WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Azril Rafisqi Wannis, Siswa SDN 001 Pasir Belengkong

Tanah Grogot, 4 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Azril Rafisqi Wannis, siswa SDN 001 Pasir Belengkong, untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah guna menunjang kegiatan belajarnya.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Azril Rafisqi Wannis tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan ayah sebagai pengemudi mobil tangki, sementara ibu berstatus ibu rumah tangga.

Penghasilan keluarga dalam beberapa bulan terakhir berkisar sekitar Rp2.000.000 per bulan, bahkan pada waktu tertentu hanya mencapai sekitar Rp1.000.000 per bulan. Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi enam anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam permohonannya, Azril Rafisqi Wannis membutuhkan bantuan berupa seragam sekolah untuk menunjang kegiatan belajar. Keterbatasan ekonomi keluarga menyebabkan kebutuhan tersebut cukup sulit dipenuhi, sementara seragam sekolah merupakan perlengkapan penting yang diperlukan dalam proses pendidikan sehari-hari.

Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, BAZNAS Kabupaten Paser menilai bahwa Azril Rafisqi Wannis layak menerima bantuan pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan Azril.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa program bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS dalam mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

"Pendidikan merupakan investasi yang sangat penting bagi masa depan generasi muda. Melalui bantuan ini, kami berharap kebutuhan sekolah Azril dapat terpenuhi sehingga ia dapat belajar dengan lebih nyaman dan semangat dalam meraih cita-citanya. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS kami salurkan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi dan survei lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi ekonomi keluarga Azril menunjukkan perlunya dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga serta memberikan motivasi kepada Azril untuk terus belajar dan berprestasi. Semoga bantuan yang diberikan menjadi penyemangat untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung terciptanya generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

 
04/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Ahmad Rahmi

Tanah Grogot, 3 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan di bidang pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ahmad Rahmi untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah dan perlengkapan belajar guna menunjang kegiatan pendidikannya.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Ahmad Rahmi tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan kedua orang tuanya sebagai petani padi di lahan milik orang lain. Hasil panen yang diperoleh dijual dengan nilai sekitar Rp200.000 per karung dan rata-rata dilakukan dua kali dalam sebulan.

Selain bertani, ayah Ahmad Rahmi juga menerima pekerjaan tambahan sebagai pemasang serobong pada berbagai acara masyarakat dengan upah sekitar Rp150.000 setiap pemasangan. Dalam satu bulan, pekerjaan tersebut biasanya diperoleh sebanyak dua hingga tiga kali. Penghasilan yang diperoleh keluarga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi empat anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam permohonannya, Ahmad Rahmi membutuhkan bantuan berupa seragam Pramuka, sepatu sekolah, serta satu pak buku tulis panjang untuk menunjang kegiatan belajar. Dengan keterbatasan ekonomi yang dimiliki keluarga, pemenuhan kebutuhan pendidikan tersebut menjadi cukup berat untuk dipenuhi secara mandiri.

Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, BAZNAS Kabupaten Paser menilai bahwa Ahmad Rahmi layak menerima bantuan pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan Ahmad Rahmi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah Ahmad Rahmi sehingga ia dapat belajar dengan lebih nyaman dan semangat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS kami salurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses survei dan verifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi ekonomi keluarga Ahmad Rahmi menunjukkan perlunya dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga dan memberikan motivasi kepada Ahmad Rahmi untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-citanya di masa depan," tuturnya.

 

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung terciptanya generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

03/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Selvia Ramadhani Jalani Pemeriksaan dan Rencana Operasi Telinga

Tanah Grogot, 2 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada Selvia Ramadhani, seorang anak yang mengalami gangguan pendengaran sejak lahir dan memerlukan pemeriksaan lanjutan serta rencana tindakan medis di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Selvia tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari pekerjaan menjaga kedai di tempat pencucian mobil dengan penghasilan sekitar Rp325.000 per minggu atau sekitar Rp1.300.000 per bulan. Selain itu, ayah sambung Selvia juga bekerja serabutan sebagai pemasang tenda dengan penghasilan yang tidak menentu.

Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi lima anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga mengalami kesulitan untuk membiayai perjalanan dan kebutuhan pendukung pengobatan Selvia.

Berdasarkan keterangan keluarga, Selvia mengalami kelainan pada telinga sejak lahir. Telinga sebelah kiri tertutup, sedangkan telinga sebelah kanan hanya memiliki lubang kecil sebesar biji kacang hijau. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan pendengarannya sangat terbatas. Meskipun demikian, Selvia tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ia diketahui sudah mampu menulis dengan baik, meskipun masih mengalami kesulitan dalam membaca akibat keterbatasan pendengaran yang dialaminya.

Keluarga berencana membawa Selvia ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan konsultasi terkait tindakan operasi. Perjalanan tersebut direncanakan dilakukan bersama neneknya menggunakan kendaraan sewaan. Biaya sewa mobil diperkirakan mencapai Rp400.000 untuk sekali perjalanan, belum termasuk biaya bahan bakar dan kebutuhan lainnya selama proses pengobatan.

Setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan Selvia, keterbatasan ekonomi keluarga, serta urgensi kebutuhan yang diajukan, hasil survei menunjukkan bahwa Selvia Ramadhani layak menerima bantuan kesehatan dari BAZNAS Kabupaten Paser.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa bantuan kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan.

"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki, BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Selvia sehingga proses pemeriksaan dan pengobatan dapat berjalan dengan baik serta memberikan harapan bagi masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kondisi yang dialami Selvia membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan transportasi dan biaya pendukung selama proses pemeriksaan kesehatan di Banjarmasin. Semoga Selvia diberikan kemudahan dalam menjalani pengobatan dan memperoleh hasil yang terbaik sehingga dapat tumbuh dan belajar dengan lebih optimal," tuturnya.

 

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada bidang kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung upaya pengobatan yang akan dijalani oleh Selvia Ramadhani.

02/07/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Yulandari Putri Sri Rezeki

Tanah Grogot, 1 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada Yulandari Putri Sri Rezeki. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam sekolah yang diperlukan dalam menunjang kegiatan belajar.

Bantuan ini disalurkan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan oleh tim BAZNAS Kabupaten Paser. Dari hasil survei diketahui bahwa kondisi ekonomi keluarga Yulandari tergolong membutuhkan perhatian. Sumber penghasilan keluarga berasal dari sektor pertanian dengan lahan milik sendiri yang menghasilkan sekitar Rp8.000.000 setiap empat bulan sekali. Selain itu, ibu Yulandari yang berstatus ibu rumah tangga juga aktif sebagai kader posyandu dengan insentif sebesar Rp200.000 per bulan.

Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi lima anggota keluarga, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kondisi tersebut, kemampuan ekonomi keluarga masih terbatas untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang mendesak, khususnya kebutuhan pendidikan.

Permohonan bantuan yang diajukan kepada BAZNAS Kabupaten Paser meliputi kebutuhan seragam sekolah berupa baju pramuka, rok pramuka, dan baju putih. Setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga, jumlah tanggungan, serta urgensi kebutuhan yang diajukan, hasil survei menunjukkan bahwa Yulandari Putri Sri Rezeki layak menerima bantuan pendidikan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. Bachtiar Effendi, M.T., menyampaikan bahwa bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

"Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki kepada BAZNAS, kami berupaya menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan Yulandari Putri Sri Rezeki sehingga dapat belajar dengan lebih nyaman, semangat, dan terus berprestasi dalam meraih cita-citanya. Pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi penerus bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan telah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Hasil survei menunjukkan bahwa keluarga Yulandari memiliki keterbatasan ekonomi dengan tanggungan keluarga yang cukup besar. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Paser memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan seragam sekolah yang diperlukan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan memberikan motivasi kepada Yulandari untuk terus melanjutkan pendidikannya dengan baik," tuturnya.

Melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung keberlangsungan pendidikan Yulandari Putri Sri Rezeki dalam meraih masa depan yang lebih baik.

01/07/2026 | Kontributor: iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Hamdani, Pedagang Kerupuk yang Berjuang Memenuhi Kebutuhan Keluarga

Paser, 30 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Bapak Hamdani, seorang warga yang terus berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarga melalui usaha kecil berjualan kerupuk.

Dalam kesehariannya, Hamdani mencari nafkah dengan menjual kerupuk di sekitar area SPBU. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap berusaha menjalankan pekerjaannya sambil mengasuh dan membawa anaknya saat berjualan.

Penghasilan dari usaha tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Namun, kondisi pendapatan yang tidak selalu mencukupi membuat Hamdani mengalami kesulitan dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan pangan keluarga.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser memberikan bantuan biaya hidup untuk membantu meringankan beban Hamdani dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Paser kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus wujud penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan bahwa bantuan sosial dan kemanusiaan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima. Zakat yang ditunaikan masyarakat menjadi kekuatan untuk membantu sesama,” ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kepada para mustahik yang membutuhkan.

 

Zakat Menguatkan Indonesia.

30/06/2026 | Kontributor: Iqbal Zulkarnain

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Paser Berkoordinasi dengan Kelurahan Long Ikis Membantu Nenek Dahlia
BAZNAS Kabupaten Paser Berkoordinasi dengan Kelurahan Long Ikis Membantu Nenek Dahlia
Long Ikis, 08 Mei 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program kepedulian sosial. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Paser berkoordinasi bersama Kelurahan Long Ikis dalam penyerahan bantuan kepada a.n. Nenek Dahlia di Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kabupaten Paser dalam membantu masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial. Dalam proses penyaluran, pihak Kelurahan Long Ikis turut mendampingi guna memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan bahwa sinergi bersama pemerintah kelurahan menjadi langkah penting dalam mendata serta membantu warga yang membutuhkan bantuan di wilayah Kabupaten Paser. “BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzakki. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan dan memberikan manfaat bagi penerima,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Paser berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam membantu masyarakat kurang mampu.
BERITA08/05/2026 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Berkoordinasi dengan Kelurahan Long Ikis Serahkan Bantuan kepada Syahrul
BAZNAS Kabupaten Paser Berkoordinasi dengan Kelurahan Long Ikis Serahkan Bantuan kepada Syahrul
Paser, 07 Mei 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Paser berkoordinasi bersama Kelurahan Long Ikis dalam penyerahan bantuan kepada a.n. Syahrul, warga yang mengalami gangguan mental dan membutuhkan perhatian serta dukungan sosial. Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan pada 07 Mei 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat rentan di wilayah Kabupaten Paser. Dalam proses penyerahan bantuan, pihak Kelurahan Long Ikis turut mendampingi guna memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak kelurahan menjadi bagian penting dalam mendata dan membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus, baik dari sisi kesehatan maupun kebutuhan sosial sehari-hari. Melalui bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan penerima manfaat dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang mendampingi. “BAZNAS hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian bersama. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, dan tepat sasaran demi membantu masyarakat Kabupaten Paser yang membutuhkan.
BERITA07/05/2026 | iqbal zulkarnain
Bapak Zainuri Terima Bantuan Fakir dari BAZNAS Kabupaten Paser
Bapak Zainuri Terima Bantuan Fakir dari BAZNAS Kabupaten Paser
Paser, 6 Mei 2026 – BAZNAS Kabupaten Paser kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program penyaluran bantuan fakir. Pada kegiatan yang dilaksanakan pada 6 Mei 2026, BAZNAS Kabupaten Paser menyalurkan bantuan kepada Zainuri sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu. Diketahui, Bapak Zainuri mengalami musibah kecelakaan kerja yang mengakibatkan kehilangan salah satu tangan. Selain itu, beliau juga menderita penyakit diabetes serta tekanan darah tinggi, sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari dan pengobatan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari serta membantu biaya pengobatan, sekaligus memberikan semangat bagi penerima manfaat untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih baik. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, H. Nashruddin, Lc.,M.Pd, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan fakir merupakan salah satu program prioritas dalam pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah. “BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban saudara kita,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya menyalurkan dana umat secara tepat sasaran kepada para mustahik, termasuk fakir, miskin, korban musibah, serta masyarakat dengan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA06/05/2026 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Pengobatan Syawal Penderita Prostat
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Pengobatan Syawal Penderita Prostat
Paser – Pada tanggal 5 Mei, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan di bidang kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Syawal yang tengah menjalani pengobatan akibat penyakit prostat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Paser Sehat yang difokuskan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan biaya pengobatan. Kondisi yang dialami Syawal mengharuskannya menjalani perawatan secara rutin, sehingga membutuhkan dukungan biaya yang tidak sedikit. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh pihak BAZNAS Kabupaten Paser sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang berjuang melawan penyakit. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, Ustadz H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang harus disalurkan kepada yang berhak. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban biaya pengobatan Pak Syawal dan memberikan semangat dalam proses penyembuhannya. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS,” ujarnya. Syawal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia merasa sangat terbantu dengan adanya dukungan dari BAZNAS Kabupaten Paser. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
BERITA05/05/2026 | Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Fakir kepada Sahri
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Fakir kepada Sahri
Paser – 04 Mei 2026- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu. Pada tanggal 4 Mei, BAZNAS Kabupaten Paser menyalurkan bantuan fakir kepada Sahri, warga yang berada dalam kondisi ekonomi sangat terbatas. Bantuan fakir ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar Sahri yang sehari-hari hidup dalam keterbatasan. Program ini merupakan bagian dari penyaluran zakat yang difokuskan kepada golongan fakir, yaitu mereka yang memiliki penghasilan sangat minim dan belum mampu memenuhi kebutuhan pokoknya. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh pihak BAZNAS Kabupaten Paser, dengan harapan dapat meringankan beban hidup serta membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Sahri. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan bahwa penyaluran bantuan fakir akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat zakat dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sahri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu dan berharap program seperti ini terus berlanjut untuk membantu warga lain yang mengalami kondisi serupa. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Paser.
BERITA04/05/2026 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Muhammad Rayhan
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Muhammad Rayhan
Paser, 03 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui Program Paser Cerdas. Kali ini, bantuan pendidikan diberikan kepada Muhammad Rayhan, siswa SDN 007 Tanah Grogot. Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan sekolah, di antaranya tas sekolah, sepatu, serta kebutuhan penunjang lainnya. Program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban orang tua serta memastikan anak-anak tetap dapat mengikuti proses belajar dengan baik. Muhammad Rayhan yang merupakan warga Desa Pepara, Kecamatan Tanah Grogot, menerima bantuan dengan penuh rasa syukur. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meningkatkan semangat belajar dan mendukung aktivitas sekolahnya sehari-hari. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan bahwa program bantuan pendidikan ini merupakan salah satu fokus utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. “Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan tidak terkendala oleh keterbatasan ekonomi,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya menyalurkan zakat secara tepat sasaran, khususnya di bidang pendidikan, agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi penerus di Kabupaten Paser.
BERITA03/05/2026 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Fakir kepada Bapak Bakri yang Hidup Sebatang Kara di Tanah Periuk
BAZNAS Kabupaten Paser Salurkan Bantuan Fakir kepada Bapak Bakri yang Hidup Sebatang Kara di Tanah Periuk
Paser, 02 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan fakir diberikan kepada Bapak Bakri yang tinggal seorang diri di wilayah Tanah Periuk. Kondisi Bapak Bakri diketahui cukup memprihatinkan. Ia tidak memiliki pekerjaan tetap dan harus menjalani hari-harinya tanpa dukungan keluarga yang mendampingi. Dengan keterbatasan tersebut, kebutuhan hidup sehari-hari menjadi sulit untuk dipenuhi. Melalui program pendistribusian zakat, BAZNAS Kabupaten Paser hadir memberikan bantuan sebagai upaya meringankan beban hidup Bapak Bakri. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar serta memberikan sedikit kelegaan di tengah kondisi yang dihadapi. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang masuk dalam kategori fakir dan hidup dalam keterbatasan. “Ini adalah bentuk kepedulian dan amanah dari para muzakki yang kami salurkan. Semoga bantuan ini dapat membantu dan memberikan manfaat bagi Bapak Bakri,” ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Paser berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan penyaluran zakat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik.
BERITA02/05/2026 | Iqbal Zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Nenek Senami, Penjual Kacang di MTQ Tanah Grogot yang Kini Sakit
BAZNAS Kabupaten Paser Bantu Nenek Senami, Penjual Kacang di MTQ Tanah Grogot yang Kini Sakit
Paser, 01 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan fakir kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Nenek Senami, seorang lansia yang tengah mengalami keterbatasan ekonomi akibat kondisi kesehatannya yang menurun. Nenek Senami diketahui pernah berjualan kacang di kawasan MTQ Tanah Grogot untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun, aktivitas tersebut kini tidak dapat lagi dilanjutkan karena ia jatuh sakit dan tidak mampu bekerja seperti sebelumnya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser hadir memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap mustahik, khususnya dalam kategori fakir yang sudah tidak memiliki penghasilan tetap. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari amanah zakat yang dipercayakan oleh para muzakki untuk disalurkan kepada yang berhak. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Nenek Senami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih di tengah kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk bekerja,” ujarnya. Program bantuan fakir ini merupakan salah satu fokus utama BAZNAS Kabupaten Paser dalam upaya membantu masyarakat kurang mampu agar tetap dapat bertahan dan menjalani kehidupan dengan lebih layak. BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen untuk menyalurkan zakat secara tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA01/05/2026 | iqbal zulkarnain
Kenapa Zakat Belum Maksimal? Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Indonesia
Kenapa Zakat Belum Maksimal? Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Indonesia
Kebangkitan nasional merupakan fase bangkitnya kesadaran, persatuan, dan semangat nasionalisme bangsa Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan. Pada masa ini mulai tumbuh keinginan perubahan akibat tekanan penjajahan, yang kemudian ditandai dengan lahirnya organisasi Budi Utomo sebagai tonggak awal pergerakan nasional. Peristiwa ini menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya terus dipelajari dan dijadikan sumber inspirasi untuk melanjutkan pembangunan bangsa agar lebih maju, mandiri, dan mampu bersaing dengan negara lain. Kebangkitan nasional juga dapat dipahami sebagai proses perubahan menuju cita-cita yang lebih besar, dari perjuangan yang tidak terorganisir menjadi lebih terarah, dari skala daerah menuju skala nasional, hingga terbentuknya sistem kenegaraan yang lebih modern. Dalam perkembangannya, semangat kebangkitan tidak hanya menjadi kebanggaan sejarah, tetapi juga menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan masa depan. Kebangkitan ini mencakup berbagai aspek kehidupan seperti sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Dalam perspektif Islam, zakat memiliki peran penting sebagai instrumen yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial. Islam mengatur kehidupan manusia secara menyeluruh, termasuk dalam hal pengelolaan harta, sehingga tercipta keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat. Zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, zakat juga berfungsi untuk membantu kelompok yang membutuhkan. Karena itu, zakat memiliki dimensi vertikal sebagai ibadah, sekaligus dimensi horizontal sebagai bentuk kepedulian sosial. Peran ini menjadikan zakat sebagai sarana strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Dalam ajaran Islam, perintah zakat seringkali disandingkan dengan perintah shalat. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan dengan Allah harus diimbangi dengan kepedulian terhadap sesama. Selain zakat, terdapat pula anjuran untuk bersedekah dan berinfak, serta peringatan bagi mereka yang mengabaikan kewajiban sosial tersebut. Upaya menghidupkan kembali semangat zakat telah digaungkan oleh berbagai pihak, termasuk lembaga pengelola zakat. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih adanya sikap kurang peduli di masyarakat. Padahal, kebangkitan suatu bangsa tidak akan terwujud tanpa dukungan nilai-nilai utama yang dimiliki oleh warganya. Beberapa faktor penting yang menjadi penopang kebangkitan nasional antara lain adalah moralitas yang kuat, tingkat pengetahuan yang memadai, etos kerja yang tinggi, serta semangat persaudaraan. Keempat aspek ini saling berkaitan dan dapat diperkuat melalui pemahaman serta pelaksanaan zakat yang baik. Zakat juga dipandang sebagai sistem yang mampu memperkuat kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Selain membersihkan harta, zakat berperan dalam mengurangi kesenjangan dan menumbuhkan rasa kepedulian. Namun dalam praktiknya, potensi zakat di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat serta kurangnya pemahaman mengenai jenis harta yang wajib dizakati dan tata cara pelaksanaannya. Jika kedua hal tersebut dapat diperbaiki, maka zakat memiliki potensi besar untuk membantu mengatasi kemiskinan. Distribusi zakat yang tepat sasaran serta pengelolaan yang baik akan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bersifat konsumtif tetapi juga produktif. Dengan demikian, zakat dapat menjadi salah satu pilar dalam mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
BERITA30/04/2026 | iqbal zulkarnain
Rahasia Kedermawanan dalam Islam yang Wajib Kamu Tahu
Rahasia Kedermawanan dalam Islam yang Wajib Kamu Tahu
Filantropi dalam Islam diwujudkan melalui Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf. Nilai-nilai ini tidak hanya mengajarkan memberi harta, tetapi juga membentuk karakter dan masyarakat yang sejahtera. 1. Zakat Zakat secara bahasa berarti kesucian, keberkahan, dan penyucian. Tujuan zakat adalah membersihkan harta sekaligus menyucikan diri dari sifat kikir. Harta yang telah mencapai nishab dan haul wajib dikeluarkan untuk diberikan kepada orang yang berhak (mustahiq). Al-Qur’an menegaskan kewajiban zakat dalam QS. At-Tawbah ayat 103: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa itu menjadi ketenangan bagi jiwa mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." 2. Infaq Infaq berarti membelanjakan atau menafkahkan harta untuk kepentingan orang lain yang membutuhkan, seperti fakir, miskin, anak yatim, atau kerabat. Dalam praktiknya, infaq mencakup pengeluaran wajib maupun sunnah, termasuk zakat dan wakaf. Dalilnya terdapat dalam QS. Al-Baqarah ayat 195: "Belanjakanlah harta bendamu di jalan Allah, dan janganlah menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena Allah menyukai orang yang berbuat baik." 3. Shadaqah Shadaqah adalah pemberian sesuatu kepada orang lain untuk mendapatkan keridhaan Allah tanpa mengharapkan imbalan. Bisa berupa materi maupun non-materi, misalnya memberi uang kepada anak yatim atau sekadar tersenyum. Shadaqah mencakup semua bentuk kebaikan dan sering dikaitkan dengan infaq, tetapi cakupannya lebih luas. Filantropi Islam dan Kepedulian Sosial Filantropi dalam Islam menekankan kepedulian terhadap sesama dan keadilan sosial. Orang yang mengabaikan anak yatim atau orang miskin disebut pendusta agama, meskipun rajin menunaikan salat (QS Al-Ma’un 107:1-7): "Tahukah kamu siapa yang mendustakan agama? Mereka yang menghardik anak yatim, lalai memberi makan orang miskin, dan enggan menolong dengan barang bermanfaat." Sejak zaman Rasulullah saw., filantropi telah diterapkan melalui lembaga pendidikan dan sosial. Tujuannya tidak hanya membersihkan hati, tetapi juga membangun masyarakat yang bertanggung jawab, seimbang, dan sejahtera. Hubungan antara pemberi dan penerima bersifat kemitraan, bukan superior-inferior. Zakat dan Filantropi Islam Lainnya Islam mengajarkan manusia untuk saling menyayangi dan menolong. Konsep filantropi mencakup perintah berinfaq, bershadaqah, berzakat, dan berwakaf. Filantropi berarti menyumbangkan waktu, tenaga, dan harta untuk membantu sesama, baik materi maupun non-materi. Filantropi Islam memiliki dua dimensi: Individu – membersihkan diri dari sifat buruk seperti kikir dan rakus. Sosial – membangun tanggung jawab sosial, menciptakan masyarakat damai, aman, dan rukun. Pendidikan keluarga dan sekolah menanamkan nilai kedermawanan sejak dini. Nilai ini juga diajarkan melalui kurikulum moral agar setiap individu memahami pentingnya berbagi. Selain harta, tindakan sederhana seperti tersenyum juga dianggap filantropi. Dengan kata lain, filantropi Islam tidak terbatas pada materi, tetapi juga mencakup spiritual dan perilaku sehari-hari.Filantropi dalam Islam bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana membentuk karakter dan masyarakat yang harmonis. Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf menekankan pentingnya berbagi, membersihkan hati, serta membangun keadilan sosial. Dengan menanamkan nilai kedermawanan sejak dini, setiap individu dapat berkontribusi menciptakan masyarakat yang damai, sejahtera, dan penuh kasih sayang.
BERITA29/04/2026 | iqbal zulkarnain
Zakat Bukan Sekadar Kewajiban: Ini Dampak Besarnya Jika Dikelola Lewat Lembaga
Zakat Bukan Sekadar Kewajiban: Ini Dampak Besarnya Jika Dikelola Lewat Lembaga
Zakat merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam yang tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga memiliki peran besar dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Dalam praktiknya, para ulama memiliki pandangan berbeda mengenai penyaluran zakat. Sebagian berpendapat bahwa zakat sebaiknya diprioritaskan kepada golongan yang paling membutuhkan, sementara pendapat lain menyatakan bahwa zakat perlu dibagikan kepada seluruh golongan penerima (asnaf) karena masing-masing memiliki hak. Perbedaan ini pada dasarnya tidak bertentangan, karena keduanya memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam. Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, zakat telah dikelola secara terstruktur melalui para amil yang bertugas mengumpulkan sekaligus menyalurkannya kepada pihak yang berhak. Rasulullah juga mengutus para sahabat untuk menyampaikan kewajiban zakat kepada masyarakat, sehingga kesadaran berzakat dapat terus terjaga. Seiring berjalannya waktu, pengelolaan zakat berkembang melalui berbagai lembaga, baik yang dibentuk oleh pemerintah maupun pihak swasta. Keberadaan lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi bukti bahwa potensi dana zakat, infak, dan sedekah sangat besar serta dapat dikelola secara profesional dan terarah. Berbagai program telah dijalankan oleh lembaga pengelola zakat untuk membantu masyarakat. Tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan dasar, zakat juga dimanfaatkan untuk program pemberdayaan ekonomi, seperti bantuan modal usaha kecil. Hal ini menunjukkan bahwa zakat memiliki fungsi yang lebih luas, tidak hanya bersifat konsumtif tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi. Selain itu, penyaluran zakat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan, bantuan biaya hidup, hingga program peningkatan ekonomi masyarakat. Seluruh bantuan tersebut ditujukan kepada para mustahik yang termasuk dalam delapan golongan penerima zakat. Di Indonesia, peran lembaga resmi seperti BAZNAS sangat strategis dalam mengelola zakat secara nasional. Zakat tidak lagi dipahami sekadar sebagai kewajiban individu, tetapi juga sebagai sarana untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Dalam pengelolaannya, proses penghimpunan zakat menjadi hal yang sangat penting. Lembaga zakat harus mampu mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat serta memastikan dana yang terkumpul dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal. Pada akhirnya, pengelolaan zakat melalui lembaga terbukti memberikan dampak yang lebih optimal dan terorganisir. Zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga berperan dalam meningkatkan taraf hidup serta menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi umat secara keseluruhan.
BERITA28/04/2026 | iqbal zulkarnain
Siswa SDN 005 Tanah Grogot Rafa Aulia Al Ahmad Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari BAZNAS Paser
Siswa SDN 005 Tanah Grogot Rafa Aulia Al Ahmad Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari BAZNAS Paser
Paser – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Paser Cerdas kepada siswa yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Rafa Aulia Al Ahmad, siswa SDN 005 Tanah Grogot yang berdomisili di Tepian Batang RT 012, Kecamatan Tanah Grogot. Bantuan yang diterima berupa perlengkapan sekolah, yaitu satu tas, satu pasang sepatu sekolah, dan satu celana merah. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kebutuhan belajar siswa agar lebih semangat dalam menjalani aktivitas pendidikan. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada 21 April 2026 dengan total nilai bantuan sebesar Rp370.000, yang digunakan untuk pengadaan seluruh perlengkapan tersebut. Penyaluran dilakukan secara langsung di toko perlengkapan sekolah, sehingga bantuan dapat dipastikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan penerima. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, Ustadz H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu. “Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban orang tua serta meningkatkan semangat belajar anak dalam meraih cita-citanya,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Paser terus berkomitmen menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara optimal agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
BERITA27/04/2026 | iqbal zulkarnain
BAZNAS Kabupaten Paser Ucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H
BAZNAS Kabupaten Paser Ucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H
Paser – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kabupaten Paser. Momentum Iduladha yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 menjadi pengingat akan pentingnya nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Paser menyampaikan bahwa Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. "Melalui peringatan Hari Raya Iduladha, kita belajar bahwa keikhlasan dan pengorbanan merupakan bagian penting dari ibadah. Semangat berbagi kepada sesama harus terus kita jaga sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan ukhuwah Islamiyah," ujarnya. Jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Paser yang terdiri dari Wakil Ketua I Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M, Wakil Ketua II H. Nashruddin, Lc., M.Pd, dan Wakil Ketua III Akmaluddin, S.Pd.I turut mengajak masyarakat untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah demi membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Paser berharap nilai-nilai pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis, peduli, dan penuh keberkahan. Dengan mengusung semangat "Zakat Menguatkan Indonesia", BAZNAS Kabupaten Paser berkomitmen untuk terus mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, serta tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan umat. Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan kurban kita serta melimpahkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Paser.
BERITA27/04/2026 | iqbal zulkarnain
Murid SDN 007 Tanah Grogot Nurbayani Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari BAZNAS Paser
Murid SDN 007 Tanah Grogot Nurbayani Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari BAZNAS Paser
Paser – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan melalui Program Paser Cerdas dengan menyalurkan bantuan kepada siswa yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Nurbayani, murid SDN 007 Tanah Grogot yang berdomisili di Pepara RT 01, Kecamatan Tanah Grogot. Bantuan yang diterima berupa perlengkapan sekolah, terdiri dari satu tas, satu pasang sepatu, dan satu celana merah. Diharapkan, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus menumbuhkan motivasi belajar bagi penerima. Penyaluran bantuan dilakukan pada 21 April 2026 dengan total nilai sebesar Rp370.000. Pengadaan perlengkapan dilaksanakan langsung di toko perlengkapan sekolah agar barang yang diterima sesuai dengan kebutuhan siswa. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, Ustadz H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu wujud nyata perhatian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. “Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban orang tua serta memberikan semangat baru bagi anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” tuturnya. BAZNAS Kabupaten Paser berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pendidikan.
BERITA26/04/2026 | Iqbal Zulkarnain
Rp24,5 Juta Infak UPZ Ponpes Al Mazaya Disalurkan ke BAZNAS Paser
Rp24,5 Juta Infak UPZ Ponpes Al Mazaya Disalurkan ke BAZNAS Paser
Paser, 25 April 2026 — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pondok Pesantren Al Mazaya terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan pengelolaan infak guna membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Paser. Dalam periode pengumpulan terbaru, UPZ Pondok Pesantren Al Mazaya berhasil menghimpun dana infak dengan total mencapai Rp24,5 juta yang disalurkan ke BAZNAS Kabupaten Paser. Dana tersebut berasal dari para guru, wali murid serta donatur yang mempercayakan penyalurannya melalui UPZ. Penyaluran dana tersebut turut disertai dengan bukti transfer dari UPZ Pondok Pesantren Al Mazaya tertanggal 25 April 2026 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. Dana yang telah terkumpul kemudian disalurkan kepada para penerima manfaat secara tepat sasaran, meliputi fakir miskin, pendidikan murid/santri yang kurang mampu, serta masyarakat yang membutuhkan. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Paser, Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M., turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara UPZ dan BAZNAS menjadi kunci dalam mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran dana umat. “Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi peran aktif UPZ Pondok Pesantren Al Mazaya dalam menghimpun infak masyarakat. Ini merupakan bentuk kepercayaan umat yang harus dijaga dengan pengelolaan yang amanah dan profesional. Melalui sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Paser, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Selain penyaluran bantuan konsumtif, UPZ Pondok Pesantren Al Mazaya juga berupaya mengembangkan program-program produktif guna meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat secara berkelanjutan. Dengan adanya sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Paser, diharapkan pengelolaan infak dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ke depan, UPZ Pondok Pesantren Al Mazaya akan terus meningkatkan kinerja serta sinergi dengan berbagai pihak agar manfaat infak dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
BERITA25/04/2026 | iqbal zulkarnain
Siswi SDN 007 Tanah Grogot Darmawati Azhari Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari BAZNAS Paser
Siswi SDN 007 Tanah Grogot Darmawati Azhari Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari BAZNAS Paser
Paser – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa yang membutuhkan melalui Program Paser Cerdas. Kali ini, bantuan diberikan kepada Darmawati Azhari, siswi SDN 007 Tanah Grogot yang berdomisili di Sungai Tuak RT 008. Bantuan tersebut berupa perlengkapan sekolah untuk mendukung kegiatan belajar sehari-hari. Adapun bantuan yang diterima meliputi satu pasang sepatu sekolah, satu tas, dan satu set baju putih. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada 10 April 2026 dengan total nilai bantuan sebesar Rp400.000. Penyaluran dilakukan secara langsung di toko perlengkapan sekolah, sehingga kebutuhan penerima dapat dipastikan sesuai dan tepat sasaran. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Paser, Ustadz H. Nashruddin, Lc., M.Pd., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. “Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban orang tua serta memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Paser terus berupaya mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
BERITA24/04/2026 | iqbal zulkarnain
Bapenda Paser Salurkan Infak Rp4,6 Juta dari 79 Pegawai melalui BAZNAS Kabupaten Paser
Bapenda Paser Salurkan Infak Rp4,6 Juta dari 79 Pegawai melalui BAZNAS Kabupaten Paser
Tanah Grogot, 23 April 2026 – Sebanyak 79 pegawai di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Paser menyalurkan infak melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser dengan total sebesar Rp4.695.000. Jumlah tersebut terdiri dari 37 ASN (PNS) dan 42 pegawai PPPK yang secara rutin berpartisipasi dalam pengumpulan infak melalui potongan Baznas, sebagai bentuk kepatuhan dan ketaatan terhadap Instruksi Bupati Paser Nomor 11 Tahun 2022 tentang optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah. Adapun total infak yang terkumpul merupakan akumulasi dari Baz PNS sebesar Rp2.295.000, Baz PPPK sebesar Rp2.250.000, serta tambahan shodaqoh sebesar Rp150.000. Penyaluran infak tersebut disetorkan langsung oleh Bendahara Bapenda Kabupaten Paser, Paridah Sariani, kepada pihak BAZNAS sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi dalam pengelolaan dana. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan apresiasi atas konsistensi yang ditunjukkan oleh Bapenda. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi dari Bapenda Kabupaten Paser yang terus berpartisipasi dalam pengumpulan infak. Ini adalah bentuk sinergi yang sangat baik dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Paser, Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M, menegaskan bahwa keterlibatan ASN memiliki peran penting dalam memperkuat gerakan zakat dan infak. “Partisipasi ASN seperti ini menunjukkan bahwa semangat berbagi terus tumbuh. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya. Bendahara Bapenda Kabupaten Paser, Ibu Paridah Sariani, juga menyampaikan bahwa pengumpulan dan penyaluran infak ini dilakukan secara rutin dan terkoordinasi. “Kami berupaya menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah daerah sekaligus wujud kepedulian pegawai Bapenda kepada masyarakat,” tuturnya. Melalui penyaluran ini, diharapkan dana infak dapat memberikan manfaat optimal bagi para mustahik serta memperkuat nilai kepedulian sosial di Kabupaten Paser. Besar harapan kami agar konsistensi ini tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi menjadi cerminan rasa syukur atas rezeki yang diterima. Semoga setiap rupiah yang disisihkan menjadi pembersih harta dan pembuka pintu keberkahan bagi seluruh keluarga besar Bapenda Paser, serta mampu menjadi penggerak bagi instansi lainnya untuk bersama-sama menebar kebaikan yang lebih luas demi kesejahteraan masyarakat di Bumi Daya Taka.
BERITA23/04/2026 | iqbal zulkarnain
Rp2,8 Juta Zakat dan Infaq Bulan Maret dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Paser ke Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser
Rp2,8 Juta Zakat dan Infaq Bulan Maret dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Paser ke Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser
Tanah Grogot, 22 April 2026 – Sebesar Rp2.812.000 zakat dan infaq bulan Maret 2026 dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Paser disetorkan pada bulan April ke Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser. Setoran tersebut disampaikan oleh Andriana YP selaku Bendahara pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Paser, sebagai bagian dari kewajiban zakat profesi dan infaq bulan Maret 2026. Adapun rincian yang disetorkan yaitu zakat profesi sebesar Rp2.187.000 dan infaq sebesar Rp625.000. Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepedulian instansi pemerintah yang secara rutin menunaikan zakat dan infaq melalui Badan Amil Zakat Nasional. Senada dengan itu, Wakil Ketua I, Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Paser. “Kami selalu berkomunikasi dengan Pak Romif dari Kesra untuk memantau instansi mana saja yang terus melaporkan serta instansi yang konsisten melaksanakan Instruksi Bupati Nomor 11 Tahun 2022,” ujarnya. Dana zakat dan infaq yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada para penerima manfaat, di antaranya fakir miskin, korban musibah, serta program-program pemberdayaan seperti pendidikan, dakwah, dan layanan kesehatan bagi mustahik. Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser terus mengajak seluruh instansi dan masyarakat untuk menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi guna memastikan penyaluran yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
BERITA22/04/2026 | iqbal zulkarnain
Semangat Kartini, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser Dorong Peran Perempuan dalam Pemberdayaan Umat
Semangat Kartini, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser Dorong Peran Perempuan dalam Pemberdayaan Umat
Tanah Grogot, 21 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh perempuan Indonesia, khususnya di Kabupaten Paser, atas peran dan kontribusinya dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat. Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, menyampaikan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini menjadi inspirasi bagi perempuan masa kini untuk terus berkarya, mandiri, dan berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. “Perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga dan masyarakat. Melalui semangat Kartini, kami berharap perempuan semakin aktif dalam kegiatan sosial, termasuk dalam gerakan zakat, infaq, dan sedekah,” ujarnya. Senada dengan itu, Wakil Ketua I, Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M, menambahkan bahwa Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser juga terus mendorong program pemberdayaan perempuan melalui berbagai bantuan, seperti dukungan usaha mikro, pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan keluarga mustahik. Peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk terus memperkuat peran perempuan dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Paser berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, khususnya para mustahik di Kabupaten Paser. Selamat Hari Kartini 21 April 2026. “Habis Gelap Terbitlah Terang.”
BERITA21/04/2026 | iqbal zulkarnain
Rp4,9 Juta Terkumpul! Kecamatan Batu Engau Salurkan Zakat dan Infak ke BAZNAS Paser
Rp4,9 Juta Terkumpul! Kecamatan Batu Engau Salurkan Zakat dan Infak ke BAZNAS Paser
Paser, 20 April 2026 – Komitmen dalam mendukung pengelolaan zakat terus ditunjukkan oleh jajaran pegawai Kecamatan Batu Engau. Melalui kegiatan pengumpulan zakat dan infak, dana sebesar Rp4.922.000 berhasil dihimpun dan disalurkan ke BAZNAS Kabupaten Paser. Adapun rincian dana yang terkumpul terdiri dari: Zakat: Rp3.742.000 dari 16 pegawai yang berzakat Infak: Rp1.180.000 dari total 32 pegawai Pengumpulan zakat dan infak ini merupakan akumulasi selama 4 bulan, yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Batu Engau, beralamat di Jalan Haur Kuning No. 02, Kode Pos 76121, dengan kontak email [email protected]. Penyerahan zakat dan infak dilakukan oleh Amanda Pramana selaku Penata Layanan Kecamatan Batu Engau, yang hadir didampingi oleh dua orang pegawai Kecamatan Batu Engau sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam mendukung program BAZNAS Kabupaten Paser. Kegiatan ini diketahui dan didukung langsung oleh Plt. Camat Batu Engau, Arwin Mamonto, S.E, sebagai bentuk nyata kepedulian aparatur pemerintah terhadap kewajiban zakat serta kepedulian sosial melalui infak. Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, M.T, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif dari pegawai Kecamatan Batu Engau. “Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kecamatan Batu Engau. Ini menunjukkan kesadaran yang tinggi dari para ASN dalam menunaikan kewajiban zakat serta semangat berbagi melalui infak. Semoga ini menjadi contoh bagi instansi lainnya.” Wakil Ketua I BAZNAS, Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M, menambahkan: “Pengumpulan zakat secara kolektif seperti ini sangat membantu optimalisasi penghimpunan zakat di daerah. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin meningkat di masa mendatang.” Sementara itu, Amanda Pramana juga menyampaikan: “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program BAZNAS Kabupaten Paser. Semoga zakat dan infak yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.” BAZNAS Kabupaten Paser selanjutnya menyalurkan dana zakat dan infak tersebut kepada para mustahik, di antaranya fakir miskin, korban kebakaran seperti di jl cokro dan di Desa Lori tempo lalu, serta para muallaf, serta untuk mendukung program pendidikan anak yang kurang mampu, masjid*, dai, dan pengobatan mustahik, sebagai bentuk kepedulian dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA20/04/2026 | iqbal zulkarnain
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Paser.

Lihat Daftar Rekening →