Bantu Pak Husin Yang Tinggal Di Gubuk Dengan Biaya Sehari-Hari Yang Minim
TANA PASER - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu. Kali ini, BAZNAS Paser memberikan bantuan kepada Pak Husin, seorang lansia yang tinggal di sebuah gubuk di wilayah Sungai Tuak, Kabupaten Paser. Pak Husin diketahui hidup dalam kondisi memprihatinkan dengan biaya hidup sehari-hari yang sangat terbatas. Kisah hidup Pak Husin mengetuk hati tim BAZNAS Paser yang mendapatkan informasi mengenai kondisinya dari ibu Nafisah warga Sungai tuak. Tim BAZNAS segera melakukan verifikasi dan mendapati bahwa Pak Husin memang hidup dalam kondisi yang sangat sederhana di sebuah gubuk dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan rasa keprihatinannya atas kondisi Pak Husin. "Mendengar dan melihat langsung kondisi Pak Husin, kami tergerak untuk segera memberikan bantuan. Beliau adalah salah satu mustahik yang berhak menerima uluran tangan dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah yang kami kelola," ujar Pak Bachtiar [25/04/2025]. Bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Paser berupa uang tunai dan paket sembako yang langsung diserahkan perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser Ahmad Syaifullah, S.Sos., M.Sos .Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban hidup Pak Husin dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Selain itu, BAZNAS juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melihat kemungkinan bantuan jangka panjang bagi Pak Husin. Pak Husin, dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Paser dan para muzakki (orang yang berzakat). "Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu semua," ucapnya dengan haru. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Paser dalam menyalurkan dana ZIS kepada mereka yang berhak, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. BAZNAS Paser terus berupaya untuk menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan bantuan di seluruh wilayah Kabupaten Paser
BERITA25/04/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Bersinergi dengan Dinsos Tangani Orang Terlantar, Koordinasi dengan Bidang Rehabilitasi Sosial
BAZNAS Paser Bersinergi dengan Dinsos Tangani Orang Terlantar, Koordinasi dengan Bidang Rehabilitasi Sosial
TANA PASER - (24/04/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menunjukkan komitmennya dalam membantu sesama dengan bersinergi bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser dalam upaya penanganan Orang Terlantar (OT). Langkah koordinasi ini terungkap dalam pertemuan antara perwakilan Kepala Pelaksana BAZNAS Paser, Fitriani S.A.P, dengan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Paser, Bapak Sudarno. Pertemuan tersebut membahas prosedur penanganan OT yang selama ini berjalan di Dinsos Paser. Berdasarkan informasi yang disampaikan Bapak Sudarno, Dinsos menerima OT yang biasanya diantar oleh pihak Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Lebih lanjut dijelaskan bahwa Dinsos Kabupaten Paser memiliki keterbatasan anggaran, terutama untuk pemulangan OT ke daerah yang jauh. Dana yang tersedia saat ini terbatas untuk pemulangan ke wilayah terdekat seperti Banjarmasin dan Balikpapan, itupun setelah adanya surat rekomendasi dari Satpol PP. Untuk pemulangan OT ke daerah yang lebih jauh, seperti Pulau Jawa, Dinsos Paser menerapkan sistem estafet. Dinsos Paser akan mendampingi OT hingga Samarinda, di mana tiket perjalanan akan dibeli oleh Dinsos Provinsi Kalimantan Timur. Selama proses menunggu pemulangan, Dinsos Paser menanggung kebutuhan makan OT. Sementara untuk uang saku OT yang akan dipulangkan ke Pulau Jawa, sebesar Rp 250.000, juga ditanggung oleh Dinsos Samarinda. Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas mengenai kasus Bapak Muriansyah. Dinsos Paser menjelaskan bahwa proses pemulangan yang bersangkutan terkendala karena tidak adanya laporan resmi dari Satpol PP. Padahal, Dinsos telah menyiapkan surat jalan dan pendampingan untuk Bapak Muriansyah. Untuk memperjelas alur penanganan OT atau Ibnu Sabil ke depannya, Bapak Sudarno menyampaikan bahwa prosedur yang berlaku mengharuskan adanya laporan terlebih dahulu ke Satpol PP atau Kepolisian untuk dibuatkan asesmen. Setelah asesmen diterbitkan, barulah diajukan ke Dinsos. Bagi OT yang tidak memiliki data kependudukan seperti KTP, Dinsos akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk proses perekaman KTP. Setelah asesmen diterima, Dinsos akan melakukan penelusuran lebih lanjut. Ibu Fitriani S.A.P, perwakilan dari BAZNAS Paser, menyambut baik informasi dan prosedur yang disampaikan oleh Dinsos Paser. Pihaknya menyatakan kesiapan BAZNAS Paser untuk berkolaborasi dalam membantu penanganan OT di Kabupaten Paser sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Kami berharap sinergi ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan," ujarnya. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat kerjasama antara BAZNAS Kabupaten Paser dan Dinas Sosial Kabupaten Paser dalam mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi mereka yang tergolong rentan seperti Orang Terlantar.
BERITA24/04/2025 | iqbal zulkarnain
Cuman Pegang Rp 1000, BAZNAS Kabupaten Paser Ulurkan Tangan Bantu Nenek Senami yang Kesulitan Ekonomi
Cuman Pegang Rp 1000, BAZNAS Kabupaten Paser Ulurkan Tangan Bantu Nenek Senami yang Kesulitan Ekonomi
TANA PASER - (23/04/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Nenek Senami, seorang lansia yang tinggal di sebuah rumah yang jabuk bersama anak dan cucunya. Kisah Nenek Senami menyentuh hati banyak pihak. Anaknya, yang bekerja serabutan, beberapa hari terakhir mencari nafkah sebagai pengemudi ojek Maxim di Balikpapan. Namun, keberangkatan sang anak ke kota lain bertepatan dengan menipisnya persediaan kebutuhan pokok di rumah mereka. Nenek Senami, yang dikenal sebagai penjual kacang rebus keliling di sekitar MTQ, tak lagi mampu berjualan seperti biasa. Kondisi fisiknya yang sudah renta dan baru pulih dari operasi membuatnya tak sanggup mendorong gerobak dagangannya. Dalam situasi sulit tersebut, dengan hanya berbekal uang seribu rupiah, Nenek Senami memberanikan diri mendatangi kantor BAZNAS Kabupaten Paser untuk meminta bantuan membeli kebutuhan pokok. "Saya bingung sekali, Nak. Anak saya belum bisa dihubungi, sementara beras dan yang lain sudah habis. Saya tidak kuat lagi jualan keliling," ujar Nenek Senami dengan mata berkaca-kaca saat menyampaikan kondisinya kepada petugas BAZNAS. Petugas BAZNAS yang menerima kedatangan Nenek Senami segera merespons dengan memberikan bantuan berupa paket kebutuhan pokok dan sejumlah uang. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup Nenek Senami dan cucunya untuk beberapa waktu ke depan. "Alhamdulillah, kami dari BAZNAS Kabupaten Paser merasa terpanggil untuk membantu sesama, terutama lansia dan keluarga kurang mampu seperti Nenek Senami. Beliau juga tercatat sudah beberapa kali kami bantu untuk biaya hidup dan pengobatan operasinya," ungkap salah satu perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. Nenek Senami pun tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan tersebut. "Terima kasih banyak, BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan cucu saya. Sekarang kami bisa makan," ucapnya dengan nada syukur. Bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Paser kepada Nenek Senami ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga tersebut dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan, uluran tangan ini dapat memberikan harapan baru dan meringankan beban hidup Nenek Senami serta keluarganya.
BERITA23/04/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Perdalam Strategi Fundraising di Tengah Gejolak Ekonomi
BAZNAS Paser Perdalam Strategi Fundraising di Tengah Gejolak Ekonomi
Tana Paser - Guna memperkuat kapasitas dalam menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tengah dinamika ekonomi yang menantang, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser aktif mengikuti pengajian rutin BAZNAS RI pada Selasa (22/04/2025). Forum ilmu yang mengangkat tema sentral "Strategi Fundraising di Masa Ekonomi Melambat" ini menjadi wadah penting bagi peningkatan kompetensi amil. Acara yang diselenggarakan di Jakarta ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.Sc., Ph.D. BAZNAS RI menghadirkan pakar fundraising terkemuka, Kepala M. Arifin Purwakakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., sebagai narasumber utama. Dalam sesi yang penuh wawasan, M. Arifin Purwakakananta mengupas tuntas berbagai strategi efektif dalam mengoptimalkan pengumpulan ZIS di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif. Beliau juga memperkuat semangat para amil dengan menyampaikan dalil-dalil shahih. Di antaranya, hadis riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah (hasan) yang menyebutkan bahwa amil yang mengurus zakat dengan benar dan ikhlas karena mengharap ridha Allah Azza wa Jalla, pahalanya laksana mujahid yang berperang di jalan Allah hingga kembali kepada keluarganya. Lebih lanjut, beliau mengutip hadis riwayat Muslim dan Abu Dawud yang menyatakan bahwa seorang penjaga gudang muslim yang terpercaya, yang melaksanakan amanah dengan sempurna dan memberikannya dengan senang hati kepada pihak yang diperintahkan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti salah seorang pemberi sedekah. Selain itu, hadis riwayat Ahmad juga menegaskan bahwa sebaik-baik penghasilan adalah penghasilan seorang amil, apabila ia ikhlas dalam bekerja. Diskusi mendalam juga menyentuh aspek manajemen strategis fundraising, meliputi perumusan visi, misi, dan target, analisis lingkungan eksternal dan internal, penetapan grand strategy, hingga implikasi strategi dalam alokasi sumber daya, struktur organisasi, budaya dan kepemimpinan, proses dan sistem, serta manajemen risiko. Tak ketinggalan, dibahas pula pentingnya evaluasi, pengendalian, penciptaan keunggulan kompetitif, dan diversifikasi sumber pendanaan. M. Arifin juga mengidentifikasi berbagai potensi donatur, mulai dari zakat ritel, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), platform zakat digital, zakat infak dari perusahaan, hingga donasi untuk Palestina. Beliau menyoroti data menggembirakan dari World Giving Index 2024 yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia, mencapai 90%. Guna memaksimalkan potensi tersebut, beliau memaparkan teknik mencapai target fundraising, terutama dalam menutupi gap pendanaan melalui optimalisasi kampanye ritel dan digital pada platform resmi BAZNAS, serta pemanfaatan platform kitabisa.com untuk penggalangan dana zakat Palestina. Iqbal Zulkarnain, S.E.I., Administrasi, Pelaksana SDM dan Umum BAZNAS Kabupaten Paser, yang turut hadir dalam pengajian tersebut, menyatakan antusiasmenya. Menurutnya, ilmu dan strategi yang didapatkan akan menjadi bekal berharga bagi BAZNAS Kabupaten Paser dalam meningkatkan efektivitas pengumpulan ZIS di wilayahnya, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. "Kami sangat terinspirasi dengan materi yang disampaikan. Strategi-strategi fundraising yang dibahas sangat relevan dan aplikatif. Kami optimis dapat mengimplementasikannya di Kabupaten Paser sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana ZIS yang kami kelola," ungkap Iqbal. Partisipasi aktif BAZNAS Kabupaten Paser dalam pengajian ini merupakan wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS dan memperluas dampak positifnya bagi masyarakat di Kabupaten Paser. Dengan pemahaman yang mendalam mengenai strategi fundraising, diharapkan BAZNAS Kabupaten Paser dapat semakin optimal dalam menjalankan amanah dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA22/04/2025 | iqbal zulkarnain
Dari Zakat, Perempuan Berdaya: BAZNAS Paser Wujudkan Mimpi Kartini
Dari Zakat, Perempuan Berdaya: BAZNAS Paser Wujudkan Mimpi Kartini
Tana Paser - Semangat Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita kembali digaungkan pada peringatan Hari Kartini, 21 April 2025. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser turut memaknai hari bersejarah ini dengan menegaskan komitmennya dalam memberdayakan kaum perempuan melalui berbagai program unggulan. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan bahwa esensi perjuangan Kartini sejalan dengan visi BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di mana perempuan memiliki peran sentral. "Kami melihat perempuan sebagai pilar penting dalam keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, program-program BAZNAS Kabupaten Paser dirancang untuk memberikan dukungan yang komprehensif, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga pendidikan dan peningkatan keterampilan," jelas pak Bachtiar Lebih lanjut, Pak Bachtiar mencontohkan beberapa program BAZNAS yang secara khusus menyasar pemberdayaan perempuan, seperti bantuan modal usaha mikro UMKM yang telah membantu banyak ibu rumah tangga untuk memiliki penghasilan sendiri yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka. BAZNAS juga memberikan beasiswa pendidikan bagi siswi berprestasi dari keluarga kurang mampu, membuka jalan bagi mereka untuk meraih cita-cita. "Kami percaya bahwa perempuan yang berdaya akan melahirkan generasi yang kuat. Semangat Kartini menginspirasi kami untuk terus berinovasi dalam menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan perempuan di Kabupaten Paser. Kami berharap, dengan dukungan dari berbagai pihak, semakin banyak perempuan yang dapat merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS," pungkas pak Bachtiar. BAZNAS Kabupaten Paser mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya pemberdayaan perempuan sebagai bagian integral dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.
BERITA21/04/2025 | iqbal zulkarnain
Sinergi BAZNAS Paser dan Satpol PP Pulangkan Lansia Terlantar yang Resahkan Warga
Sinergi BAZNAS Paser dan Satpol PP Pulangkan Lansia Terlantar yang Resahkan Warga
TANA PASER - (20/04/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menunjukkan kepeduliannya dengan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat untuk membantu memulangkan seorang lansia terlantar yang belakangan ini viral dan meresahkan masyarakat di sekitaran plaza Tana Paser. Lansia yang awalnya mengaku bernama Nasran dan berasal dari suku Dayak ini, setelah dimintai keterangan lebih lanjut oleh petugas Satpol PP, diketahui bernama asli M. Yusuf Hasibuan. Pria berusia 73 tahun tersebut ternyata berasal dari Medan berdarah Batak dan sempat tinggal di Banyuwangi sebelum merantau ke Loksado, Kandangan untuk bekerja. Perjalanannya kemudian membawanya ke Kabupaten Paser. Informasi yang dihimpun, M. Yusuf Hasibuan datang ke Paser dengan tujuan berobat kepada Ida Dayak akibat kecelakaan kerja tertimpa kayu. Selama delapan bulan terakhir, ia tinggal di wilayah Grogot. Namun, selama berada di sana, ia dilaporkan sering mengamuk, membawa parang, bahkan melempar kotoran ke warung warga, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Menyikapi situasi ini, Satpol PP Kabupaten Paser bergerak cepat untuk mengamankan M. Yusuf Hasibuan. Mengingat kondisi lansia yang terlantar dan membutuhkan penanganan lebih lanjut, Satpol PP kemudian berkoordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Paser untuk membantu biaya pemulangannya ke kampung halaman. Pak Ari Munandar dari Satpol PP, yang juga menjabat sebagai Kasi Peningkatan Kapasitas SDM dan PTI (Petugas Tindak Internal), menyampaikan apresiasinya atas kerjasama dengan BAZNAS Paser. "Sinergi antara Satpol PP dan BAZNAS ini sangat positif. Kami dari Satpol PP memiliki keterbatasan dalam hal anggaran untuk memulangkan orang terlantar. Dengan bantuan BAZNAS, kami bisa memberikan solusi yang lebih baik dan manusiawi bagi Bapak M. Yusuf Hasibuan," ujarnya. Audiya Rahmah, S.A.P., Pelaksana bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Paser, menambahkan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap sesama yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang. "Kami prihatin dengan kondisi Bapak M. Yusuf Hasibuan. Meskipun sempat menimbulkan keresahan, beliau tetaplah seorang lansia yang membutuhkan bantuan. Kerjasama dengan Satpol PP ini adalah langkah yang baik untuk memastikan beliau mendapatkan penanganan yang tepat dan bisa kembali ke keluarganya," kata Audiya. BAZNAS Kabupaten Paser berharap, bantuan biaya pemulangan ini dapat menjadi langkah awal bagi M. Yusuf Hasibuan untuk mendapatkan perawatan yang dibutuhkan dan kembali berkumpul dengan keluarganya. Sinergi antara BAZNAS dan Satpol PP ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antar instansi dapat memberikan solusi yang efektif dan humanis dalam menangani permasalahan sosial di masyarakat.
BERITA20/04/2025 | iqbal zulkarnain
Bertahan Hidup dengan Satu Tangan, BAZNAS Paser Selamatkan Pak Zainuri dari Lilitan Kemiskinan: Dulu Hanya Makan Daun Singkong, Kini Terbantu Rutin!
Bertahan Hidup dengan Satu Tangan, BAZNAS Paser Selamatkan Pak Zainuri dari Lilitan Kemiskinan: Dulu Hanya Makan Daun Singkong, Kini Terbantu Rutin!
TANA PASER - (19/04/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser terus hadir memberikan uluran tangan kepada masyarakat rentan. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Paser menyalurkan bantuan konsumtif fakir secara rutin kepada Pak Zainuri, seorang warga fakir di Muara Pasir yang harus menjalani kehidupannya dengan satu tangan akibat kecelakaan kerja dan juga berjuang melawan penyakit diabetes. Dengan penuh haru, Pak Zainuri menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan bulanan yang diterimanya. Baginya, bantuan ini sangat berarti dan menjadi penopang hidupnya sehari-hari. Kehilangan satu tangan beberapa waktu lalu akibat kecelakaan kerja, ditambah dengan kondisi diabetes yang dideritanya, menjadikan hidup Pak Zainuri penuh tantangan. Audiya Rahmah, S.A.P., Pelaksana bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Paser, menjelaskan bahwa bantuan konsumtif ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang kurang mampu. "Mendengar ungkapan terima kasih dari Pak Zainuri, kami semakin termotivasi untuk terus menyalurkan amanah dari para muzaki kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban hidup Pak Zainuri dalam kondisinya saat ini," tutur Audiya. Lebih lanjut, Audiya menyampaikan komitmen BAZNAS Kabupaten Paser untuk terus memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program yang ada. Dukungan dari para muzaki menjadi pilar utama bagi BAZNAS untuk terus memberikan manfaat dan harapan bagi sesama di Kabupaten Paser. Bantuan yang diberikan kepada Pak Zainuri diharapkan dapat memberikan semangat baru dan membantu beliau menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tegar, meskipun dengan keterbatasan fisik dan kondisi kesehatan yang dialaminya. Tindakan nyata BAZNAS Kabupaten Paser ini membuktikan bahwa dana zakat memiliki peran penting dalam membantu meringankan beban hidup masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
BERITA19/04/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Perdalam Strategi Fundraising di Tengah Gejolak Ekonomi
BAZNAS Paser Perdalam Strategi Fundraising di Tengah Gejolak Ekonomi
Tana Paser - Guna memperkuat kapasitas dalam menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tengah dinamika ekonomi yang menantang, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser aktif mengikuti pengajian rutin BAZNAS RI pada Selasa (22/04/2025). Forum ilmu yang mengangkat tema sentral "Strategi Fundraising di Masa Ekonomi Melambat" ini menjadi wadah penting bagi peningkatan kompetensi amil. Acara yang diselenggarakan di Jakarta ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.Sc., Ph.D. BAZNAS RI menghadirkan pakar fundraising terkemuka, Kepala M. Arifin Purwakakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., sebagai narasumber utama. Dalam sesi yang penuh wawasan, M. Arifin Purwakakananta mengupas tuntas berbagai strategi efektif dalam mengoptimalkan pengumpulan ZIS di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif. Beliau juga memperkuat semangat para amil dengan menyampaikan dalil-dalil shahih. Di antaranya, hadis riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah (hasan) yang menyebutkan bahwa amil yang mengurus zakat dengan benar dan ikhlas karena mengharap ridha Allah Azza wa Jalla, pahalanya laksana mujahid yang berperang di jalan Allah hingga kembali kepada keluarganya. Lebih lanjut, beliau mengutip hadis riwayat Muslim dan Abu Dawud yang menyatakan bahwa seorang penjaga gudang muslim yang terpercaya, yang melaksanakan amanah dengan sempurna dan memberikannya dengan senang hati kepada pihak yang diperintahkan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti salah seorang pemberi sedekah. Selain itu, hadis riwayat Ahmad juga menegaskan bahwa sebaik-baik penghasilan adalah penghasilan seorang amil, apabila ia ikhlas dalam bekerja. Diskusi mendalam juga menyentuh aspek manajemen strategis fundraising, meliputi perumusan visi, misi, dan target, analisis lingkungan eksternal dan internal, penetapan grand strategy, hingga implikasi strategi dalam alokasi sumber daya, struktur organisasi, budaya dan kepemimpinan, proses dan sistem, serta manajemen risiko. Tak ketinggalan, dibahas pula pentingnya evaluasi, pengendalian, penciptaan keunggulan kompetitif, dan diversifikasi sumber pendanaan. M. Arifin juga mengidentifikasi berbagai potensi donatur, mulai dari zakat ritel, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), platform zakat digital, zakat infak dari perusahaan, hingga donasi untuk Palestina. Beliau menyoroti data menggembirakan dari World Giving Index 2024 yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia, mencapai 90%. Guna memaksimalkan potensi tersebut, beliau memaparkan teknik mencapai target fundraising, terutama dalam menutupi gap pendanaan melalui optimalisasi kampanye ritel dan digital pada platform resmi BAZNAS, serta pemanfaatan platform kitabisa.com untuk penggalangan dana zakat Palestina. Iqbal Zulkarnain, S.E.I., Administrasi, Pelaksana SDM dan Umum BAZNAS Kabupaten Paser, yang turut hadir dalam pengajian tersebut, menyatakan antusiasmenya. Menurutnya, ilmu dan strategi yang didapatkan akan menjadi bekal berharga bagi BAZNAS Kabupaten Paser dalam meningkatkan efektivitas pengumpulan ZIS di wilayahnya, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. "Kami sangat terinspirasi dengan materi yang disampaikan. Strategi-strategi fundraising yang dibahas sangat relevan dan aplikatif. Kami optimis dapat mengimplementasikannya di Kabupaten Paser sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana ZIS yang kami kelola," ungkap Iqbal. Partisipasi aktif BAZNAS Kabupaten Paser dalam pengajian ini merupakan wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS dan memperluas dampak positifnya bagi masyarakat di Kabupaten Paser. Dengan pemahaman yang mendalam mengenai strategi fundraising, diharapkan BAZNAS Kabupaten Paser dapat semakin optimal dalam menjalankan amanah dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA18/04/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Paser Terlibat Aktif dalam Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Desa Jadi Fokus Utama
BAZNAS Paser Terlibat Aktif dalam Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Desa Jadi Fokus Utama
TANA PASER - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser turut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, pada Rabu (16/04/2025). Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos, yang mewakili Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam rapat koordinasi ini, Wabup Ikhwan, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah, menekankan pentingnya peran kepala desa dalam pendataan masyarakat miskin. "Pengalaman saya menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat miskin di Paser berada di desa. Oleh karena itu, kepala desa memiliki peran krusial dalam mendata mereka sesuai indikator yang telah ditetapkan. Data ini harus selalu diperbarui agar tepat sasaran," ujarnya. Wabup Ikhwan juga menyoroti kemiskinan ekstrem sebagai isu prioritas Pemerintah Kabupaten Paser. "Kami meminta Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah untuk melakukan pendataan yang akurat, melibatkan seluruh elemen masyarakat hingga tingkat RT. Peta kemiskinan yang komprehensif sangat diperlukan sebagai dasar perumusan kebijakan," tambahnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT., yang turut hadir dalam rakor tersebut, menyampaikan komitmen BAZNAS dalam mendukung upaya penanggulangan kemiskinan di Paser. "BAZNAS siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami memiliki berbagai program pemberdayaan ekonomi yang dapat disinergikan dengan program-program pemerintah," ungkapnya. Bapak Bachtiar Effendi juga menekankan pentingnya data yang akurat dalam penyaluran bantuan. "Data yang valid sangat penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan efektif. Kami siap mendukung pemerintah daerah dalam proses pendataan dan verifikasi data masyarakat miskin," tambahnya. Kepala Bappedalitbang, Rusdian Nor, memaparkan data kemiskinan di Paser yang menunjukkan penurunan tipis setiap tahunnya. "Meskipun ada penurunan, angka kemiskinan masih menjadi perhatian serius. Data kemiskinan ekstrem pada tahun 2023 menunjukkan angka 0,94%, dan angka pengangguran juga masih tinggi," jelasnya. Rakor ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Drs. Katsul Wijaya, M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ir. Romif Erwinadi, M.Si., para kepala perangkat daerah terkait, dan Ketua Apdesi, Nasri. Wabup Ikhwan juga berencana untuk turun langsung meninjau kondisi kemiskinan di lapangan.
BERITA17/04/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser dan DLH Bersinergi dalam Pemangkasan Pohon
BAZNAS Kabupaten Paser dan DLH Bersinergi dalam Pemangkasan Pohon
Tana Paser - (16/04/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser dalam kegiatan pemangkasan pohon di sekitar lingkungan kantor BAZNAS. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan keindahan lingkungan sekitar. DLH Kabupaten Paser menurunkan sebanyak 23 personel untuk melaksanakan pemangkasan pohon tersebut. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya yang ditimbulkan oleh ranting pohon yang rapuh, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan terima kasih kepada DLH Kabupaten Paser atas bantuan dan kerja sama yang diberikan. "Kami sangat berterima kasih kepada DLH Kabupaten Paser yang telah membantu kami dalam kegiatan pemangkasan pohon ini. Hal ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitar kantor BAZNAS," ujarnya. Sementara itu, Bapak Amir Mahmud dari DLH Kabupaten Paser menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antar instansi pemerintah dalam menjaga lingkungan. "Kami dari DLH Kabupaten Paser siap membantu instansi lain dalam menjaga lingkungan. Pemangkasan pohon ini adalah salah satu upaya kami untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman," jelasnya. Kegiatan pemangkasan pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar kantor BAZNAS dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan aman.
BERITA16/04/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Nenek Lama, Renovasi Rumah dan Beri Bantuan Biaya Hidup Rutin
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Nenek Lama, Renovasi Rumah dan Beri Bantuan Biaya Hidup Rutin
TANA PASER - (15/04/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan. Setelah beberapa yang lalu BAZNAS merenovasi rumah Nenek Lama dalam program rumah layak huni BAZNAS, kali ini seorang nenek sebatang kara itu diberi bantuan biaya hidup rutin berupa uang Rp 600.000 setiap bulannya sesuai dengan standar kebutuhan biaya hidup Kabupaten paser dalam program pengentasan kemiskinan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup Nenek Lama sekaligus upaya BAZNAS dalam memabntu pemerintah dalam mngentaskan kemiskinan. "Kami akan terus memberikan bantuan kepada Nenek Lama agar kehidupannya lebih terjamin," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Paser. Bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Paser ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Mereka menilai bahwa BAZNAS telah memberikan contoh yang baik dalam membantu sesama. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas bantuannya. Semoga BAZNAS terus dapat membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar salah seorang warga.Audiya Rahmah, S.AP, selaku perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Paser, menambahkan, "Bantuan ini merupakan wujud nyata dari komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap, bantuan ini dapat meringankan beban hidup Nenek Lama dan memberikan harapan baru bagi beliau. BAZNAS akan terus berupaya untuk menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang berhak menerimanya." BAZNAS Kabupaten Paser berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
BERITA15/04/2025 | iqbal zulkarnain
Rekor Baru! Bupati Paser Lantik 3.092 P3K dan CPNS, BAZNAS Lihat Potensi Zakat ASN
Rekor Baru! Bupati Paser Lantik 3.092 P3K dan CPNS, BAZNAS Lihat Potensi Zakat ASN
Tana Paser - Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, mencatatkan rekor baru dengan melantik 3.092 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Paser pada Senin, 14 April 2024. Pelantikan ini menjadi sejarah baru, tidak hanya di Kabupaten Paser, tetapi juga di Kalimantan Timur, sebagai kabupaten pertama yang melantik P3K dengan jumlah lebih dari 3.000 orang. Para peserta pelantikan tampak rapi mengenakan pakaian Korpri, dengan ketentuan khusus bagi pria (celana hitam dan peci) dan wanita (rok hitam dan jilbab biru navy). Dari total 3.092 yang dilantik, 2.852 di antaranya adalah P3K, jumlah pengangkatan yang sangat besar dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan masa pengabdian, serta dari berbagai dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD). Tanpa pandang bulu, semuanya diangkat statusnya. Iqbal Zulkarnain, S.E.I Pelaksana Bagian Administrasi, SDM dan Umum BAZNAS Kabupaten Paser yang diundang acara itu pun menyampaikan apresiasi atas kelancaran acara pelantikan. "Salut juga buat Prokopim Paser yang telah menyiapkan mekanisme dan teknis pelantikan yang efektif dan efisien, sehingga ribuan peserta tetap semangat mengikuti hingga akhir," ujarnya. Momen haru juga menyelimuti beberapa peserta, seperti Ibu Nurhayati, yang telah mengabdi selama 18 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Kecamatan Kuaro. "Terima kasih, Bapak Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli," ucapnya haru. Ada juga Ibu Noorhasanah (39), yang telah menanti hampir 20 tahun, akhirnya dilantik sebagai P3K setelah mengabdi sebagai tenaga honorer/PTT sejak 2005. Bapak Raden Aguz, yang telah mengabdi di Dinas Perikanan selama 8 tahun, juga menyampaikan rasa syukurnya. "Terima kasih kepada Bapak Bupati Paser, Forkompimda, dan BKPSDM yang telah berjuang dan melantik kami hari ini. Ini acara yang sangat luar biasa, semoga menjadi sejarah bagi kita. Kami akan terus semangat sebagai ASN, disiplin, dan selalu bekerja keras," ungkapnya. Di tengah momen bersejarah ini, BAZNAS Kabupaten Paser turut memberikan ucapan selamat kepada para P3K dan CPNS yang baru dilantik. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, melihat potensi besar zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari gaji dan pendapatan lainnya para ASN baru ini karena melihat perubahan status ini membawa perubahan signifikan dalam pendapatan mereka. "Kami mengucapkan selamat kepada seluruh P3K dan CPNS yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik. Kami juga melihat potensi besar ZIS dari gaji dan pendapatan lainnya para ASN baru ini, yang dapat disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Ir. H. Bachtiar Effendi, MT. BAZNAS Kabupaten Paser siap bersinergi dengan para ASN baru dalam meningkatkan kesadaran berzakat, infak, dan sedekah, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Paser.
BERITA14/04/2025 | iqbal zulkarnain
Rp1,867 Miliar lebih ZIS dikumpulkan oleh  UPZ Masjid/Musholla di Kabupaten Paser pada  Ramadan 1446 H, masih ada 88 yang belum lapor
Rp1,867 Miliar lebih ZIS dikumpulkan oleh UPZ Masjid/Musholla di Kabupaten Paser pada Ramadan 1446 H, masih ada 88 yang belum lapor
Tana Paser - Pencapaian gemilang diraih oleh 65 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid dan musholla di Kabupaten Paser. Mereka berhasil mengumpulkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp1.867.760.000 selama bulan Ramadan 1446 Hijriah. Angka ini mencerminkan tingginya kesadaran dan partisipasi masyarakat Kabupaten Paser dalam menunaikan kewajiban ZIS. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian ini. "Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT dan dukungan penuh dari masyarakat, serta kerja keras dari 65 UPZ masjid dan musholla yang telah melaporkan, kita berhasil mengumpulkan ZIS dengan jumlah yang signifikan. Ini adalah bukti nyata kepedulian masyarakat Kabupaten Paser terhadap sesama," ujarnya. Namun, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, juga mengingatkan bahwa masih ada sekitar 88 masjid/musholla yang belum melaporkan pengumpulan ZIS mereka. Masjid-masjid ini telah di-SK-kan oleh BAZNAS Kabupaten Paser sejak tahun 2019 hingga 2024. "Kami mengimbau kepada pengurus masjid/musholla yang belum melaporkan, agar segera menyampaikan laporan mereka ke BAZNAS Kabupaten Paser. Laporan ini sangat penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS," tegasnya. Di sisi lain, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, mengapresiasi kinerja seluruh masjid yang baru diberikan SK oleh BAZNAS Kabupaten Paser di tahun 2025 yang telah melaporkan pengumpulan ZIS. "Untuk masjid yang baru saja mendapatkan SK di tahun 2025, kami sangat berterima kasih karena seluruhnya sudah melaporkan. Ini adalah awal yang baik dan kami berharap kerjasama yang solid ini terus berlanjut," ungkapnya. Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menjelaskan bahwa pelaporan dana ZIS yang dilaporkan oleh Masjid/Musholla adalah bukti bahwa tanggung jawab dan transparansi Masjid/Musholla kabupaten paser dalam menyalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima, seperti fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa. BAZNAS Kabupaten Paser memberikan SK UPZ kepada Masjid/Musholla berkomitmen untuk menyalurkan dana ini secara transparan dan tepat sasaran, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Capaian pengumpulan ZIS yang mencapai Rp1,867 miliar dari 65 masjid/musholla ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Paser. BAZNAS Kabupaten Paser mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program ZIS, agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.
BERITA13/04/2025 | iqbal zulkarnain
Capai Rp85 Juta dan 4 Ton Lebih Beras, Masjid Baiturrahim Laporkan Pengumpulan ZIS Ramadan ke BAZNAS Kabupaten Paser
Capai Rp85 Juta dan 4 Ton Lebih Beras, Masjid Baiturrahim Laporkan Pengumpulan ZIS Ramadan ke BAZNAS Kabupaten Paser
Tana Paser - Masjid Baiturrahim melaporkan total pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan Ramadan 1445 Hijriah mencapai Rp85.070.500 dan 4.813,4 kilogram beras. Jumlah ini terdiri dari zakat fitrah berupa uang sebesar Rp34.961.500 dan 4.327,1 kilogram beras, fidyah sebesar Rp4.667.000 dan 59,5 kilogram beras, zakat mal sebesar Rp32.591.500, serta infak dan sedekah sebesar Rp12.850.500 dan 426,8 kilogram beras. Ketua Pengurus Masjid Baiturrahim, Drs. H. Azhar Bahruddin, M.AP, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran ZIS melalui Masjid Baiturrahim. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan partisipasi aktif dari masyarakat. Semoga zakat, infak, dan sedekah yang telah ditunaikan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para mustahik," ujarnya. Sementara itu, Ketua UPZ Masjid Baiturrahim, Bapak Suwandi, S.Pd.I, menjelaskan bahwa pengumpulan ZIS tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. "Kami berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan dan transparansi dalam pengelolaan dana ZIS, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," tuturnya. Ketua III Bidang Keuangan Masjid Baiturrahim, Bapak Akmaluddin, S.Pd.I, mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan relawan yang telah membantu dalam pengumpulan dan penyaluran ZIS. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan relawan yang telah bekerja keras selama bulan Ramadan. Semoga Allah SWT membalas amal baik kita semua," ucapnya. Dana ZIS yang terkumpul akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima, seperti fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa. Masjid Baiturrahim berkomitmen untuk terus menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA12/04/2025 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Gelar Rapat Persiapan Pemaparan RAB Hibah
BAZNAS Kabupaten Paser Gelar Rapat Persiapan Pemaparan RAB Hibah
Tana Paser - (11/04/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser mengadakan rapat persiapan pemaparan Rencana Anggaran Biaya (RAB) hibah yang nantinya diadakan pada hari Senin, 14 April 2025, pukul 14.00 WITA. Rapat penting ini berlangsung di ruang Asisten Pemkes, Kantor Bupati Paser. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Paser, serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Paser. Agenda utama rapat ini adalah untuk mematangkan persiapan pemaparan RAB hibah yang akan diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Paser. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa RAB hibah yang diajukan telah disusun secara rinci, transparan, dan akuntabel. RAB ini akan menjadi dasar pengajuan dana kepada pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan program-program BAZNAS Kabupaten Paser. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana hibah yang kami terima akan digunakan secara optimal untuk program program BAZNAS Kabupaten Paser," ujar Bachtiar. Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai aspek penting terkait penyusunan dan pemaparan RAB, antara lain: Rincian program-program BAZNAS yang akan didanai oleh hibah. Perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk setiap program. Mekanisme pertanggungjawaban penggunaan dana hibah. Persiapan materi presentasi untuk pemaparan RAB kepada Pemerintah Kabupaten Paser. Rapat ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting, antara lain: Penyusunan RAB yang lebih rinci dan detail. Penyiapan materi presentasi yang menarik dan informatif. Penjadwalan pemaparan RAB kepada Pemerintah Kabupaten Paser. BAZNAS Kabupaten Paser berharap bahwa dengan persiapan yang matang, pemaparan RAB hibah ini akan berjalan lancar dan mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Kabupaten Paser.
BERITA11/04/2025 | iqbal zulkarnain
Fantastis! Rp 124 Juta dan 10 Ton Beras UPZ Masjid Agung Nurul Falah Salurkan untuk Ribuan Mustahik, Sampaikan Laporan kepada Baznas Kabupaten Paser
Fantastis! Rp 124 Juta dan 10 Ton Beras UPZ Masjid Agung Nurul Falah Salurkan untuk Ribuan Mustahik, Sampaikan Laporan kepada Baznas Kabupaten Paser
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung Nurul Falah telah menyampaikan laporan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Paser mengenai penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) senilai Rp 124.561.500 dan 10 ton beras kepada 3.224 mustahik. Dana dan beras ini merupakan hasil pengumpulan dari 5.803 muzakki. Rincian pengumpulan ZIS meliputi: Zakat fitrah dan fidyah berupa uang: Rp 105.382.500 Zakat mal: Rp 5.272.500 (akan disalurkan bertahap) Infak dan sedekah uang: Rp 13.906.500 Zakat fitrah dan fidyah berupa beras: 10.055 kg Penyaluran ZIS berupa beras sebanyak 3 kg dan uang tunai Rp 30.000 per jiwa, diberikan kepada 3.224 mustahik yang terdiri dari warga RT, panti/pondok, serta amil/pembantu amil. Ketua UPZ Masjid Agung Nurul Falah, Feiruz Ba'ya'la, S.HI, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan para muzakki dan berharap bantuan ini memberikan manfaat besar bagi para mustahik. Ketua Umum Masjid Agung Nurul Falah, H.M. Guntur, S.Sos.MM, mengapresiasi kerja keras tim UPZ dan berharap penyaluran ZIS ini sangat meringankan beban masyarakat, terutama menjelang Idulfitri. Ketua Baznas Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, turut mengapresiasi pencapaian UPZ Masjid Agung Nurul Falah dalam pengumpulan dan penyaluran ZIS. Beliau berharap, semangat berbagi ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. Pelaksana bagian pengumpulan Baznas Kabupaten Paser Akhmad Syaifullah, S.Sos.,M.Sos turut mengapresiasi kinerja UPZ Masjid Agung Nurul Falah, atas laporan yang disampaikan langsung oleh salah satu pengurus UPZ Masjid Agung Nurul Falah, Yuli Novianti. Semoga penyaluran ZIS ini menjadi berkah bagi para mustahik dan muzakki, serta mempererat tali persaudaraan di antara kita semua.
BERITA10/04/2025 | iqbal zulkarnain
81 Juta dan 2 Ton Beras, Masjid Syuhada Laporkan Pengumpulan ZIS Terbesar di Paser, BAZNAS Apresiasi Kontribusi Signifikan
81 Juta dan 2 Ton Beras, Masjid Syuhada Laporkan Pengumpulan ZIS Terbesar di Paser, BAZNAS Apresiasi Kontribusi Signifikan
TANA PASER - Masjid Syuhada mencatatkan prestasi gemilang dengan melaporkan hasil pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp81 juta dan 2 ton beras kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser. Jumlah ini terbilang sangat tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi di antara masjid dan mushola lainnya di Kabupaten Paser. Laporan pengumpulan dana ZIS ini disampaikan oleh Sekretaris UPZ Masjid Syuhada, Ridwan, M.Pt. Ia menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari gotong royong dan kepedulian tinggi jamaah masjid serta masyarakat sekitar. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan partisipasi jamaah serta masyarakat. " ujarnya. Adapun total Zakat Mal yang terkumpul 35.605.000, Beras Zakat Fitrah 2.178 kg dan uang senilai 28.596.000, Infaq 6.747.500 dan Fidyah 10.759.000 dengan jumalh total pengumpulan zis Rp 81.707.500 Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Paser, Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M., mengapresiasi pencapaian luar biasa ini. "Kami sangat mengapresiasi Masjid Syuhada atas kerja keras dan dedikasinya dalam mengumpulkan ZIS. Jumlah yang dikumpulkan ini sangat signifikan dan menunjukkan tingkat kepedulian masyarakat yang tinggi. Kami berharap, ini dapat menjadi contoh bagi masjid dan mushola lainnya di Kabupaten Paser," tuturnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menambahkan bahwa Masjid Syuhada, yang mungkin dikenal juga dengan LAZISMU, merupakan Lembaga Amil Zakat (LAZ) atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang sangat berkontribusi terhadap masyarakat Paser. "Masjid Syuhada telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kontribusi mereka sangat berarti bagi kami dalam menjalankan program-program penyaluran zakat. Kami berharap, kerjasama yang baik ini dapat terus berlanjut di masa mendatang," jelasnya. Dalam laporan yang diserahkan, Masjid Syuhada merinci sumber-sumber penerimaan dana dan beras, serta mekanisme pengumpulannya. Laporan ini akan diverifikasi oleh BAZNAS Paser sebelum disalurkan kepada para mustahik (penerima zakat) melalui program-program yang telah ditetapkan. Pencapaian Masjid Syuhada ini diharapkan dapat memotivasi masjid dan mushola lainnya di Kabupaten Paser untuk meningkatkan pengumpulan ZIS, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu.
BERITA09/04/2025 | iqbal zulkarnain
Prestasi Baru !!! UPZ Nurul Iman Harapan Baru Laporkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Rp22 Juta ke BAZNAS Paser
Prestasi Baru !!! UPZ Nurul Iman Harapan Baru Laporkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Rp22 Juta ke BAZNAS Paser
Tanah Grogot, [08/04/2025] - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nurul Iman Desa Harapan Baru, Kecamatan Kuaro, yang diwakili oleh Bapak Syahruddin dan Bapak Abdur Rahim, melaporkan hasil pengumpulan dan penyaluran zakat mereka kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser. Laporan ini mencakup total pengumpulan sebesar Rp22 juta. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Paser, Ibu Fitriani, S.A.P., memberikan apresiasi atas semangat dan koordinasi yang telah dilakukan oleh UPZ Nurul Iman. "Kami sangat mengapresiasi semangat UPZ Nurul Iman yang telah aktif berkoordinasi dan melaporkan hasil pengumpulan serta penyalurannya. Ini adalah contoh yang baik bagi UPZ lainnya," ujarnya. Bapak Abdur Rahim menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap UPZ Nurul Iman meningkat signifikan setelah BAZNAS Kabupaten Paser memberikan banner resmi dengan SK UPZ. "Banner yang dibuatkan oleh BAZNAS menjadi pemicu kepercayaan masyarakat. Mereka lebih percaya karena di sana tertulis SK UPZ dari BAZNAS Kabupaten Paser," jelasnya. Selain laporan pengumpulan, Bapak Syahruddin juga memperlihatkan foto-foto dokumentasi penyaluran zakat yang telah dilakukan di Desa Harapan Baru. Ia juga aktif berdiskusi dan berkoordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Paser mengenai lima program utama yang dijalankan oleh BAZNAS. "Kami ingin memastikan bahwa penyaluran zakat di desa kami tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para mustahik. Oleh karena itu, kami berkoordinasi dengan BAZNAS mengenai program-program yang ada," kata Bapak Syahruddin. Laporan dari UPZ Nurul Iman ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi UPZ lainnya di Kabupaten Paser untuk lebih aktif dalam pengumpulan dan penyaluran zakat, serta menjalin koordinasi yang baik dengan BAZNAS Kabupaten Paser.
BERITA08/04/2025 | iqbal zulkarnain
Masjid YAMP Nur Hidayah Setorkan Zakat Mal Rp7 Juta kepada BAZNAS Kabupaten Paser
Masjid YAMP Nur Hidayah Setorkan Zakat Mal Rp7 Juta kepada BAZNAS Kabupaten Paser
Tanah Grogot, [07/04/2025] – Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid YAMP Nur Hidayah Kecamatan Tanah Grogot, melalui Bapak Zalhadi, menyetorkan zakat mal sebesar Rp7 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser. Penyerahan zakat ini dilakukan di kantor BAZNAS Kabupaten Paser, Jl Sultan Ibrahim Khaliluddin. Zakat mal yang disetorkan ini merupakan hasil pengumpulan dana selama bulan Ramadhan 1446 H. Bapak Zalhadi berharap, zakat ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para mustahik di Kabupaten Paser. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyambut baik penyerahan zakat mal dari Masjid YAMP Nur Hidayah. Ia mengapresiasi kepercayaan dan kepedulian pengurus masjid dalam menunaikan kewajiban zakat. "Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan Masjid YAMP Nur Hidayah kepada BAZNAS Kabupaten Paser. Kami akan menyalurkan zakat ini kepada para mustahik yang berhak menerimanya, sesuai dengan ketentuan syariat Islam," ujar Pak Bachtiar. BAZNAS Kabupaten Paser memiliki berbagai program penyaluran zakat, antara lain program bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial. "Kami akan memastikan bahwa zakat yang terkumpul disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi para penerima," tambah Pak Bachtiar. Penyerahan zakat mal dari Masjid YAMP Nur Hidayah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masjid-masjid lain di wilayah Kabupaten Paser untuk turut menunaikan kewajiban zakatnya melalui BAZNAS, terutama zakat yang dikumpulkan pada bulan Ramadhan. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan merasakan manfaat dari zakat.
BERITA07/04/2025 | iqbal zulkarnain
Rp 21 Juta Terkumpul dari Total Penerimaan Zakat Fitrah, Zakat Mal, Fidyah, Infak, dan Sedekah di Masjid Al Mukmin Senaken, Disalurkan untuk 172 Mustahiq dan Yayasan
Rp 21 Juta Terkumpul dari Total Penerimaan Zakat Fitrah, Zakat Mal, Fidyah, Infak, dan Sedekah di Masjid Al Mukmin Senaken, Disalurkan untuk 172 Mustahiq dan Yayasan
Senaken, Paser – Masjid Al Mukmin Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, melaporkan total penerimaan zakat fitrah, zakat mal, fidyah, infak, dan sedekah sebesar Rp 21 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser. Dana tersebut berasal dari 378 muzakki/munfiq dan akan disalurkan kepada 172 mustahiq serta yayasan yang membutuhkan. Laporan ini disampaikan langsung oleh Ketua Masjid Al Mukmin, Bapak Ahmad Mulyadi, di Jalan Yos Sudarso, Desa Senaken. Bapak Ahmad Mulyadi merinci, dari total penerimaan tersebut, terkumpul zakat fitrah berupa 782 kg beras dan uang sebesar Rp 6.247.500. Zakat fitrah ini langsung disalurkan kepada 172 mustahiq berupa uang dan 462 kg beras. Sementara itu, 320 kg beras lainnya disalurkan ke yayasan yang membutuhkan. "Alhamdulillah, kami telah berhasil mengumpulkan dana dan beras dari 378 muzakki/munfiq. Dana dan beras ini akan kami salurkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Kami juga menyalurkan sebagian beras kepada yayasan yang membutuhkan," ujar Bapak Ahmad Mulyadi. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Senaken yang telah mempercayakan Masjid Al Mukmin sebagai tempat untuk menyalurkan zakat dan sedekah mereka. Ia berharap, dana dan beras yang terkumpul dapat memberikan manfaat yang besar bagi para mustahiq dan yayasan. "Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberikan keberkahan bagi kita semua," tambahnya. Menanggapi laporan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, memberikan apresiasi yang tinggi. Beliau menyampaikan mengatakan: "Ini bukan sekadar angka, ini adalah bukti nyata kepedulian umat! Rp 21 juta yang terkumpul di Masjid Al Mukmin Senaken adalah cerminan dari semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Paser. Kami di BAZNAS sangat mengapresiasi upaya Masjid Al Mukmin dalam mengelola dan menyalurkan zakat dengan transparan dan akuntabel. Semoga ini menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di Kabupaten Paser," ujar Ir. H. Bachtiar Effendi, MT. Pihak Masjid Al Mukmin berkomitmen untuk menyalurkan dana dan beras zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel. Mereka akan memastikan bahwa dana dan beras tersebut sampai kepada para mustahiq dan yayasan yang benar-benar membutuhkan.
BERITA06/04/2025 | iqbal zulkarnain
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Paser.

Lihat Daftar Rekening →